Tersingkirnya Liverpool dari Liga Champions Disebut sebagai Hukum Alam
Asad Arifin | 17 Maret 2020 09:15
Bola.net - Liverpool harus mengakhiri kiprahnya di Liga Champions musim 2019/2020 ini pada babak 16 Besar. Menurut Sinisa Mihajlovic, tersingkirnya Liverpool adalah hukum alam.
Liverpool adalah unggulan di Liga Champions musim 2019/2020. Paling tidak, ada dua alasan mengapa The Reds menjadi unggulan. Pertama, status sebagai juara bertahan dan skuad yang tidak banyak berubah.
Kedua, Liverpool tampil begitu bagus di pentas domestik. Liverpool begitu konsisten di Premier League dan baru menelan satu kekalahan dari 29 laga yang dimainkan.
Namun, langkah Liverpool kandas di tangan Atletico Madrid. Setelah kalah 1-0 di leg pertama, Liverpool sempat berupaya bangkit pada leg kedua di Anfield. Hanya saja, Liverpool harus menelan kekalahan dengan skor 2-3.
Manchester City Kandidat Juara Liga Champions
Sinisa Mihajlovic tidak merasa kaget dengan kegagalan Liverpool di Liga Champions. Sebab, cepat atau lambat, pasukan Jurgen Klopp disebut bakal terpeleset. Atletico pun dianggap layak lolos ke perempat final.
"Cepat atau lambat Jurgen Klopp bakal terpeleset. Itu adalah hukum alam dari performa luar biasa mereka," ucap Sinisa Mihajlovic dikutip dari La Gazzetta dello Sport.
"Mereka menampilkan performa yang tidak pernah bisa diulang di Premier League sejauh ini dan mereka bakal menjadi juara. Liverpool mengejar gelar itu selama bertahun-tahun," ucap Sinisa Mihajlovic.
Tidak ada lagi Liverpool di Liga Champions, lantas siapa yang punya peluang besar menjadi juara? Sinisa Mihajlovic menjagokan Manchester City.
"Atalanta mencetak delapan gol melawan Valencia, mereka layak berada di perempat final dan bisa melangkah lebih jauh, tetapi favorit saya untuk memenangkan final masih Manchester City," ucap Sinisa Mihajlovic.
Kelanjutan Musim 2019/2020
Musim 2019/2020 kini berada dalam ketidakpastian. Pandemi virus corona membuat kompetisi sepak bola di Eropa harus ditunda. Bukan hanya kompetisi lokal seperti Serie A dan Premier League, tetapi Liga Champions pun harus ditunda.
"Semua pihak harus punya pandangan yang sama. Tanpa kontroversi, atau alasan apa pun. Siapa yang menang, siapa yang kalah. Apa yang kita alami saat ini adalah pembelajaran," kata Sinisa Mihajlovic.
Pihak UEFA maupun otoritas di masing-masing liga belum mengambil keputusan. Ada banyak wacana yang berkembang, termasuk melanjutkan liga yang mungkin berakhir pada Juli dan menunda gelar Euro 2020.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Ini Juga:
- Mungkinkan Jurgen Klopp Latih Everton Suatu Hari Nanti?
- Liverpool Diminta Legowo kalau Ada Tawaran 140 Juta Pounds untuk Sadio Mane
- 'Liverpool adalah Juara Premier League, Tidak akan Ada yang Iri'
- Roberto Firmino tak Butuh Gol untuk Membuat Jurgen Klopp Terkesan
- Jurgen Klopp yang Terbentur, Terbentur, hingga Terbentuk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













