10 Pelatih yang Menangani Bekas Klubnya
Aga Deta | 9 April 2021 14:33
Bola.net - Tren pelatih menangani mantan klubnya sudah berlangsung cukup lama. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mampu menemukan kesuksesan saat melatih bekas klubnya.
Salah satu pelatih yang sangat sukses ketika melatih mantan timnya adalah Josep Guardiola. Dia meraih kesuksesan besar bersama Barcelona.
Guardiola merupakan mantan gelandang Barcelona. Setelah pensiun sebagai pemain, Guardiola kemudian menjadi pelatih Blaugrana pada periode 2008-2012.
Di bawah asuhan Guardiola, Barcelona mampu meraih kesuksesan berupa 14 trofi. Itu termasuk sextuple atau enam trofi sepanjang tahun 2009.
Guardiola saat ini berada di Manchester City. Namun, fenomena pelatih menangani mantan timnya masih terus berlanjut hingga saat ini.
Berikut ini 10 nama yang duduk di kursi kepelatihan mantan timnya.
Zinedine Zidane

Zinedine Zidane mempunyai karier yang sukses saat bermain di Real Madrid. Ia berhasil memenangkan gelar Liga Champions pada 2002.
Kesuksesan itu tetap berlanjut setelah Zidane menjadi pelatih Los Blancos. Pria asal Prancis itu mampu mempersembahkan tiga gelar Liga Champions.
Zidane sendiri diangkat menjadi pelatih Real Madrid pada Januari 2016. Ia sempat meninggalkan klub pada 2018 sebelum akhirnya kembali ke Santiago Bernabeu.
Ronald Koeman

Ronald Koeman kembali ke Barcelona pada awal musim ini. Pria asal Belanda itu dtunjuk sebagai pelatih anyar menggantikan Quique Setien yang dipecat.
Di tangan Koeman, Barcelona bisa dibilang terlambat panas. Mereka sempat terseok-seok di awal musim, namun belakangan mulai menunjukkan performa yang stabil.
Koeman sendiri merupakan mantan pemain Barcelona pada medio 1989-1995. Sebagai bek, dia cukup produktif dengan catatan 86 gol dari 262 laga di semua kompetisi.
Diego Simeone

Diego Simeone bermain untuk Atletico Madrid dalam dua periode yang berbeda. Ia memperkuat Los Rojiblancos pada medio 1994–1997 dan 2003–2005 sebelum mengakhiri kariernya di Racing Club.
Setelah beralih menjadi pelatih, Simeone kembali ke Atletico pada tahun 2011. Pria asal Argentina itu mampu mengantarkan klub meraih kesuksesan.
Sejauh ini, Simeone sudah mempersembahkan tujuh gelar juara. Itu termasuk satu gelar La Liga dan juga dua trofi Liga Europa.
Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer diangkat menjadi manajer Manchester pada tahun 2018. Dia kembali ke Old Trafford untuk menggantikan Jose Mourinho yang dipecat.
Di bawah asuhan Solskjaer, Setan Merah masih belum meraih gelar juara. Namun, Solskjaer kini sudah membawa MU ke peringkat kedua di Premier League dan perempat final Liga Europa pada musim ini.
Solskjaer dulunya dikenal sebagai salah satu striker Mancheser United pada era kepemimpinan Sir Alex Ferguson. Dia mencetak 126 gol dari 365 pertandingan bersama Setan Merah.
Hans-Dieter Flick

Hans-Dieter Flick merupakan mantan gelandang Bayern Munchen pada periode 1985-1990. Dia menjadi asisten pelatih di Bayern sebelum menggantikan menggantikan Niko Kovac pada November 2019.
Flick langsung meraih kesuksesan besar di musim debutnya menangani Bayern. Dia mampu meraih treble winners dengan merengkuh Bundesliga, DFB Pokal dan Liga Champions.
Pelatih berusia 56 tahun itu masih bisa menambah koleksi gelarnya pada akhir musim nanti. Pasalnya, performa Die Roten masih cukup perkasa sejauh ini.
Mikel Arteta

