UEFA Ganjar 9 Klub European Super League dengan Hukuman Penalti Finansial
Ari Prayoga | 8 Mei 2021 03:30
Bola.net - Badan sepak bola Eropa mengumumkan pemberian sanksi penalti finansial terhadap sembilan klub yang sempat membangkang ikut kompetisi ilegal European Super League.
Seperti diberitakan sebelumnya, 12 klub top Eropa berencana untuk menggelar kompetisi baru bertajuk European Super League. Tak pelak, ide ini pun mendapat tentangan dari berbagai pihak, mulai dari suporter, klub lain, otoritas liga domestik, hingga badan sepak bola Eropa UEFA.
Setelah mendapat protes sana-sini, sembilan klub di antaranya akhirnya memutuskan untuk mundur dari keikutsertaan mereka di Super League. Sementara itu, tiga klub lainnya tetap pada keputusan mereka.
Pernyataan UEFA
Meski membatalkan keikutsertaan mereka, tetapi sembilan klub tersebut - Arsenal, AC Milan, Chelsea, Atletico Madrid, Inter, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham - tetap mendapat sanksi dari UEFA.
Hukuman tersebut berupa potongan lima persen pendapatan yang mereka terima dari UEFA selama satu musim.
"Sembilan klub itu mengakui dan menerima bahwa proyek Liga Super adalah sebuah kesalahan dan meminta maaf kepada fans, asosiasi nasional, liga nasional, sesama klub Eropa dan UEFA," demikian bunyi pernyataan dari UEFA.
"Mereka juga telah mengakui bahwa proyek tersebut tidak akan disahkan berdasarkan Statuta dan Regulasi UEFA."
Kesembilan klub tersebut diharuskan membayar uang senilai 15 juta euro yang takkan masuk kantong UEFA, tetapi akan digunakan untuk kepentingan sepak bola anak-anak, remaja, dan grassroots di Eropa.
Klub-klub tersebut diancam dengan sanksi denda mencapai 100 juta euro jika mereka mencoba tampil di turnamen ilegal seperti European Super League.
Nasib Tiga Klub Lain
Sementara itu, tiga klub lainnya yang bersikukuh melanjutkan proyek European Super League, yakni Real Madrid, Barcelona, dan Juventus bakal mendapat perlakukan berbeda.
UEFA menyatakan bahwa mereka akan mengambil tindakan lebih lanjut terhadap ketiga klub tersebut dan bisa jadi akan memberikan sanksi yang jauh lebih berat.
"Selain itu, dan bergerak maju, UEFA telah memiliki semua hak untuk mengambil tindakan apa pun yang dianggap pantas terhadap klub-klub yang sejauh ini menolak untuk membatalkan apa yang disebut 'Liga Super'.
"Masalah ini akan segera dirujuk ke badan disipliner UEFA yang kompeten."
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









