Mampukah Chelsea Kalahkan Manchester City? Ini Jawaban Yakin Thomas Tuchel
Yaumil Azis | 25 Mei 2021 06:03
Bola.net - Chelsea menutup perjalanannya di Premier League musim 2020/21 dengan kekalahan. Tentu, itu adalah modal yang buruk untuk menghadapi Manchester City dalam partai final Liga Champions.
Lawan terakhir Chelsea dalam ajang sepak bola bergengsi di Inggris tersebut adalah Aston Villa. Sang lawan menempati posisi 11, sehingga di atas kertas seharusnya the Blues bisa keluar sebagai pemenang tanpa kesulitan.
Namun kenyataannya, malah Chelsea yang bertekuk lutut. Tim besutan Thomas Tuchel tersebut dibobol dua kali oleh Bertrand Traore dan Anwar El Ghazi sebelum bisa membalas lewat sang bek, Ben Chilwell.
Kekalahan 1-2 tersebut nyaris membuat Chelsea gagal meraih tiket tampil di Liga Champions musim depan. Beruntung rival terdekatnya, Leicester City, menelan kekalahan saat bertemu Tottenham. Sehingga Chelsea bisa bertahan di empat besar.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keyakinan Thomas Tuchel
Seandainya kalah, Chelsea masih punya satu jalur lagi untuk mendapatkan tiket tampil di Liga Champions musim depan. Yakni dengan keluar sebagai juara pada edisi musim ini.
Mereka dinyatakan lolos ke babak final setelah menyingkirkan Real Madrid di babak semifinal. Mereka dipertemukan dengan Manchester City yang sudah dikalahkan sebanyak dua kali sejak kedatangan pelatih baru, Thomas Tuchel.
Lantas, apakah mungkin Chelsea bisa mengalahkan the Citizens untuk ketiga kalinya? Tuchel punya keyakinan yang cukup tinggi soal kans timnya meraih kemenangan.
"Hal baiknya adalah kami sudah pernah melakukannya. Kami memainkan tim yang benar-benar sama dan juga di situasi yang serupa dalam jarak waktu singkat," ucap Tuchel kepada awak media, dikutip dari Goal International.
Berharap pada Keberuntungan
Berbeda dengan fase gugur sebelumnya, final Liga Champions selalu diadakan sekali. Sehingga, klub tak hanya bergantung pada kemampuan pemain maupun pelatih, melainkan juga keberpihakan Dewi Fortuna.
"Ini adalah titik untuk melanjutkan serta percaya. Semuanya mungkin terjadi di final. Tentu saja, semuanya mungkin terjadi dari segala arah. Kami ingin mendongkrak keberuntungan serta takdir dan laga ini akan berada di pihak kami," lanjutnya.
Bersama Josep Guardiola, Manchester City menjelma jadi salah satu kekuatan yang ditakuti di Eropa. Alih-alih merasa gentar, Tuchel malah menganggap laga ini sebagai kesempatan untuk memangkas jarak dengan sang rival.
"Ini adalah City dengan Pep di sisinya, jadi mungkin mereka adalah tim terbaik di Eropa pada saat ini dan bahkan mungkin dunia. Lagi-lagi, kami harus memangkas jarak ini selama 90 menit," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
Hore! Chelsea Bawa Kabar Baik Soal Kondisi Edouard Mendy
Chelsea dan Manchester United Berminat, Tottenham Naikkan Harga Harry Kane
Diincar Chelsea dan Manchester United, Ini Kata Jose Gimenez
Tinggalkan Real Madrid, Eden Hazard Balik Kucing ke Chelsea?
Peringatan David Moyes kepada Chelsea dan MU: Sudahlah, Lupakan Declan Rice!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












