Tiga Gol atau Tenggelam: Menunggu Malam Pembuktian di Villa Park
Gia Yuda Pradana | 10 April 2025 14:36
Bola.net - Aston Villa harus menelan pil pahit saat bertandang ke Parc des Princes. Dalam leg laga pertama perempat final Liga Champions 2024/2025, mereka takluk 1-3 dari tuan rumah PSG.
Meski sempat unggul lebih dulu melalui gol Morgan Rogers pada menit ke-35, keunggulan itu hanya bertahan empat menit. PSG membalikkan keadaan lewat Desire Doue (39’), Khvicha Kvaratskhelia (49’), dan Nuno Mendes (90+2’).
Leg kedua akan digelar tengah pekan depan di Villa Park. Momentum ini menjadi kesempatan terakhir Villa untuk membalikkan keadaan.
Keyakinan Masih Menyala

Bek kanan Aston Villa, Matty Cash, mengakui bahwa laga di Paris adalah malam yang berat. "Kami tahu akan sulit datang ke sini," ucapnya kepada BBC Radio 5 Live, seperti dikutip UEFA.com.
Cash menilai timnya cukup solid dalam bertahan dan hanya kurang beruntung di akhir laga. "Saya rasa, kami bertahan dengan baik di kotak penalti, tapi kami kurang beruntung kebobolan di akhir," ujarnya.
Dengan mata tertuju ke leg kedua, Cash percaya Villa akan tampil berbeda. “Kami punya Villa Park setelah ini. Saya pikir, itu akan menjadi pertandingan yang berbeda,” katanya.
Perjalanan Belum Selesai

Cash menegaskan bahwa perjalanan belum selesai. "Pelatih baru saja berbicara dan mengatakan, ‘Ini baru babak pertama’," katanya.
Dia percaya kekuatan kandang akan jadi senjata utama mereka. “Di kandang, kami sangat kuat. Kami lebih dari mampu mencetak dua atau tiga gol.”
Namun, dia juga menyadari kualitas lawan yang dihadapi. “Kami harus menghormati mereka. Mereka mungkin favorit untuk menjuarai turnamen ini,” tuturnya.
Emery Tetap Tenang, Fokus pada Laga Kandang

Pelatih Aston Villa, Unai Emery, menilai timnya telah menunjukkan kedisiplinan bertahan di Paris. “Kami harus disiplin dalam bertahan, bermain lebih dalam dari biasanya,” ujarnya kepada TNT Sports, dikutip dari UEFA.com.
Dia menyoroti efektivitas tim yang menurun di babak kedua. “Bahkan saat tertinggal 1-2, kami memiliki tiga peluang. Kami harus lebih tajam. Kami mampu melakukannya di babak pertama, tapi tidak di babak kedua.”
Meski kecewa dengan gol terakhir yang bersarang, Emery tetap optimistis. “Gol terakhir harus kami terima. Mentalitas kami tidak banyak berubah – kami harus menang di kandang dan dengan selisih lebih dari satu gol.”
Harapan Terakhir di Villa Park

Aston Villa sadar, mereka bukan favorit di laga ini. Namun, di hadapan pendukung sendiri, segalanya bisa berubah.
Mereka sudah pernah mengejutkan lawan di Villa Park musim ini. Kini, mereka tinggal mengulang semangat dan presisi.
Masih ada 90 menit di Villa Park. Itu adalah harapan terakhir bagi Aston Villa. Mereka tak boleh menyia-nyiakannya.
Sumber: UEFA
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Cuma Bradley Barcola, Liverpool Juga Kejar Winger PSG Ini
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 06:06
LATEST UPDATE
-
Fenomena Unik: 9 Manajer Baru Bersaing di Premier League 2026/2027, 5 Debutan!
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 19:42
-
Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 19:26
-
Yan Diomande Sudah Gabung Kamp RB Leipzig, Transfer ke Real Madrid Belum Rampung
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 18:30
-
Manchester United Buka Peluang Pinjamkan Joshua Zirkzee ke Juventus
Liga Italia 5 Agustus 2026, 17:49
-
Liverpool Berambisi Datangkan 2 Pemain PSG Sekaligus
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 17:35
-
Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
Bola Indonesia 5 Agustus 2026, 17:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16











