Madueke Mengubah Arah Pertandingan, Havertz Tenang di Titik Penalti
Gia Yuda Pradana | 12 Maret 2026 12:15
Bola.net - Arsenal membawa pulang hasil imbang 1-1 dari markas Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Gol penalti Kai Havertz pada menit ke-89 menjaga peluang Arsenal tetap terbuka jelang leg kedua di London.
Pertandingan di BayArena berlangsung ketat dengan tempo tinggi sejak awal. Arsenal berusaha mengontrol permainan, tetapi pertahanan Leverkusen tampil disiplin sepanjang laga.
Tim tuan rumah sempat berada di jalur kemenangan setelah Robert Andrich mencetak gol pada awal babak kedua. Namun, Arsenal memanfaatkan peluang di penghujung pertandingan untuk menghindari kekalahan.
Leverkusen Unggul Lewat Sundulan Andrich

Leverkusen memecah kebuntuan hanya satu menit setelah babak kedua dimulai. Robert Andrich menanduk bola dengan kuat dan mengarahkan ke gawang tanpa mampu dihentikan kiper Arsenal.
Gol tersebut membuat Leverkusen bermain lebih percaya diri dalam mengatur tempo pertandingan. Arsenal mengalami kesulitan menembus pertahanan rapat yang dibangun tim tuan rumah.
Penampilan Andrich juga mendapat apresiasi dari panel pengamat teknis UEFA yang memberinya gelar Player of the Match. Penilaian itu datang berkat perannya sebagai pemimpin di lini belakang serta kontribusinya dalam distribusi bola dan gol penting.
Madueke Mengubah Arah Pertandingan

Perubahan penting terjadi setelah Arsenal memasukkan Noni Madueke dari bangku cadangan. Akselerasinya di sisi kanan membuka ruang yang sebelumnya sulit ditembus.
Madueke kemudian melakukan penetrasi ke kotak penalti yang berujung pelanggaran pemain Leverkusen. Keputusan wasit memberikan penalti menjadi momentum besar bagi Arsenal menjelang akhir pertandingan.
Madueke mengungkapkan bahwa pelatih memberi instruksi sederhana saat dirinya masuk. Ia mengatakan, “Masuklah dan coba ubah jalannya pertandingan.”
Havertz Tenang di Titik Penalti

Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugas dengan tenang pada menit ke-89. Mantan pemain Leverkusen itu menaklukkan kiper lawan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Havertz mengakui momen sebelum eksekusi terasa sangat lama. Ia berkata, “Waktu antara peluit penalti dan tendangan terasa seperti keabadian, tetapi pada akhirnya Anda harus tetap fokus secara mental.”
Ia juga merasa nyaman mengambil penalti di stadion yang sangat dikenalnya. Pengalaman sebelumnya membuatnya yakin dapat menjalankan tugas tersebut dengan baik.
Leg Kedua Menentukan di London

Hasil ini mengakhiri rekor delapan kemenangan beruntun Arsenal di kompetisi Eropa. Akan tetapi, skor imbang tetap memberi posisi yang cukup baik menjelang leg kedua.
Leverkusen juga memiliki catatan kuat saat menghadapi klub Inggris dalam beberapa musim terakhir. Mereka hanya kalah sekali dalam delapan laga UEFA melawan tim Inggris.
Andrich mengakui hasil ini meninggalkan perasaan campur aduk bagi timnya. Ia mengatakan, “Kami bermain baik, tetapi seharusnya bisa menang hari ini.”
Leg kedua akan berlangsung di London pekan depan dan diperkirakan berjalan sengit. Arsenal percaya diri bisa menyelesaikan pekerjaan di kandang sendiri, sementara Leverkusen masih menyimpan keyakinan untuk memberi kejutan.
Sumber: UEFA.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern vs Bodo/Glimt: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 12:18
-
PSV vs Shakhtar: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 11:50
-
Fenerbahce vs Roma: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 11:13
-
Inilah Ousmane Dembele yang Kita Kenal
Liga Champions 10 September 2026, 10:21
-
PSG Terlalu Tangguh
Liga Champions 10 September 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
-
Melihat Barcelona Sebagai Tim Terbaik di Dunia
Liga Champions 10 September 2026, 17:13
-
Barcelona Menggila: 22 Gol dalam 5 Laga, Rekor 76 Tahun Akhirnya Pecah
Liga Champions 10 September 2026, 17:03
-
Sabian Fathul Ilmi Raih Poin Penting di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Motegi
Otomotif 10 September 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



