Wasit Bayern vs PSG Bikin Vincent Kompany Geram: Harusnya Ada Kartu Merah dan Penalti

Ari Prayoga | 7 Mei 2026 13:18
Wasit Bayern vs PSG Bikin Vincent Kompany Geram: Harusnya Ada Kartu Merah dan Penalti
Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany bereaksi atas keputusan wasit Joao Pinheiro pada laga melawan PSG di leg kedua semifinal Liga Champions, 7 Mei 2026. (c) AP Photo/Martin Meissner

Bola.net - Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, meluapkan kekecewaannya usai timnya gagal melangkah ke final Liga Champions. Kompany menilai sejumlah keputusan wasit dalam duel melawan Paris Saint-Germain sangat merugikan Die Roten.

Bermain di Allianz Arena pada Kamis (7/5/2026) dini hari WIB, Bayern harus puas bermain imbang 1-1 pada leg kedua semifinal Liga Champions. Hasil itu membuat raksasa Jerman tersingkir dari kompetisi elite Eropa setelah kalah agregat dari PSG.

Advertisement

PSG tampil agresif sejak awal pertandingan dan langsung mengejutkan publik tuan rumah lewat gol cepat Ousmane Dembele. Gol tersebut berawal dari skema serangan balik cepat yang dipimpin Khvicha Kvaratskhelia.

Kvaratskhelia berhasil menusuk sisi pertahanan Bayern sebelum mengirimkan umpan matang yang diselesaikan sempurna oleh Dembele. Gol itu membuat Bayern berada dalam tekanan besar untuk mengejar ketertinggalan.

Sepanjang pertandingan, Bayern mencoba mengambil alih kendali permainan. Namun rapatnya lini belakang PSG membuat berbagai peluang yang dibangun tuan rumah gagal berbuah gol.

Tim asuhan Kompany baru mampu menyamakan skor pada masa injury time babak kedua. Penyerang andalan mereka, Harry Kane, mencetak gol lewat sepakan kaki kiri pada menit ke-90+4.

Meski berhasil menyamakan kedudukan, gol Kane tidak cukup menyelamatkan Bayern dari kegagalan mencapai partai final.

1 dari 4 halaman

Kompany Soroti Dua Keputusan Kontroversial

Kompany Soroti Dua Keputusan Kontroversial

Pemain Bayern Munchen memprotes keputusan wasit Joao Pinheiro pada leg kedua semifinal Liga Champions, 7 Mei 2026 melawan PSG. (c) AP Photo/Martin Meissner

Selepas laga, Kompany secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit Joao Pinheiro. Menurutnya, Bayern seharusnya mendapatkan keuntungan dari dua insiden penting di babak pertama.

“Kami lebih baik di beberapa momen, dan di momen lain mereka lebih baik. Kami berada di level yang sama. Kualitas pemain menentukan pertandingan seperti ini, tetapi keputusan juga berpengaruh,” ujar Kompany seperti dikutip dari Bulinews.

“Tidak ada keputusan yang menguntungkan kami. Saya melihat kartu merah dan penalti malam ini, tetapi wasit tidak melihatnya,” lanjut mantan kapten Manchester City tersebut.

2 dari 4 halaman

Kontroversi Bayern vs PSG

Kontroversi Bayern vs PSG

Reaksi pemain Bayern Munchen setelah wasit Joao Pinheiro tak memberikan penalti saat Joao Neves dianggap handball di kotak penalti pada leg kedua semifinal Liga Champions, 7 Mei 2026. (c) AP Photo/Martin Meissner

Insiden pertama terjadi pada menit ke-29 saat bek PSG, Nuno Mendes, dianggap menyentuh bola dengan tangan ketika mencoba menghentikan pergerakan Konrad Laimer.

Dalam situasi itu, Laimer mengangkat bola yang kemudian mengenai lengan kiri Mendes. Namun wasit justru menilai Laimer lebih dahulu melakukan handball sehingga PSG terhindar dari hukuman.

Keputusan tersebut memicu protes kubu Bayern. Pasalnya, Mendes sebelumnya sudah menerima kartu kuning pada menit keenam. Jika pelanggaran dinyatakan untuk Bayern, PSG berpotensi kehilangan satu pemain akibat kartu merah.

Kontroversi lain terjadi dua menit berselang. Bola hasil sapuan Vitinha terlihat mengenai tangan kiri Joao Neves di kotak penalti PSG.

3 dari 4 halaman

Kompany Sampai Terheran-heran

Kompany Sampai Terheran-heran

Wasit Joao Pinheiro mendapatkan protes keras dari pemain Bayern Munchen di laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan PSG, 7 Mei 2026. (c) AP Photo/Martin Meissner

Namun lagi-lagi wasit tidak menunjuk titik putih. Kompany pun mempertanyakan keputusan tersebut.

“Saya tahu aturannya dan bola berasal dari rekan setim sendiri, tetapi ayolah, dari jarak 10 meter dengan tangan berada di atas kepala?” kata Kompany.

Kegagalan ini membuat Bayern kembali harus mengubur mimpi meraih trofi Liga Champions musim ini, sementara PSG sukses menjaga asa untuk meraih gelar Eropa kedua mereka.

LATEST UPDATE