
Bola.net - PSG menunjukkan kelasnya di Liga Champions saat menjamu Aston Villa. Bertanding di Parc des Princes, Kamis (10/4), Les Parisiens mengamankan kemenangan 3-1 pada leg pertama perempat final.
Meski sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Morgan Rogers di menit ke-35, PSG bangkit dengan cepat. Gol-gol dari Desire Doue, Khvicha Kvaratskhelia, dan Nuno Mendes membalikkan keadaan dengan elegan.
Dalam laga ini, pasukan Luis Enrique seolah memainkan simfoni dengan presisi. Hasilnya adalah alunan nada indah kemenangan di hadapan publik sendiri.Kemenangan ini menjadi modal berharga jelang leg kedua di Villa Park. PSG tinggal menjaga ritme untuk mengunci tiket ke semifinal.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Benteng Kokoh di Belakang

Gianluigi Donnarumma memang kebobolan, tapi secara keseluruhan tak banyak yang bisa dia lakukan atas gol Rogers. Selebihnya, kiper Italia itu tampil tenang, memberi stabilitas dari belakang.
Achraf Hakimi tampil trengginas di sisi kanan. Efektivitasnya dalam menyerang dan bertahan membuat sayap PSG hidup sepanjang laga.
Duet Willian Pacho dan Beraldo bermain aman dan minim kesalahan. Keduanya menjadi jangkar kokoh yang menjaga ritme dan kedisiplinan pertahanan.
Nuno Mendes: Penebus Dosa di Garis Akhir

Di sisi kiri, Nuno Mendes tampil luar biasa meski sempat bersalah untuk gol Villa. Namun, kontribusinya dalam menyerang dan gol penutup di masa injury time menjadi penebus sempurna.
Keseimbangannya antara bertahan dan menyerang jadi nilai tambah tersendiri. Tak hanya menyisir sisi lapangan, dia juga berani menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Dalam laga krusial seperti ini, satu aksi bisa mengubah narasi, dan Mendes memilih menjadi pahlawan di akhir cerita.
Kendali Permainan di Lini Tengah

Vitinha kembali jadi metronom permainan di lini tengah PSG. Keberadaannya memudahkan transisi antarlini dengan aliran bola yang presisi.
Joao Neves tampil efektif tanpa banyak sorotan. Dia bekerja dalam senyap, menjaga ritme dan meredam serangan balik Villa.
Fabian Ruiz melengkapi trio gelandang PSG dengan penampilan yang solid. Dia membantu menjaga penguasaan bola dan sering memotong alur serangan lawan sebelum berkembang.
Melodi Magis di Barisan Depan

Khvicha Kvaratskhelia seperti bermain dengan irama tersendiri. Golnya tercipta lewat aksi individu ciamik yang menunjukkan kualitas kelas dunia.
Desire Doue tampil sebagai pembeda dan pencetak gol penyama kedudukan. Kepercayaan dirinya makin terlihat dengan dominasi di lini serang.
Ousmane Dembele memang tak seimpresif rekan-rekannya. Namun, satu umpan krusial ke Nuno Mendes cukup untuk memastikan kontribusinya tak hilang dalam kemenangan ini.
Orkestra Ini Belum Tuntas

Papan skor menunjukkan kemenangan 3-1 untuk PSG. Lebih dari itu, dalam kemenangan ini, kita bisa melihat bagaimana setiap lini PSG memainkan perannya. Dari penjaga gawang hingga ujung tombak, semua punya andil.
Luis Enrique tampak berhasil menyatukan potensi menjadi harmoni. Kemenangan ini adalah simfoni yang dimainkan dengan presisi.
Namun, orkestra ini belum tuntas. Masih ada leg kedua di Villa Park. PSG tinggal menjaga tempo, menyempurnakan irama yang sudah tercipta.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona dan PSG Unggul Telak di Leg Pertama
- Man of the Match PSG vs Aston Villa: Khvicha Kvaratskhelia
- Rapor Pemain PSG Saat Tundukkan Aston Villa 3-1: Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia Istimewa
- Jadwal Lengkap Babak 8 Besar Liga Champions 2024/2025
- Beda Nasib Dua Klub Inggris di 8 Besar Liga Champions: Arsenal Fenomenal, Aston Villa Kalah tapi Masih Punya Asa
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 14 Maret 2026 05:28
LATEST UPDATE
-
Otomotif 14 Maret 2026 13:35 -
Liga Italia 14 Maret 2026 12:29 -
Olahraga Lain-Lain 14 Maret 2026 12:11 -
Lain Lain 14 Maret 2026 11:49 -
Liga Inggris 14 Maret 2026 11:40 -
Liga Inggris 14 Maret 2026 11:15
MOST VIEWED
- Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 11-12 Maret 2026
- Daftar Lengkap Tim Lolos 8 Besar Liga Champions 2025/2026
- Misteri Dicadangkannya Vicario Terungkap, Keputusan Tudor Berujung Tangisan dan Petaka
- Siapa Thiago Pitarch? Ini Profil Gelandang 18 Tahun yang Tampil Berani saat Real Madrid Bungkam Manchester City
HIGHLIGHT
- Cristiano Ronaldo Jadi Co-Owner Almeria, Ini 6 Bin...
- Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Di...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529848/original/056324600_1773384684-aktivis_kontras_Andrie_Yunus.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2813835/original/092864400_1558600568-20190523-Pasar-Tanah-Abang-Masih-Ditutup-HERMAN-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516526/original/082099100_1772322543-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530425/original/097253700_1773422790-IMG-20260313-WA0138.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