Setelah menjadi asisten Josep Guardiola di Manchester City, Mikel Arteta menerima tawaran untuk melatih Arsenal. Dia kembali ke mantan klubnya tersebut pada Desember 2019.
Belum lama melatih Arsenal, Arteta berhasil mempersembahkan trofi FA Cup. Setelah itu, The Gunners dibawanya merengkuh Community Shield setelah mengalahkan Liverpool.
Arteta sendiri bermain untuk Arsenal pada periode 2011-2016. Mantan gelandang The Gunners itu juga pernah menjabat sebagai kapten selama membela klub London tersebut.
Simone Inzaghi

Simone Inzaghi menghabiskan sebagian besar waktu bermainnya di Lazio. Ia pernah memenangkan gelar Serie A, Coppa Italia Supercoppa Italiana dan UEFA Super Cup bersama Biancoceleste.
Inzaghi mulai menjadi pelatih sejak tahun 2010, bersama tim junior Lazio. Ia akhirnya dipercaya untuk melatih tim senior enam tahun kemudian.
Selama menukangi Lazio, Inzaghi sukses meraih itu trofi. Tiga trofi tersebut adalah satu Coppa Italia dan dua Supercoppa Italiana.
Xavi Hernandez

Xavi Hernandez mengakhiri karier bermainnya di Al-Saad. Pria asal Spanyol itu kemudian dipercaya untuk menangani klub Qatar tersebut pada 2019.
Sejauh ini kiprah Xavi di dunia kepelatihan bisa dibilang cukup sukses. Ia berhasil mengantarkan klubnya meraih lima trofi.
Xavi belakangan ini dikaitkan dengan Barcelona. Bukan tidak mungkin mantan gelandang Blaugrana itu akan kembali ke Camp Nou dalam waktu dekat ini.
Andrea Pirlo

Andrea Pirlo awalnya disiapkan untuk menjadi pelatih tim U-23 Juventus. Namun, pada kenyataannya Pirlo malah diangkat sebagai pelatih tim utama untuk menggantikan Maurizio Sarri.
Di tangan Pirlo, penampilan Juventus terlihat tidak konsisten. Mereka sudah tersingkir dari Liga Champions dan tertinggal dalam perebutan gelar Serie A.
Meski begitu, mantan gelandang Juventus itu masih berpeluang memenangkan gelar pada akhir musim. Pasalnya, Juventus sudah masuk final Coppa Italia dan akan menghadapi Atalanta.
Mauricio Pochettino

Setelah cukup lama menganggur, Mauricio Pochettino akhirnya ditunjuk sebagai pelatih PSG. Ia mengambil alih klub Prancis itu dari tangan Thomas Tuchel pada Januari 2021.
Mantan pelatih Tottenham itu sejatinya bukan sosok yang asing bagi PSG. Saat masih aktif bermain, Pochettino sempat membela klub raksasa Liga Prancis itu.
Pochettino bermain untuk PSG pada periode 2001-2003. Mantan bek timnas Argentina itu tampil sebanyak 95 kali dan mencetak enam gol di sana.
Sumber: berbagai sumber
Baca Juga:
- 10 Pemain yang Ditendang Antonio Conte dari Inter Milan, Apa Kabar Mereka Sekarang?
- 6 Negara Pemasok Pemain Asing Terbanyak di Real Madrid
- Ronaldinho & Rekrutan Barcelona Pada Musim Panas 2003, Siapa Saja yang Sukses?
- 5 Pemain Chelsea dengan Gaji Terendah
- Termasuk Solskjaer, Ini 5 Pelatih yang Langsung Juara di Musim Debut
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Digosipkan Bakal Angkut Vinicius Junior, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 10 Januari 2026, 11:15
-
Kabar Terbaru Calon Caretaker Baru MU: Jadinya Ole apa Carrick nih?
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:30
-
Arsenal Intip Peluang Bajak Arda Guler dari Real Madrid
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:15
LATEST UPDATE
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
-
Chelsea Digosipkan Bakal Angkut Vinicius Junior, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 10 Januari 2026, 11:15
-
Kabar Terbaru Calon Caretaker Baru MU: Jadinya Ole apa Carrick nih?
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:30
-
Arsenal Intip Peluang Bajak Arda Guler dari Real Madrid
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





