Kehilangan Fokus yang Nyaris Berbuah Petaka untuk Inter Milan
Gia Yuda Pradana | 6 November 2025 15:37
Bola.net - Inter Milan kembali meraih kemenangan di Liga Champions, tetapi jalan mereka jauh dari kata mulus. Menjamu Kairat Almaty di San Siro, Nerazzurri sempat kehilangan konsentrasi sebelum akhirnya menang 2-1. Hasil itu memang membuat Inter mempertahankan rekor sempurna di fase liga, tetapi performa mereka menyisakan pekerjaan rumah besar.
Bek Inter, Yann Bisseck, tak segan mengkritik timnya sendiri usai laga. Ia menilai rekan-rekannya harus lebih fokus sepanjang pertandingan, terutama di lini belakang. Menurutnya, kemenangan ini harus dijadikan pelajaran agar Inter tidak mengulang kesalahan serupa di laga berikutnya.
Gol Lautaro Martinez dan Carlos Augusto menjadi penentu tiga poin bagi pasukan Cristian Chivu. Akan tetapi, kebobolan dari Ofri Arad menunjukkan bahwa konsentrasi Inter sempat goyah—sebuah hal yang tak boleh terjadi jika mereka ingin melangkah jauh di Eropa.
Inter: Fokus yang Hilang di Tengah Dominasi

Meski di atas kertas lebih unggul, Inter kesulitan membongkar pertahanan rapat Kairat. Tekanan yang mereka bangun sejak menit awal baru membuahkan hasil jelang turun minum lewat gol keempat Lautaro Martinez di Liga Champions musim ini. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Sepuluh menit setelah jeda, Kairat mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Ofri Arad yang mengejutkan publik San Siro.
Untungnya, Carlos Augusto menjadi penyelamat. Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti memastikan kemenangan 2-1 bagi Nerazzurri. Hasil itu membuat Inter mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan semakin dekat dengan tiket otomatis ke babak 16 besar.
Namun, bagi Bisseck, kemenangan ini belum sepenuhnya memuaskan. “Itu pertandingan yang sulit,” ujar pemain asal Jerman itu kepada Inter TV. “Mereka bermain dengan baik dan melakukan tugasnya dengan benar. Kami tahu kami harus meningkatkan diri dan tetap lebih fokus.”
Bisseck dan Harapan untuk Die Mannschaft

Selain menyoroti penampilan timnya, Bisseck juga menanggapi keputusan pelatih Julian Nagelsmann yang tak memanggilnya ke skuad Jerman untuk Kualifikasi Piala Dunia mendatang. Bek berusia 24 tahun itu mengaku tetap optimistis bisa kembali memperkuat tim nasional di masa depan.
“Saya berharap begitu, dan saya berharap pelatih memperhatikan,” katanya. “Saya rasa saya bermain dengan baik, tetapi saya masih bisa berkembang. Saya berharap mendapat panggilan, tetapi jika belum terjadi, saya akan tetap membantu tim. Jika saya terus tampil baik, saya yakin suatu saat akan masuk tim nasional.”
Konsistensi dan fokus menjadi dua hal yang kini ditekankan Bisseck—baik untuk dirinya sendiri maupun bagi Inter Milan. Dengan jadwal berat menanti, termasuk duel melawan Atletico Madrid dalam lanjutan fase liga, pelajaran dari laga kontra Kairat menjadi pengingat bahwa satu detik kehilangan konsentrasi bisa mengubah segalanya.
Sumber: Inter TV, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Valencia vs Real Madrid 9 Februari 2026
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Februari 2026
Liga Eropa Lain 8 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
-
Hasil Genoa vs Napoli: Hojlund Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis 10 Pemain Partenopei
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:24
LATEST UPDATE
-
Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:54
-
Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:14
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Februari 2026
Voli 8 Februari 2026, 04:00
-
Prediksi Valencia vs Real Madrid 9 Februari 2026
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Februari 2026
Liga Eropa Lain 8 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
-
Hasil Genoa vs Napoli: Hojlund Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis 10 Pemain Partenopei
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:24
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
-
Barcelona vs Mallorca: 1 Jam yang Brilian
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 01:03
-
Rating Pemain Barcelona vs Mallorca: Dominasi Total Blaugrana
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:49
-
Rapor Pemain Chelsea saat Gilas Wolves: Palmer Gemilang, Neto dan Garnacho Kesulitan
Liga Inggris 8 Februari 2026, 00:47
-
Man of the Match Barcelona vs Mallorca: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:39
-
Hasil Barcelona vs Mallorca: Menang Tiga Gol Tanpa Balas dan Kukuh di Puncak
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:29
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42
