10 Kuda Hitam Liga Champions yang Bisa Bikin Kejutan Besar
Aga Deta | 16 September 2025 18:35
Bola.net - Kompetisi Liga Champions musim ini kembali menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola. Format baru yang diterapkan membuat atmosfer lebih menegangkan.
Pengalaman musim lalu membuktikan bahwa posisi di fase awal bukan jaminan. Bahkan sang juara bisa memulai dengan catatan yang tidak meyakinkan.
Hal tersebut menegaskan bahwa perjalanan panjang di Liga Champions penuh dinamika. Setiap pekan bisa menghadirkan cerita yang berbeda.
Kesenjangan dana antar klub besar dan kecil memang semakin terasa. Namun sejarah menunjukkan, kejutan tetap punya ruang untuk terjadi.
Karenanya, daftar 10 kuda hitam pun muncul sebagai sorotan. Mereka dianggap punya peluang nyata untuk melangkah lebih jauh di kompetisi elit ini.
1. Napoli

Napoli siap bersaing lagi di Liga Champions setelah sempat absen setahun. Status juara Serie A membuat mereka dianggap salah satu tim yang patut diwaspadai.
Antonio Conte kini memimpin proyek besar di Naples. Ia punya reputasi jitu dalam mengubah pemain yang diremehkan menjadi sosok berkelas dunia.
Transfer Rasmus Hojlund dan Kevin De Bruyne semakin memperkuat tim. Pertandingan perdana melawan Manchester City di Etihad diprediksi penuh drama untuk De Bruyne.
2. Tottenham

Tottenham mencatat sejarah dengan menjuarai kompetisi Eropa musim lalu, gelar pertama mereka setelah empat dekade lebih. Meski begitu, di panggung Liga Champions, catatan Spurs masih tergolong minim prestasi.
Mereka hanya tujuh kali tampil di turnamen tersebut dan prestasi tertinggi adalah runner-up pada 2019. Banyak yang masih meragukan kekuatan skuad saat harus berhadapan dengan lawan-lawan elite Eropa.
Thomas Frank, pelatih anyar Spurs, belum pernah mencicipi atmosfer Liga Champions sebelumnya. Namun bila ia bisa menyatukan tim, Tottenham punya materi pemain yang sanggup bersaing hingga babak akhir.
3. Athletic Bilbao

Bursa transfer musim panas memberi kabar baik bagi Athletic Bilbao. Klub Basque itu tidak kehilangan Nico Williams yang jadi incaran Barcelona.
Nico justru memilih meneken kontrak baru berdurasi panjang. Langkah ini memberi suntikan motivasi besar bagi tim dalam persaingan di semua kompetisi.
Ernesto Valverde kini bisa mengandalkan kombinasi Nico dan Inaki Williams untuk lini serang. Kehadiran Aymeric Laporte juga diyakini akan membuat pertahanan Bilbao lebih solid.
4. Atalanta

Musim ini, Atalanta memulai langkah baru tanpa Mateo Retegui yang sudah resmi pindah ke Arab Saudi. Padahal, Retegui jadi mesin gol utama dengan 25 torehan di Serie A musim lalu.
Untuk menutup lubang tersebut, Atalanta mendatangkan Niklo Krstovic dari Lecce. Harapannya, striker muda ini mampu cepat beradaptasi dengan gaya bermain Gian Piero Gasperini.
Perjalanan mereka dimulai melawan PSG di laga pembuka. Meski berat, undian berikutnya cukup bersahabat sehingga peluang lolos ke babak playoff tetap terbuka lebar.
5. Villarreal

Villarreal langsung memberi kejutan besar saat kembali ke Liga Champions. Mereka berhasil menundukkan Barcelona 3-2 di Camp Nou, hasil yang membuat tim ini semakin percaya diri.
Dua nama yang patut diperhatikan adalah Nicolas Pepe dan Ayoze Perez. Kombinasi keduanya menambah daya serang tim yang mencetak 71 gol di kompetisi domestik musim lalu.
Rekor Eropa mereka belum sampai juara, tetapi semifinal 2022 jadi bukti kualitas tim. Musim ini, start impresif dengan delapan gol dan hanya sekali kebobolan membuat Villarreal layak diwaspadai.
6. Newcastle

Kemenangan 4-1 atas PSG di St James’ Park pada 2023 sempat membangkitkan optimisme fans Newcastle. Banyak yang mengira momen itu jadi titik awal kebangkitan klub di pentas Eropa.
Sayangnya, performa mereka justru anjlok dengan hanya meraih satu kemenangan di fase grup. Newcastle pun harus angkat koper lebih awal dari Liga Champions musim itu.
Tantangan besar kembali menanti Eddie Howe dalam menyeimbangkan jadwal padat. Meski ditinggal Alexander Isak, kehadiran Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, dan Nick Woltemade membuat Newcastle tetap berpotensi memberi kejutan, terutama dengan Barcelona sebagai lawan perdana di St James’ Park.
7. AS Monaco

