Sayap Kiri Arsenal di Final Liga Champions: Martinelli, Trossard, atau Eberechi Eze?
Asad Arifin | 29 Mei 2026 15:02
Bola.net - Final Liga Champions 2025/2026 akan menjadi panggung terbesar bagi Arsenal dalam dua dekade terakhir. The Gunners akan menantang juara bertahan PSG di Puskas Arena, Budapest, Sabtu malam waktu setempat.
Arsenal datang ke final dengan catatan luar biasa. Tim asuhan Mikel Arteta belum terkalahkan sepanjang kompetisi dan tampil sangat disiplin dalam bertahan maupun saat membangun serangan.
Namun, di balik stabilitas permainan Arsenal, ada satu keputusan besar yang masih menyisakan tanda tanya. Arteta harus menentukan siapa pemain terbaik untuk mengisi sektor kiri lini serang saat menghadapi PSG.
Pilihan tersebut menjadi sangat penting karena Arsenal akan berhadapan dengan sisi kanan PSG yang agresif dan eksplosif. Keputusan kecil di area tersebut bisa menentukan arah pertandingan final Liga Champions musim ini.
Leandro Trossard Sedang Unggul dalam Persaingan

Jika melihat performa awal musim, Gabriel Martinelli sempat terlihat sebagai kandidat mutlak untuk menjadi starter. Winger asal Brasil itu tampil tajam dengan mencetak gol pada enam dari tujuh laga awal Arsenal di Liga Champions musim ini.
Martinelli bahkan sempat dianggap sebagai spesialis Eropa milik Arsenal. Kecepatan, agresivitas, dan kemampuan menusuk ke kotak penalti membuatnya sangat berbahaya dalam laga besar.
Akan tetapi, performanya mengalami penurunan drastis sejak awal tahun 2026. Sejak mencetak gol ke gawang Kairat Almaty pada 28 Januari lalu, Martinelli hanya mampu membuat satu gol di semua kompetisi.
Situasi itu membuka jalan bagi Leandro Trossard untuk kembali merebut tempat utama. Pemain asal Belgia tersebut tampil jauh lebih konsisten dalam beberapa pekan terakhir dan mulai menjadi pilihan utama Arteta di laga-laga penting.
Kombinasi Trossard-Gyokeres-Saka Jadi Senjata Utama

Mikel Arteta tampaknya mulai menemukan formula ideal di lini depan Arsenal. Kombinasi Leandro Trossard, Viktor Gyokeres, dan Bukayo Saka memberi keseimbangan antara kreativitas, efektivitas, dan mobilitas serangan.
Statistik trio tersebut juga sangat impresif di Premier League. Dari 13 pertandingan saat dimainkan bersama, Arsenal meraih 12 kemenangan dan hanya sekali gagal menang ketika bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool.
Di Liga Champions, kombinasi itu memang baru sekali dimainkan bersama. Namun, momen tersebut datang pada laga yang sangat penting, yakni leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid.
Ketiga pemain tersebut terlibat langsung dalam proses gol kemenangan Arsenal pada laga itu. Meski Eberechi Eze juga sempat dimainkan di sektor kiri saat melawan Manchester City, Trossard saat ini tetap terlihat sebagai kandidat terkuat untuk menjadi starter melawan PSG.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga
Kapan Final Liga Champions 2026 Antara PSG vs Arsenal Dimulai? Catat Jam Tayangnya!
Kisah Mikel Arteta di PSG yang Mengubah Kariernya Selamanya
Bahaya Laten Khvicha Kvaratskhelia di Final Liga Champions Antara PSG vs Arsenal
Road to Final Liga Champions 2025/2026: PSG
Lee Kang-in Bersiap Ukir Sejarah, Jadi Pemain Korea Selatan Pertama Bermain di Final dan Juara Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Intip Peluang Boyong Bintang PSG Ini
Liga Inggris 24 Juli 2026, 14:20
-
Arsenal Serius Incar Bruno Guimaraes, Siapkan Tawaran Rp 1,6 Triliun
Liga Inggris 24 Juli 2026, 06:07
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST UPDATE
-
Liverpool Tak Lagi Sama, Sunderland Rasakan Langsung Bedanya
Liga Inggris 26 Juli 2026, 21:51
-
Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
Liga Inggris 26 Juli 2026, 20:58

















