Platini Ingin Terapkan Kartu Putih di Sepakbola
Editor Bolanet | 29 Desember 2014 21:32
- Bukan rahasia lagi bila Michel Platini selama ini dikenal sebagai sosok yang kerap melontarkan ide-ide aneh dan sering kontroversial. Kali ini, Presiden UEFA tersebut hadir dengan idenya untuk menerapkan kartu putih di pertandingan sepakbola.
Dalam penjelasannya, Platini menyebut bahwa kartu putih ini memiliki fungsi yang berbeda dari kartu kuning atau kartu merah yang telah ada sebelumnya.
Kartu putih ini dijelaskan Platini akan memvonis pemain yang perilakunya melanggar di lapangan. Pemain yang melakukan diving atau mengkritik wasit secara berlebihan akan diusir keluar lapangan selama lima atau 10 menit dan kemudian bisa kembali masuk lapangan.
Kartu putih adalah inisiatif baru. Ini berhubungan dengan tingkah laku para pemain sepakbola. Akting bermain, kritik di lapangan, adalah hal-hal yang tidak diterima oleh orang-orang yang mencintai permainan. Kartu kuning masih akan hadir, tapi akan lebih menarik jika ada kartu lainnya, terang Platini.
Kartu putih ini menjadi sebuah cara untuk mempromosikan permainan sepakbola di antara fans yang tidak mau melihat insiden akting bermain dan kritik di lapangan. Dengan adanya kartu putih tersebut, tak perlu ada sanksi larangan bermain. Saya pikir sepakbola mesti belajar dari olahraga lain seperti rugby yang telah memakai sistem ini, tandasnya.[initial]
(bola/dzi)
Dalam penjelasannya, Platini menyebut bahwa kartu putih ini memiliki fungsi yang berbeda dari kartu kuning atau kartu merah yang telah ada sebelumnya.
Kartu putih ini dijelaskan Platini akan memvonis pemain yang perilakunya melanggar di lapangan. Pemain yang melakukan diving atau mengkritik wasit secara berlebihan akan diusir keluar lapangan selama lima atau 10 menit dan kemudian bisa kembali masuk lapangan.
Kartu putih adalah inisiatif baru. Ini berhubungan dengan tingkah laku para pemain sepakbola. Akting bermain, kritik di lapangan, adalah hal-hal yang tidak diterima oleh orang-orang yang mencintai permainan. Kartu kuning masih akan hadir, tapi akan lebih menarik jika ada kartu lainnya, terang Platini.
Kartu putih ini menjadi sebuah cara untuk mempromosikan permainan sepakbola di antara fans yang tidak mau melihat insiden akting bermain dan kritik di lapangan. Dengan adanya kartu putih tersebut, tak perlu ada sanksi larangan bermain. Saya pikir sepakbola mesti belajar dari olahraga lain seperti rugby yang telah memakai sistem ini, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan jadi Tim Italia Pertama yang Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Italia 18 April 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















