Mengenal Puskas Arena, Stadion Megah Tuan Rumah Final Liga Champions 2026

Gia Yuda Pradana | 7 Mei 2026 12:22
Mengenal Puskas Arena, Stadion Megah Tuan Rumah Final Liga Champions 2026
Trofi Liga Champions diletakkan di atas dudukan sebelum final antara PSG dan Inter Milan di Allianz Arena, Munich, Jerman, Sabtu, 31 Mei 2025 (c) AP Photo/Matthias Schrader

Bola.net - Final Liga Champions 2026 akan mempertemukan PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Budapest, Hungaria. Partai puncak kompetisi antarklub Eropa itu dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei 2026.

Liga Champions musim 2025/2026 juga mencatat sejarah baru bagi Hungaria. Untuk pertama kalinya, Budapest dipercaya menjadi tuan rumah final kompetisi elite Eropa tersebut.

Advertisement

UEFA memilih Puskas Arena karena kualitas fasilitas dan kesiapan operasional stadion yang memenuhi standar tinggi. Stadion megah berkapasitas 67 ribu penonton itu sebelumnya sukses menggelar final Liga Europa 2023.

PSG datang dengan misi mempertahankan gelar Liga Champions yang mereka raih musim lalu. Di sisi lain, Arsenal berburu trofi pertama mereka di ajang paling bergengsi Eropa tersebut.

1 dari 4 halaman

Dibangun di Atas Stadion Legendaris

Puskas Arena resmi dibuka pada 15 November 2019 sebagai stadion nasional baru Hungaria. Stadion ini berdiri di lokasi bekas Ferenc Puskas Stadion yang dibongkar pada 2017.

Meski menjadi arena modern, identitas stadion lama tetap dipertahankan. Bagian dinding bata pada pintu utama masih digunakan sebagai elemen arsitektur utama.

Codina Architectural, perusahaan yang merancang bagian eksterior logam stadion, menggabungkan konsep klasik dan teknologi modern. Mereka ingin menghadirkan stadion dengan karakter lama, tapi tetap relevan dengan kebutuhan sepak bola masa kini.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, pernah memberikan pujian terhadap stadion tersebut. Ia menilai Puskas Arena sebagai permata sepak bola Hungaria.

2 dari 4 halaman

Nama Besar Ferenc Puskas

Nama stadion diambil dari legenda sepak bola Hungaria, Ferenc Puskas. Ia merupakan ikon sepak bola dunia dan pernah tiga kali menjuarai Piala Eropa bersama Real Madrid.

Ferenc Puskas dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik sepanjang sejarah. Namanya juga diabadikan FIFA melalui penghargaan gol terbaik tahunan, FIFA Puskas Award.

Laga pertama di stadion ini mempertemukan Hungaria kontra Uruguay dalam pertandingan persahabatan. Uruguay menang 2-1 lewat gol Edinson Cavani dan Brian Rodriguez.

Mantan kapten Hungaria, Adam Szalai, mencetak gol pertama tuan rumah di stadion baru tersebut. Gol itu menjadi bagian penting dalam sejarah awal Puskas Arena.

3 dari 4 halaman

Pernah Jadi Venue Turnamen Besar UEFA

Sebelum mendapat kepercayaan menjadi venue final Liga Champions 2026, Puskas Arena sudah beberapa kali digunakan UEFA untuk ajang penting. Stadion ini menjadi lokasi final Liga Europa 2023 antara Sevilla dan Roma.

Dalam pertandingan tersebut, Sevilla keluar sebagai juara usai menang adu penalti atas AS Roma. Gelar itu menjadi trofi Liga Europa ketujuh Sevilla.

Puskas Arena juga digunakan pada UEFA EURO 2020. Stadion tersebut menggelar empat pertandingan, termasuk duel Hungaria melawan Prancis yang berakhir imbang 1-1.

Selain itu, stadion ini menjadi lokasi UEFA Super Cup 2020 antara Bayern Munchen dan Sevilla. Klub Jerman itu menang 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

4 dari 4 halaman

Lokasi Strategis dan Teknologi Modern

Puskas Arena berada di sisi timur pusat Kota Budapest. Lokasinya hanya sekitar satu kilometer dari Stasiun Kereta Budapest Keleti dan dua kilometer dari pusat kota bersejarah.

Proses pembangunan stadion berlangsung pada 2017 hingga 2019. Dalam pengerjaannya, digunakan sekitar 20 ribu meter persegi anyaman baja tahan karat untuk bagian eksterior.

Arsitek Gyorgy Skardelli merancang stadion dengan pendekatan modern tanpa menghilangkan ciri khas bangunan lama. Konsep tersebut membuat Puskas Arena menjadi salah satu stadion paling ikonik di Eropa saat ini.

Final Liga Champions 2026 pun diperkirakan menghadirkan atmosfer besar di Budapest. Duel PSG vs Arsenal akan menjadi penanda sejarah baru bagi sepak bola Hungaria.

Sumber: UEFA.com

LATEST UPDATE