Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona

Richard Andreas | 2 Juni 2026 03:33
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Ekspresi pemain Arsenal usai kalah adu penalti dari PSG di final Liga Champions 2025/2026 (c) AP Photo/Andreea Alexandru

Bola.net - Kekalahan Arsenal di final Liga Champions dari PSG terus memunculkan berbagai reaksi dari pengamat sepak bola. Salah satu komentar yang paling menarik datang dari mantan striker Inggris, Gary Lineker.

Meski Arsenal menjalani musim yang mengesankan dengan meraih gelar Premier League, kegagalan di partai puncak Eropa membuat sejumlah pihak kembali membandingkan mereka dengan klub-klub elite lainnya di benua tersebut.

Advertisement

Lineker mengakui kualitas tim asuhan Mikel Arteta, tetapi ia menilai masih ada jarak yang memisahkan Arsenal dari beberapa kekuatan terbesar Eropa, terutama dalam cara mereka memainkan sepak bola.

1 dari 3 halaman

Lineker Nilai PSG Layak Menjadi Juara

Lineker Nilai PSG Layak Menjadi Juara

PSG menjadi juara Liga Champions 2025/2026 (c) AP Photo/Petr Josek

Perjalanan Arsenal menuju gelar ganda musim ini berakhir di Budapest. Setelah sempat unggul melalui gol Kai Havertz, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah dalam adu penalti melawan PSG.

Menurut Lineker, hasil tersebut mencerminkan jalannya turnamen secara keseluruhan. Ia menilai PSG memang merupakan tim terbaik sepanjang kompetisi dan pantas mengangkat trofi.

"Jelas ini mengecewakan bagi Arsenal, tetapi saya memang berpikir tim terbaik di turnamen ini kembali menjadi juara," kata Lineker dalam podcast The Rest is Football.

"Melihat pertandingan sebagai penonton netral, saya pikir Arsenal harus bermain dengan cara seperti itu karena mereka tidak akan bisa mengalahkan PSG dengan cara lain. Namun, pada saat yang sama, saya pikir sepak bola yang menang."

2 dari 3 halaman

Arsenal Dinilai Masih di Bawah Tiga Raksasa Eropa

Arsenal Dinilai Masih di Bawah Tiga Raksasa Eropa

Reaksi kecewa pemain Arsenal usai gagal di final Liga Champions melawan PSG, 30 Mei 2026. (c) AP Photo/Vadim Ghirda

Lineker kemudian menjelaskan bahwa dirinya sangat menghargai kemampuan bertahan Arsenal. Namun, ia merasa tim London Utara itu belum berada di level yang sama dengan beberapa tim paling atraktif di Eropa saat ini.

Menurutnya, sepak bola bukan hanya soal hasil, tetapi juga hiburan. Karena itu, ia menempatkan PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona sebagai tiga tim yang paling menonjol dari sisi kreativitas dan kualitas permainan musim ini.

"Saya tahu ada banyak cara berbeda untuk bermain dan tidak ada yang salah dengan bermain defensif," ujar Lineker.

"Namun, pada saat yang sama sepak bola adalah hiburan dan Anda ingin melihat tim yang benar-benar positif, kreatif, memiliki pemain-pemain terbaik, dan memainkan sepak bola yang indah."

"Saya pikir musim ini tiga tim tersebut adalah PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona ," imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Hasil Positif Bagi Sepak Bola

Lineker juga mengakui pendekatan hati-hati Arsenal di final kemungkinan memang diperlukan mengingat kualitas individu yang dimiliki PSG.

Meski tampil konsisten sepanjang turnamen, The Gunners akhirnya gagal melewati rintangan terakhir setelah Eberechi Eze dan Gabriel gagal menuntaskan tugas mereka dalam adu penalti.

"Arsenal luar biasa dalam bertahan dan PSG tidak menciptakan banyak peluang karena mereka sangat terorganisasi. Tetapi sebagai penonton netral, saya pikir ini hasil yang positif bagi sepak bola," lanjut Lineker.

"Saya pikir dalam hal bagaimana sepak bola seharusnya dimainkan, tim terbaik yang menang."

LATEST UPDATE