Sergio Ramos Dituding Gagal Tes Doping Sebelum Laga Final Liga Champions 2017
Editor Bolanet | 24 November 2018 05:00
Bola.net - - Klaim mengejutkan datang dari laporan media asal Jerman, Der Spiegel, soal final Liga Champions tahun 2017 kemarin. Mereka mengklaim bahwa kapten Real Madrid, Sergio Ramos, seharusnya tak bermain karena gagal melewati tes doping.
Sergio Ramos bermain selama 90 menit penuh dalam laga final kontra Juventus yang berakhir dengan kemenangan Los Merengues 4-1. Pertandingan itu sendiri berlangsung pada bulan Mei lalu di Cardiff, Wales.
Pemain yang berposisi sebagai bek tersebut juga sukses membuat Bianconeri tampil hanya dengan 10 orang. Ia melakukan reaksi berlebihan saat pemain Juventus, Juan Cuadrado, tak sengaja menginjak kakinya hingga membuat wasit menarik kartu kuning kedua untuknya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ramos Gagal Lewati Tes Doping
Satu tahun berselang, sebuah laporan kontroversial soal Ramos muncul ke permukaan. Laporan dari Der Spiegel, L'Espresso, dan beberapa sumber lainnya yang dirangkum dalam 'Football Leaks' menyatakan bahwa Ramos seharusnya tidak tampil di laga itu.
Pemain yang berposisi sebagai bek tersebut dituding mengkonsumsi Dexamethasone. Obat kortikosteroid itu sejatinya boleh digunakan, namun sang dokter harus memasukkan hasil pemeriksaan itu dalam laporannya.
Tim dokter dikatakan tidak mencantumkan hasil pemeriksaan itu di dalam laporannya sebelum pertandingan. Dan UEFA diklaim telah memaafkan hal tersebut setelah mendapatkan penjelasan dari klub yang menyebutkan bahwa tim dokter lalai mencantumkannya.
Laporan Lainnya
Lebih lanjut, Der Spiegel dalam 'Football Leaks' juga menyatakan bahwa ini bukan kali pertama Sergio Ramos gagal melalui tes doping. Di bulan Februari 2017, ia melanggar tata cara tes doping yang bisa berakibat larangan bermain selama empat tahun.
Real Madrid dituding melakukan intervensi dalam tes doping acak atas 10 pemainnya. Dalam laporan internal UEFA, yang dikuak Der Spiegel, menyebutkan bahwa staf medis Madrid melakukan intervensi dan mengambil beberapa hasil sampel tes.
Lebih lanjut, laporan yang sama mengatakan bahwa Ramos telah melanggar instruksi petugas tes doping untuk tidak mandi sebelum melakukan tes. Pelanggaran tersebut bisa membuatnya dijatuhi hukuman larangan tampil selama empat tahun.
Real Madrid sendiri masih bungkam perihal tudingan Der Spiegel ini. Media lainnya, The Independent, juga belum menerima jawaban apapun dari pihak klub untuk mengkonfirmasi kebenaran laporan tersebut.
Saksikan Juga Video Ini
Tidak semua pemain hebat bisa mendapatkan gelar Ballon d'Or di dalam karirnya. Simak video berikut untuk mengetahui siapa saja sosok-sosok handal di lapangan hijau yang tak pernah meraih trofi individual bergengsi tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











