Ladeni Arsenal, Monaco Akan Berlagak Amnesia
Editor Bolanet | 17 Maret 2015 14:05
- AS Monaco menang 3-1 di kandang pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2014/15. Monaco diunggulkan lolos ke perempat final karena sudah mengantongi keunggulan agregat dan gol tandang yang meyakinkan.
Terlebih lagi, leg kedua akan dimainkan di markas mereka sendiri, Rabu (18/3). Namun, meski sudah berada di posisi nyaman, Monaco akan meladeni The Gunners dengan berlagak amnesia bahwa mereka sudah unggul agregat 3-1.
Pelatih (Leonardo Jardim) meminta kami bermain seolah agregat masih 0-0, kata gelandang Nabil Dirar seperti dilansir situs resmi UEFA.
Arsenal datang dengan tujuan membalikkan keadaan demi lolos ke perempat final. Kami juga sama. Kami punya potensi untuk melakukannya. Kami takkan menunggu mereka menyerang. Kami harus menuntaskan apa yang sudah kami dapat di leg pertama, tegas pemain 29 tahun Maroko tersebut.
Dengan melupakan keunggulan dan menganggap agregat masih 0-0, Monaco bisa terlecut untuk meraih kemenangan. Itu bakal membuat keadaan jadi lebih sulit bagi Arsenal, yang butuh menang minimal tiga gol tanpa balas.
Dengan berlagak amnesia, Monaco seharusnya bisa menampilkan performa seperti ketika mencukur The Gunners di London. Waktu itu, mereka sanggup menghasilkan tujuh shots on target dan mencetak tiga gol melalui Geoffrey Kondogbia, Dimitar Berbatov serta Yannick Ferreira-Carrasco, sedangkan tuan rumah cuma empat dan mendapatkan satu gol lewat Alex Oxlade-Chamberlain.
4 Shots on target Arsenal © FourFourTwo
(uefa/gia)
Terlebih lagi, leg kedua akan dimainkan di markas mereka sendiri, Rabu (18/3). Namun, meski sudah berada di posisi nyaman, Monaco akan meladeni The Gunners dengan berlagak amnesia bahwa mereka sudah unggul agregat 3-1.
Pelatih (Leonardo Jardim) meminta kami bermain seolah agregat masih 0-0, kata gelandang Nabil Dirar seperti dilansir situs resmi UEFA.
Arsenal datang dengan tujuan membalikkan keadaan demi lolos ke perempat final. Kami juga sama. Kami punya potensi untuk melakukannya. Kami takkan menunggu mereka menyerang. Kami harus menuntaskan apa yang sudah kami dapat di leg pertama, tegas pemain 29 tahun Maroko tersebut.
Dengan melupakan keunggulan dan menganggap agregat masih 0-0, Monaco bisa terlecut untuk meraih kemenangan. Itu bakal membuat keadaan jadi lebih sulit bagi Arsenal, yang butuh menang minimal tiga gol tanpa balas.
Dengan berlagak amnesia, Monaco seharusnya bisa menampilkan performa seperti ketika mencukur The Gunners di London. Waktu itu, mereka sanggup menghasilkan tujuh shots on target dan mencetak tiga gol melalui Geoffrey Kondogbia, Dimitar Berbatov serta Yannick Ferreira-Carrasco, sedangkan tuan rumah cuma empat dan mendapatkan satu gol lewat Alex Oxlade-Chamberlain.
Jika turun ke lapangan dengan sikap seperti ini, Monaco sepertinya bisa diharapkan. Bukan pertanda baik bagi Arsenal. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














