3 Pemain Terbaik Dunia Versi Luka Modric: Lamine Yamal Masuk, Kylian Mbappe Tak Ada
Aga Deta | 18 Desember 2025 20:54
Bola.net - Luka Modric membuat pilihan yang cukup mengejutkan dalam daftar pemain terbaik dunia versinya. Tidak satu pun pemain Real Madrid masuk dalam tiga besar pilihannya.
Sebagai kapten Kroasia, Modric memiliki hak suara dalam ajang Best FIFA Football Awards. Setelah tak lagi berada di Bernabeu, kebebasannya dalam menentukan pilihan terlihat lebih jelas.
Gelandang yang kini memperkuat AC Milan itu menilai performa individu sepanjang tahun dengan sudut pandang yang berbeda. Ia tidak sepenuhnya terpaku pada popularitas atau status klub.
Pilihan Modric juga memperlihatkan apresiasi besar terhadap pemain muda dan peran gelandang modern. Faktor kontribusi kolektif dan konsistensi menjadi pertimbangan utama.
Berikut tiga pemain yang dipilih Luka Modric pada ajang Best FIFA Football Awards.
3. Lamine Yamal
Pilihan Modric terhadap Lamine Yamal cukup mengejutkan banyak pihak. Jika masih di Madrid, hampir mustahil ia memilih pemain Barcelona.
Yamal dipilih setelah menjalani musim yang luar biasa bersama Barcelona. Wonderkid Spanyol itu tampil konsisten di level tertinggi sepanjang musim.
Pada musim 2024/2025, Yamal mencetak 21 gol dan 22 assist. Ia turut mengantar Barcelona meraih La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
2. Ousmane Dembele
Ousmane Dembele menempati posisi kedua dalam daftar Modric. Padahal, Dembele merupakan peraih Ballon d'Or dan gelar Best FIFA tahun tersebut.
Modric menilai Dembele tampil sangat menentukan bersama Paris Saint-Germain. Gol-golnya menjadi faktor penting dalam keberhasilan PSG menjuarai Liga Champions.
Sepanjang tahun, Dembele mencetak 35 gol termasuk delapan di Liga Champions. Ia juga membuka musim berikutnya dengan torehan tiga gol dan tiga assist.
1. Vitinha
Vitinha menjadi pilihan utama Modric sebagai pemain terbaik dunia. Keputusan ini menegaskan kuatnya solidaritas antargelandang.
Meski Dembele banyak mencuri perhatian, Vitinha berperan besar sebagai pengatur tempo permainan PSG. Ia mendapat pujian luas dari pelatih dan sesama pemain.
Perannya konsisten sepanjang musim dan dianggap krusial dalam keseimbangan tim. Meski hanya finis di posisi ketujuh voting FIFA, Modric menilai Vitinha paling layak berada di puncak.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arahan Spalletti untuk Thuram: Bergerak, Antisipasi, dan Percaya Diri
Liga Italia 11 Februari 2026, 15:35
-
Magis Cesc Fabregas! Como Singkirkan Napoli, Ternyata Ini Mantra Ajaibnya
Liga Italia 11 Februari 2026, 15:00
-
Kenan Yildiz Bisa Menjadi Salah Satu Pemain Paling Dikenang dalam Sejarah Juventus
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:41
LATEST UPDATE
-
Alvaro Morata dan Alice Campello Resmi Bercerai, Bukan Karena Orang Ketiga
Bolatainment 11 Februari 2026, 16:53
-
Roberto De Zerbi Resmi Berpisah dengan Marseille
Liga Eropa Lain 11 Februari 2026, 16:15
-
Chelsea Bakal Tikung MU untuk Gelandang Top Premier League Ini
Liga Inggris 11 Februari 2026, 16:04
-
16 Besar ACL 2: Link Live Streaming Ratchaburi vs Persib Bandung
Asia 11 Februari 2026, 15:59
-
Terungkap! Pesan Singkat Karim Benzema Disebut Picu Aksi Mogok Cristiano Ronaldo di Al Nassr
Asia 11 Februari 2026, 15:52
-
Bobol Gawang West Ham, Bukti Benjamin Sesko Punya Naluri Predator
Liga Inggris 11 Februari 2026, 15:51
-
Arahan Spalletti untuk Thuram: Bergerak, Antisipasi, dan Percaya Diri
Liga Italia 11 Februari 2026, 15:35
-
Magis Cesc Fabregas! Como Singkirkan Napoli, Ternyata Ini Mantra Ajaibnya
Liga Italia 11 Februari 2026, 15:00
-
Kenan Yildiz Bisa Menjadi Salah Satu Pemain Paling Dikenang dalam Sejarah Juventus
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:41
-
Dusan Vlahovic, Kepingan yang Hilang di Lini Serang Juventus
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:32
LATEST EDITORIAL
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49






