Momen Canggung Saat PSG Angkat Trofi Liga Champions, Presiden UEFA Nyaris Salah Serahkan Piala ke Dembele
Ari Prayoga | 1 Juni 2026 02:20
Bola.net - PSG kembali menorehkan sejarah di pentas Eropa setelah sukses mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026. Namun, di tengah perayaan besar tersebut, sebuah insiden unik justru mencuri perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
PSG memastikan diri sebagai juara usai mengalahkan Arsenal lewat drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain imbang hingga babak perpanjangan waktu. Kegagalan Gabriel mengeksekusi penalti menjadi penentu kemenangan wakil Prancis tersebut.
Keberhasilan ini membuat PSG menjadi tim kedua di era modern yang mampu menjuarai Liga Champions secara beruntun. Sebelumnya, pencapaian serupa pernah dilakukan Real Madrid yang meraih tiga gelar berturut-turut pada periode 2016 hingga 2018.
Setelah pertandingan berakhir, para pemain PSG satu per satu naik ke podium untuk menerima medali juara sebelum momen yang paling ditunggu, yakni pengangkatan trofi Liga Champions.
Namun, prosesi tersebut sempat diwarnai kesalahan yang cukup memalukan dari Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.
Ceferin Hampir Berikan Trofi kepada Dembele
Saat para pemain PSG menerima medali, Ceferin terlihat memeluk Ousmane Dembele dan menyerahkan medali kepada penyerang asal Prancis tersebut. Setelah itu, ia bahkan mengisyaratkan agar Dembele segera menuju podium trofi.
Masalahnya, kapten PSG Marquinhos ternyata belum menerima medali dan masih menunggu giliran sebagai pemain terakhir yang naik ke panggung.
Menyadari kesalahan tersebut, Dembele langsung memberi tahu Ceferin bahwa sang kapten belum dipanggil. Situasi itu membuat Ceferin tampak terkejut dan segera berbalik menghampiri Marquinhos sambil mengangkat kedua tangannya sebagai tanda permintaan maaf.
Beruntung, kesalahan itu cepat diperbaiki. Ceferin kemudian memeluk Marquinhos, mengalungkan medali juara ke leher bek asal Brasil tersebut, sebelum akhirnya menyerahkan trofi Liga Champions untuk diangkat sebagai simbol keberhasilan PSG mempertahankan mahkota Eropa.
Reaksi Fans: Lucu Sekaligus Canggung

Momen tersebut langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial. Banyak penggemar yang merasa terhibur melihat kebingungan Ceferin di atas podium.
Sejumlah komentar pun bermunculan. Ada yang bercanda bahwa Presiden UEFA benar-benar mengira Dembele adalah kapten PSG. Sementara yang lain menyebut insiden itu sebagai salah satu momen paling canggung dalam seremoni juara Liga Champions.
Di sisi lain, banyak pula yang memberikan pujian kepada Marquinhos karena tetap tenang dan profesional menghadapi situasi tersebut tanpa memperlihatkan rasa kesal.
Luis Enrique Akui Arsenal Memberikan Perlawanan Berat

Terlepas dari insiden lucu saat seremoni, PSG memang harus bekerja keras untuk mempertahankan gelarnya. Statistik menunjukkan Les Parisiens mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 75 persen dan melepaskan 21 tembakan.
Meski demikian, Arsenal mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang laga dan memaksa pertandingan berlanjut hingga adu penalti.
Pelatih PSG, Luis Enrique, mengakui bahwa final kali ini menjadi salah satu pertandingan tersulit yang mereka hadapi sepanjang musim.
Menurut Enrique, Arsenal tampil sangat baik dan berusaha membawa pertandingan ke situasi yang menguntungkan mereka. Karena itu, PSG harus berjuang keras untuk mengontrol permainan melalui penguasaan bola dan tekanan tinggi.
“Pertandingan yang sangat sulit. Selamat untuk Arsenal karena mereka memberikan perlawanan luar biasa. Mereka memainkan laga yang hebat dan mencoba membawa pertandingan ke fase yang menjadi kekuatan mereka,” ujar Enrique.
Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar Liga Champions merupakan pencapaian luar biasa bagi timnya.
“Ini adalah momen terbaik musim ini. Kami masih menjadi juara dan berhasil melakukannya dua kali berturut-turut. Rasanya luar biasa,” tutup Enrique.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