AS Monaco tengah membangun ulang reputasinya setelah sempat membuat heboh Eropa pada era Kylian Mbappe muda. Klub asal Prancis itu kini kembali diperhitungkan di level tertinggi.
Secara domestik, Monaco rutin menempati posisi empat besar, meski belum cukup untuk benar-benar mengganggu kandidat juara. Meski begitu, performa stabil mereka tetap patut dipuji.
Beberapa nama penting seperti Mika Biereth, Denis Zakaria, dan Lamine Camara menjadi andalan tim. Dengan arahan Adi Hutter sejak 2023, Monaco berpotensi besar memberi perlawanan sengit di kompetisi Eropa.
8. Club Brugge

Rangers jadi saksi betapa kuatnya Club Brugge setelah kalah telak 9-1 di babak playoff. Klub asal Belgia itu juga menunjukkan variasi serangan dengan lima pencetak gol berbeda saat menang 6-0.
Alih-alih jor-joran belanja, Brugge memilih fokus pada regenerasi skuad. Empat pemain muda berusia 21 tahun atau lebih sudah masuk tim untuk menatap masa depan.
Di liga domestik, konsistensi Brugge terlihat dengan seringnya mereka finis di posisi empat besar. Sedangkan di kompetisi Eropa, langkah mereka terhenti di perempat final 2025 oleh Aston Villa.
9. Galatasaray

Galatasaray jarang memiliki penyerang kelas dunia, namun kedatangan Victor Osimhen mengubah peta kekuatan. Sang bomber Nigeria jatuh hati pada klub dan ditebus permanen dengan harga 75 juta euro.
Osimhen kini dipandang sebagai kunci peluang Galatasaray untuk melangkah lebih jauh. Meski demikian, tradisi mereka di Liga Champions memang belum sebesar klub elite Eropa.
Sejauh ini pencapaian terbaik Galatasaray hanya semifinal pada tahun 1989 di era European Cup. Namun kehadiran Osimhen membuat klub seperti Liverpool dan Manchester City wajib waspada bila bertemu mereka.
10. PSV

PSV Eindhoven muncul sebagai wakil Belanda paling meyakinkan untuk bersaing di Eropa. Musim lalu mereka berhasil mengungguli Ajax dalam perebutan gelar juara domestik.
Kekuatan utama tim ada di sektor tengah lewat duet Jerdy Schouten dan Joey Veerman. Selain itu, sosok Ivan Perisic masih jadi andalan walau usianya sudah menyentuh 36 tahun.
Perisic membuka musim dengan catatan impresif, mencetak satu gol dan memberikan tiga assist. PSV pun meraih tiga kemenangan dari empat laga awal liga, meski di kompetisi Eropa musim lalu langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Arsenal dengan agregat 9-3.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
- 5 Pemain Muda yang Bisa Jadi Kejutan di Liga Champions Musim Ini
- Melihat Besaran Gaji Cristiano Ronaldo dari Masa ke Masa
- 10 Transfer Chelsea Era Roman Abramovich yang Bikin Klub dan Fans Menangis
- Chelsea Era Roman Abramovich: 5 Transfer Paling Mahal dan Nasib Mereka Kini
- 6 Pemain Top yang Gabung Klub Liga Arab Saudi Musim Panas Ini, Ada Joao Felix dan Theo Hernandez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Februari 2026
Liga Eropa Lain 8 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
-
Hasil Genoa vs Napoli: Hojlund Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis 10 Pemain Partenopei
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:24
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Valencia vs Real Madrid: Live Streaming La Liga di Vidio
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 20:47
-
Gokil! Bintang NBA Kucurkan Uang untuk Jadi Jajaran Pemilik Chelsea
Liga Inggris 8 Februari 2026, 20:29
-
Proliga 2026: Jalan Bandung BJB Tandamata Makin Berat, Empat Laga Jadi Penentuan Final Four
Voli 8 Februari 2026, 20:27
-
Livin Mandiri Tampil Ganas, Paksa Gresik Phonska Plus Telan Kekalahan Kedua di GOR Ken Arok
Voli 8 Februari 2026, 20:25
-
Tempat Menonton Juventus vs Lazio: Live Streaming Serie A di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 20:17
-
Tempat Menonton Sassuolo vs Inter: Live Streaming Serie A di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 20:01
-
Live Streaming Valencia vs Real Madrid - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Lazio - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 19:45
-
Melihat Kobbie Mainoo Bersinar, Jadi Ruben Amorim Keliru?
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:44
-
Arteta Tegaskan Jarak 9 Poin Tak Berarti Apa-Apa bagi Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:31
-
4 Laga, 4 Kemenangan: Awal Sempurna Liam Rosenior Bersama Chelsea
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:14
-
Tempat Menonton Liverpool vs Man City: Premier League Live Streaming di Vidio
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:04
-
Tempat Menonton Live Streaming Persija vs Arema BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 8 Februari 2026, 18:38
-
Agen Bruno Beraksi: Terang-terangan Lempar Pujian untuk Cole Palmer
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:31
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42
