4 Alasan Barcelona Tak Akan Juara Liga Champions Musim Ini
Aga Deta | 13 September 2019 13:54
Bola.net - Barcelona sekarang terlihat kesulitan untuk kembali menjuarai Liga Champions. Padahal mereka sudah berusaha keras untuk m
Tim Catalan terakhir kali meraih trofi Liga Champions pada tahun 2015. Sejak itu, mereka tidak pernah bisa mengangkatnya lagi.
Barcelona tersingkir dari kompetisi Eropa dengan cara yang memalukan dalam dua musim terakhir. Setelah unggul besar di leg pertama, Barca justru keok pada leg kedua dari AS Roma dan Liverpool.
Jawara La Liga tersebut kembali melakukan belanja besar pada bursa transfer musim panas. Mereka mengeluarkan uang untuk merekrut pemain-pemain seperti Antoine Griezmann, Frenkie de Jong, Hiroki Abe, Neto dan Junior Firpo.
Dengan kehadiran pemain baru, Barcelona tentunya ingin kembali bersaing di Liga Champions. Namun, mereka diyakini masih belum bisa berbuat banyak di kompetisi Eropa.
Berikut ini empat alasan mengapa Barcelona tidak akan menjuarai Liga Champions musim ini seperti dilansir Sportskeeda.
Ernesto Valverde

Kenapa Valverde masih bertugas di Camp Nou? Itulah pertanyaan sebagian besar penggemar Barcelona dan sudah jelas sang juru taktik masih mendapat dukungan dari dewan.
Sudah dua tahun Barcelona gagal berprestasi Eropa di bawah asuhan mantan manajer Bilbao itu. Valverde tidak bisa berbuat banyak saat timnya dihajar Roma dua tahun lalu. Hal yang sama terulang musim lalu setelah Liverpool menggagalkan Blaugrana masuk ke final.
Gaya permainan pragmatis pelatih Spanyol itu merugikan Barca. Valverde tidak pernah sukses di Liga Champions. Sudah jelas dia tidak memiliki sistem dan pengalaman yang tepat untuk meraih kesuksesa di Eropa. Karenanya, sangat sulit membayangkan Barca memenangkan Liga Champions di bawah arahannya.
Ketergantungan Pada Lionel Messi

Kehadiran Lionel Messi tidak diragukan lagi merupakan berkah yang luar biasa buat tim mana pun. Barcelona sangat beruntung memiliki Messi di timnya.
Namun, masalah muncul setelah Barcelona terlalu mengandalkan kecemerlangan Messi. La Liga baru berjalan tiga pertandingan dan Barcelona terlihat kesulitan tanpa kehadiran Messi. Setelah Messi mengalami cedera, pasukan Ernesto Valverde hanya meraih satu kemenangan dari tiga pertandingan sejauh ini. Mereka hanya mengumpulkan empat poin dan duduk di posisi kedelapan di klasemen La Liga.
Liga Champions jauh lebih sulit daripada La Liga. Sudah jelas bahwa Barca akan kesulitan tanpa kehadiran kapten mereka. Jika Messi mengalami cedera selama fase sistem gugur atau pertandingan penting, Barcelona bisa melupakan untuk mengangkat Liga Champions.
Pertahanan Rapuh

Kesulitan Barcelona di Liga Champions selama beberapa tahun terakhir dikarenkan banyaknya gol yang masuk ke gawang mereka. Sejak menjadi juara pada tahun 2015, Blaugrana pertahanan mereka menjadi sorotan.
Pada musim 2015/16, tim Catalan dibantai 4-0 oleh PSG. Namun, pada akhirnya mereka berhasil menyingkirkan raksasa Prancis itu dengan comeback yang luar biasa.
Mereka juga pernah dipermalukan Roma yang membalikkan kekalahan 4-1 untuk mengalahkan Blaugrana dengan kemenangan 3-0 di Italia. Sementara itu, kekalahan 4-0 atas Liverpool pada musim lalu masih segar dalam ingatan. Barca tidak bisa memenangkan Liga Champions jika mereka masih terus kebobolan banyak gol.
Kebangkitan Klub Premier League

Salah satu alasan mengapa Liga Champions lebih unggul dari kompetisi antar klub lainnya adalah level kompetisi yang meningkat setiap tahun. Karena itu, Barcelona bisa kembali gagal di Eropa lagi sebagai akibat dari meningkatnya intensitas klub-klub Premier League.
Tim-tim Spanyol mendominasi Liga Champions antara 2014 dan 2018. Musim lalu, klub Premier League mengambil alih. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, empat tim dari divisi domestik yang sama berhasil lolos ke final dalam dua turnamen Eropa. Liverpool dan Tottenham berhadapan langsung di Liga Champions, sementara Chelsea dan Arsenal bertempur di Liga Europa.
Tim-tim Premier League tidak melambat. Mereka meningkatkan kekuatannya setiap musim. Bahkan, kebangkitan klub-klub Inggris mengirimkan pesan ancaman kepada tim-tim di Eropa lainnya- termasuk Barcelona. Tim-tim seperti Juventus, Bayern Munchen, dan PSG juga akan habis-habisan untuk menjuarai Liga Champions musim ini setelah menghabiskan banyak uang di musim panas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









