Sesumbar Luis Enrique Usai Singkirkan Bayern Munchen: PSG Tak Punya Tandingan di Eropa
Ari Prayoga | 7 Mei 2026 13:14
Bola.net - Luis Enrique menegaskan tidak ada tim yang lebih baik dari PSG setelah klub asal Prancis itu memastikan tiket ke final Liga Champions 2025/2026.
PSG lolos ke partai puncak usai menyingkirkan Bayern Munchen dengan agregat ketat 6-5 di semifinal. Hasil imbang 1-1 pada leg kedua di Allianz Arena sudah cukup membawa Les Parisiens melangkah ke final berkat kemenangan dramatis 5-4 pada pertemuan pertama.
Dalam laga di Munchen, PSG langsung mengejutkan tuan rumah lewat gol cepat Ousmane Dembele pada menit ketiga. Bayern baru mampu menyamakan kedudukan lewat gol telat Harry Kane di masa injury time.
Keyakinan Luis Enrique

Meski sempat terseok di fase liga dan gagal finis di delapan besar, Luis Enrique tetap yakin PSG adalah tim terbaik di Eropa musim ini. Keyakinan itu, menurutnya, kini terbukti setelah anak asuhnya sukses menembus final dua musim beruntun.
“Apakah saya percaya kami bisa memenangkan final? Ya,” ujar Luis Enrique kepada wartawan. “Saya sudah mengatakan sejak fase grup bahwa saya tidak melihat ada tim yang lebih baik dari kami.”
Pernyataan Enrique sempat menuai kritik ketika PSG tampil inkonsisten di awal kompetisi. Namun kini, eks pelatih Barcelona itu merasa timnya telah membungkam keraguan publik.
Luis Enrique Yakin PSG Juara

Menurut Enrique, Bayern merupakan lawan yang setara dengan PSG, sementara Arsenal yang akan menjadi lawan di final juga tampil luar biasa sepanjang musim.
“Arsenal menjalani musim yang hebat dan masih bersaing dalam perebutan gelar liga domestik. Mereka layak berada di final, tetapi saya percaya kepada tim saya,” katanya.
Final Liga Champions musim ini akan digelar di Budapest pada 30 Mei mendatang. PSG memburu gelar Liga Champions kedua mereka, sementara Arsenal mencoba mengakhiri penantian panjang di kompetisi elite Eropa.
Kepuasan Luis Enrique

Tak hanya menyoroti kualitas menyerang timnya, Luis Enrique juga puas dengan perkembangan lini belakang PSG. Ia menilai pertandingan melawan Bayern menjadi bukti bahwa PSG mampu bermain disiplin saat berada dalam tekanan.
“Kami menunjukkan bahwa ketika harus bertahan dengan blok rendah, kami bisa melakukannya. Memang itu bukan gaya utama kami, tetapi tim ini mampu beradaptasi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peningkatan duel fisik timnya dibandingkan leg pertama. PSG, kata Enrique, tampil lebih solid dan mampu menjaga level permainan sepanjang pertandingan.
“Pekan lalu kami terlalu sering kalah dalam situasi satu lawan satu. Kali ini kami memenangkan lebih banyak duel dan tetap menjaga intensitas permainan,” tambahnya.
Di level domestik, PSG juga berada di ambang dominasi lain di Ligue 1. Klub ibu kota Prancis itu berpeluang meraih gelar liga kelima secara beruntun dan kedelapan dalam sembilan musim terakhir, mempertegas status mereka sebagai kekuatan utama sepak bola Prancis saat ini.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Jangan Lewatkan!
Arsenal Siapkan Parade Juara, tapi Terancam Batal jika Musim Berakhir Tanpa Trofi
PSG di Ambang Dinasti Baru Eropa, Arsenal Hadapi Misi Nyaris Mustahil di Final Liga Champions
PSG vs Arsenal: The Gunners Ditantang Tampil Sempurna di Final Liga Champions
Ketika Allianz Arena jadi 'Kuburan' bagi Bayern Munchen di Liga Champions: Cerita Final 2013 dan Semifinal 2026
Kutukan Bayern Munchen di Semifinal Liga Champions Berlanjut, Selalu Gagal Bangkit Setelah Tertinggal di Leg Pertama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Sunderland Dua Bintang Chelsea Fix Absen, Satu Berpotensi Comeback!
Liga Inggris 7 November 2026, 11:30
-
Bekuk AS Roma, Michael Carrick Minta MU Pertahankan Momentum
Liga Inggris 7 November 2026, 11:00
-
Andoni Iraola yakin Alexander Isak Bakal Jadi Mesin Gol Mematikan Bagi Liverpool
Liga Inggris 7 November 2026, 10:30
-
Manchester United Sudah Makin Membaik, Sekarang Tinggal Dibuat Lebih Konsisten!
Liga Inggris 7 November 2026, 10:00
-
Mikel Arteta Bangga Lima Pemain Arsenal Masuk Skuad Timnas Inggris
Liga Inggris 7 November 2026, 09:30
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Java United vs Persib di Indosiar, 8 November 2026
Bola Indonesia 8 November 2026, 16:26
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 7-8 November 2026
Liga Inggris 8 November 2026, 16:12
-
Jadwal Lengkap MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, 6-8 November
Otomotif 8 November 2026, 16:08
-
Como Tegaskan Status Nico Paz di Tengah Rencana Real Madrid
Liga Italia 8 November 2026, 15:11
-
Dari Gvardiol hingga Baas, 6 Opsi Bek untuk Barcelona
Liga Spanyol 8 November 2026, 11:09
-
Kekalahan Man City Seret Manchester United ke Zona Degradasi
Liga Inggris 8 November 2026, 10:01
-
Cedera Rodri dan Dilema Rotasi yang Dihadapi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 8 November 2026, 09:43
-
Melihat Real Madrid sebagai Tim yang Kompak dan Menjanjikan
Liga Spanyol 8 November 2026, 09:37
-
Rodrigo Mora, Pengagum Cristiano Ronaldo yang Mulai Bersinar di Roma
Liga Italia 8 November 2026, 09:06
-
Roma Mulai Menunjukkan Diri sebagai Penantang Scudetto
Liga Italia 8 November 2026, 09:00
-
Taktik Enzo Maresca Jadi Masalah Besar bagi Man City
Liga Inggris 8 November 2026, 08:50
-
Apa yang Salah dengan Pertahanan Man City?
Liga Inggris 8 November 2026, 08:39
-
Noni Madueke yang Berbeda, Kreativitasnya Kian Terasah
Liga Inggris 8 November 2026, 08:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03


