Pengakuan Sergio Ramos: Mengapa tak Pakai Teknik Panenka di Final Liga Champions 2016?
Asad Arifin | 29 Mei 2020 10:15
Bola.net - Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, buka kartu terkait momen final Liga Champions 2016. Pada babak adu penalti, Sergio Ramos tidak punya nyali untuk melakukan teknik panenka yang biasa dilakukannya.
Real Madrid berjumpa Atletico Madrid pada final Liga Champions 2016. Duel Derby Madrid ini digelar di San Siro, Milan pada 28 Mei 2016, empat tahun yang lalu.
Sergio Ramos dimainkan sejak menit awal. Pada menit ke-15, Sergio Ramos mencetak gol yang bermula dari tendangan bebas Toni Kroos. Atletico membalas lewat gol Yannick Carrasco pada menit ke-79.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga usai. Pada babak tambahan 2 x 15 menit juga tidak ada gol. Setelah itu, laga berlanjut ke adu penalti dan Real Madrid menang dengan skor 5-3.
Sergio Ramos Tak Punya Nyali Pekai Teknik Panenka?
Sergio Ramos menjadi penendang keempat Real Madrid. Selama ini, mantan pemain Sevilla dikenal mahir memakai teknik penalti panenka. Akan tetapi, Sergio Ramos tidak memakai teknik panenka.
Sergio Ramos melepas tendangan mendatar ke sisi kanan gawang Jan Oblak. Sedangkan, sang penjaga gawang bergerak ke kiri. Benarkah Sergio Ramos tak punya nyali memakai teknik panenka di laga final itu?
"Penalti dengan teknik Panenka adalah cara yang luar biasa karena ada resiko yang besar, tetapi Anda hanya akan melakukan jika kiper tidak menduga Anda bakal melakukan itu," ucap Sergio Ramos di situs resmi UEFA.
"Jan Oblak dan saya punya sejarah dan kami saling kenal dengan baik dan itu bukan waktu yang ideal untuk melakukan panenka. Bola akhirnya berakhir di bagian belakang gawang, itu yang paling penting," kata Sergio Ramos.
Gol Sah Milik Sergio Ramos
Sergio Ramos mencetak gol pada menit ke-15. Gol bermula dari sepakan bebas Toni Kroos. Bola kemudian disundul Gareth Bale. Ada sedikit kemelut di depan gawang. Sergio Ramos nampak hanya membuat sentuhan minim dan membuat bola gagal diantisipasi Jan Oblak.
"Kami punya penyundul bola yang bagus dan itu menguntungkan kami. Pada proses gol yang membuat skor 1-0, kaki saya menjangkau bola dan membuatnya menjadi gol," kata pemain 33 tahun.
Gelar Liga Champions 2016 menjadi momen penting bagi Real Madrid. Itu adalah gelar ke-11 Real Madrid atau La Undecima. Setelah itu, Real Madrid kembali juara Liga Champions dua tahun beruntun.
Sumber: UEFA
Baca Ini Juga:
Hari Ini 4 Tahun Lalu: Awal Dominasi Real Madrid, Cristiano Ronaldo Raih Trofi UCL Ketiga
Real Madrid Tawarkan Empat Pemain ke MU Sebagai Ganti Paul Pogba
Gara-Gara Pemain Ini, Chelsea Batal Rekrut Achraf Hakimi
MU Coba Telikung Real Madrid untuk Transfer Eduardo Camavinga
Kehangatan Arsene Wenger Buat Lauren Yakin Melupakan Tawaran Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












