Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Richard Andreas | 2 Juni 2026 03:33
Bola.net - Kekalahan Arsenal di final Liga Champions dari PSG terus memunculkan berbagai reaksi dari pengamat sepak bola. Salah satu komentar yang paling menarik datang dari mantan striker Inggris, Gary Lineker.
Meski Arsenal menjalani musim yang mengesankan dengan meraih gelar Premier League, kegagalan di partai puncak Eropa membuat sejumlah pihak kembali membandingkan mereka dengan klub-klub elite lainnya di benua tersebut.
Lineker mengakui kualitas tim asuhan Mikel Arteta, tetapi ia menilai masih ada jarak yang memisahkan Arsenal dari beberapa kekuatan terbesar Eropa, terutama dalam cara mereka memainkan sepak bola.
Lineker Nilai PSG Layak Menjadi Juara

Perjalanan Arsenal menuju gelar ganda musim ini berakhir di Budapest. Setelah sempat unggul melalui gol Kai Havertz, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah dalam adu penalti melawan PSG.
Menurut Lineker, hasil tersebut mencerminkan jalannya turnamen secara keseluruhan. Ia menilai PSG memang merupakan tim terbaik sepanjang kompetisi dan pantas mengangkat trofi.
"Jelas ini mengecewakan bagi Arsenal, tetapi saya memang berpikir tim terbaik di turnamen ini kembali menjadi juara," kata Lineker dalam podcast The Rest is Football.
"Melihat pertandingan sebagai penonton netral, saya pikir Arsenal harus bermain dengan cara seperti itu karena mereka tidak akan bisa mengalahkan PSG dengan cara lain. Namun, pada saat yang sama, saya pikir sepak bola yang menang."
Arsenal Dinilai Masih di Bawah Tiga Raksasa Eropa

Lineker kemudian menjelaskan bahwa dirinya sangat menghargai kemampuan bertahan Arsenal. Namun, ia merasa tim London Utara itu belum berada di level yang sama dengan beberapa tim paling atraktif di Eropa saat ini.
Menurutnya, sepak bola bukan hanya soal hasil, tetapi juga hiburan. Karena itu, ia menempatkan PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona sebagai tiga tim yang paling menonjol dari sisi kreativitas dan kualitas permainan musim ini.
"Saya tahu ada banyak cara berbeda untuk bermain dan tidak ada yang salah dengan bermain defensif," ujar Lineker.
"Namun, pada saat yang sama sepak bola adalah hiburan dan Anda ingin melihat tim yang benar-benar positif, kreatif, memiliki pemain-pemain terbaik, dan memainkan sepak bola yang indah."
"Saya pikir musim ini tiga tim tersebut adalah PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona ," imbuhnya.
Hasil Positif Bagi Sepak Bola
Lineker juga mengakui pendekatan hati-hati Arsenal di final kemungkinan memang diperlukan mengingat kualitas individu yang dimiliki PSG.
Meski tampil konsisten sepanjang turnamen, The Gunners akhirnya gagal melewati rintangan terakhir setelah Eberechi Eze dan Gabriel gagal menuntaskan tugas mereka dalam adu penalti.
"Arsenal luar biasa dalam bertahan dan PSG tidak menciptakan banyak peluang karena mereka sangat terorganisasi. Tetapi sebagai penonton netral, saya pikir ini hasil yang positif bagi sepak bola," lanjut Lineker.
"Saya pikir dalam hal bagaimana sepak bola seharusnya dimainkan, tim terbaik yang menang."
Jangan Lewatkan!
Klub Calvin Verdonk Punya Pelatih Baru, Lille Resmi Tunjuk Davide Ancelotti jadi Nakhoda Anyar
Gabriel Magalhaes Buka Suara Setelah Gagal Eksekusi Penalti di Final Liga Champions
Sir Alex Ferguson Sindir Arsenal Usai Kalah dari PSG di Final Liga Champions: Mereka Hanya Bertahan
PR Arsenal Usai Gagal Juara Liga Champions: Wajib Perkuat Lini Depan dengan Rekrut Winger Baru
Statistik Pahit di Balik Kegagalan Arsenal Juara Liga Champions, Rekor Buruk Kembali Menghantui
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




