Pertandingan yang Memperlihatkan Sisi Lain PSG

Gia Yuda Pradana | 7 Mei 2026 13:09
Pertandingan yang Memperlihatkan Sisi Lain PSG
Pemain PSG Ousmane Dembele (kanan) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya pada laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern vs PSG, 6 Mei 2026 (c) AP Photo/Matthias Schrader

Bola.net - PSG kembali membuktikan kapasitasnya sebagai kekuatan utama Eropa musim ini. Tim asuhan Luis Enrique lolos ke final Liga Champions setelah menahan imbang Bayern Munchen 1-1 di Allianz Arena.

Hasil itu cukup membawa PSG unggul agregat 6-5 setelah kemenangan dramatis 5-4 pada leg pertama. Klub asal Paris itu kini mencapai final Liga Champions secara beruntun untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Advertisement

PSG langsung mengejutkan tuan rumah lewat gol cepat Ousmane Dembele pada menit ketiga. Serangan balik cepat yang dibangun Khvicha Kvaratskhelia membuat lini belakang Bayern gagal mengantisipasi pergerakan lawan.

Bayern sebenarnya terus menekan sepanjang pertandingan demi membalikkan keadaan. Namun, pertahanan rapat PSG membuat Harry Kane baru mampu mencetak gol penyeimbang saat laga hampir berakhir.

Pelatih Luis Enrique menilai pertandingan itu memperlihatkan kedewasaan skuadnya. Ia puas karena PSG tidak hanya tampil atraktif, tetapi juga mampu bertahan di bawah tekanan besar.

1 dari 3 halaman

PSG yang Semakin Komplet

PSG yang Semakin Komplet

Pemain Bayern Munchen Dayot Upamecano mencoba menghentikan pemain PSG Khvicha Kvaratskhelia (kiri) pada laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern vs PSG, 6 Mei 2026 (c) AP Photo/Martin Meissner

PSG selama ini identik dengan permainan menyerang penuh kreativitas. Akan tetapi, pertandingan di Munchen memperlihatkan sisi lain yang membuat mereka semakin komplet.

Willian Pacho tampil luar biasa di jantung pertahanan dengan memenangi seluruh duel yang dihadapinya. Sementara itu, Warren Zaire-Emery tampil impresif saat dimainkan sebagai bek kanan menggantikan Achraf Hakimi yang cedera.

“Kami memperlihatkan tipe tim seperti apa kami sebenarnya,” ujar Luis Enrique kepada Canal Plus. “Kami menunjukkan kedewasaan dengan mampu bertahan dan menyerang sama baiknya.”

Desire Doue juga menegaskan bahwa PSG tidak selalu harus menang lewat permainan indah. Menurutnya, kemampuan bertahan disiplin menjadi faktor penting dalam laga penuh tekanan seperti semifinal.

2 dari 3 halaman

Transformasi Luis Enrique

Transformasi Luis Enrique

Ekspresi Luis Enrique seusai PSG dinyatakan lolos ke Final Liga Champions 2025/2026 (c) AP Photo/Matthias Schrader

Luis Enrique perlahan mengubah PSG menjadi tim yang lebih seimbang. Mereka tidak lagi hanya bergantung pada kemampuan individu seperti era Kylian Mbappe, Neymar, dan Lionel Messi.

Dembele kini berkembang menjadi mesin gol utama tim. Sementara itu, Khvicha Kvaratskhelia tampil tajam sepanjang fase gugur Liga Champions musim ini dengan tujuh gol dan tiga assist.

Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, mengaku bangga dengan perkembangan skuad muda klubnya. Ia juga menilai Luis Enrique sebagai pelatih terbaik dunia saat ini.

PSG bahkan tetap kompetitif meski kehilangan kiper utama Gianluigi Donnarumma pada awal musim. Kondisi itu sempat memunculkan keraguan terhadap kedalaman skuad mereka.

3 dari 3 halaman

Kesempatan PSG Ukir Sejarah

Kesempatan PSG Ukir Sejarah

Pemain PSG Ousmane Dembele (latar belakang kiri) membobol gawang Manuel Neuer pada laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern vs PSG, Rabu, 6 Mei 2026 (c) AP Photo/Martin Meissner

PSG kini tinggal selangkah lagi mempertahankan gelar Liga Champions. Mereka akan menghadapi Arsenal di final yang berlangsung di Budapest pada 30 Mei mendatang.

Jika berhasil menang, PSG akan menjadi tim kedua pada era Liga Champions yang mampu mempertahankan gelar secara beruntun. Catatan itu sebelumnya hanya mampu dibuat Real Madrid era Zinedine Zidane pada periode 2016 hingga 2018.

Mantan pemain Arsenal, Samir Nasri, menilai PSG kini jauh lebih menakutkan dibanding sebelumnya. Ia melihat kekuatan utama tim asal Paris itu ada pada kemampuan bertahan saat menghadapi situasi sulit.

Sumber: France 24

LATEST UPDATE