3 Peraih Golden Boy yang Gagal Bersinar
Aga Deta | 29 November 2019 13:37
Bola.net - Bintang muda Atletico Madrid Joao Felix baru saja memenangkan penghargaan Golden Boy 2019. Ia berhasil mengalahkan pesaingnya Jadon Sancho dan Kai Havertz.
Dengan demikian, Felix jadi pemain kedua Portugal yang mendapatkan penghargaan tersebut. Sebelumnya ada Renato Sanchez yang menyabetnya pada 2016.
Pada pemungutan suara, Felix unggul telak dengan mengumpulkan 332 poin. Sementara itu, Jadon Sancho dari Borussia Dortmund meraih 175 poin, dan Kai Havertz dari Bayer Leverkusen yang ada di posisi ketiga mendapat 75 poin.
Pemain berusia 20 tahun itu mencetak 18 gol untuk Benfica pada musim lalu. Ia kemudian pindah ke Atletico dengan nilai rekor transfer mencapai 126 juta euro di musim panas.
Dengan meraih Golden Boy 2019, Felix diharapkan bisa mencapai kesuksesan di masa mendatang. Harapannya, ia bisa sesukses Lionel Messi, Wayne Rooney, Sergio Aguero dan Cesc Fabregas yang juga meraih penghargaan tersebut pada awal kariernya.
Namun, tidak semua peraih penghargaan Golden Boy bisa berkembang menjadi pemain top. Bahkan, tidak sedikit pula yang kariernya kemudian justru meredup.
Berikut ini tiga pemenang Golden Boy yang gagal memenuhi harapan seperti dilansir Sportskeeda.
Mario Balotelli

Balotelli menjadi pemain Italia pertama yang meraih penghargaan Golden Boy. Ia meraihnya pada tahun 2010 saat bermain untuk Manchester City.
Pemain berusia 29 tahun itu juga pernah memperkuat sejumlah klub besar seperti Inter Milan, City AC Milan dan Liverpool. Sayangnya, karier Balotelli tidak begitu sukses karena perilakunya.
Balotelli kerap melakukan hal-hal yang cenderung negatif sehingga mempengaruhi penampilannya diatas lapangan. Kini, Balotelli sudah kembali ke Italia dengan bermain untuk klub promosi Brescia.
Alexandre Pato

Pato mencuri perhatian saat bermain untuk AC Milan. Hal itulah yang membuat bomber Brasil tersebut meraih penghargaan Golden Boy pada tahun 2009.
Sayangnya, karier Pato pada akhirnya dirusak cedera. Ia sering menghabiskan waktunya di ruang perawatan karena cedera sehingga mempengaruhi penampilannya.
Selain Milan, Pato pernah memperkuat sejumlah klub seperti Corinthians, Villarreal, Chelsea dan juga klub China Tianjin Tianhai. Pato sekarang sudah kembali ke Brasil dengan memperkuat Sao Paolo.
Anderson

Anderson tampil mengesankan saat memperkuat Porto. Hal itu membuat Manchester United kepincut untuk membawanya ke Old Trafford.
Pemain Brasil itu akhirnya ditebus Setan Merah dengan biaya 30 juta euro. Biaya sebesar itu membuat Anderson muda menjadi remaja termahal di dunia.
Namun, cedera dan penampilan buruk membuat kariernya meredup. Setelah bermain di United, peraih Golden Boy 2008 itu sempat memperkuat Fiorentina, Internacional, Coritiba sebelum berlabuh di Turki bersama Adama Demirspor.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Ceko 2026 di Vidio, 15-17 Mei 2026
Otomotif 15 Mei 2026, 08:16
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Catalunya 2026 di Vidio, 15-17 Mei 2026
Otomotif 15 Mei 2026, 08:16
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 15 Mei 2026, 08:16
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 15 Mei 2026, 08:16
-
Lagi, Nama Erling Haland Disebut-sebut di Real Madrid
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 05:30
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Oviedo: Brahim Diaz
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24













