4 Alasan Real Madrid Pantas Juara Liga Champions
Aga Deta | 25 Mei 2018 13:17
Bola.net - Bola.net - Real Madrid menjalani musim liga yang mengecewakan di Spanyol. Namun, kebangkitan performa mereka pada awal 2018 memberikan keajaiban. Mereka mencapai final Liga Champions keempat dalam lima tahun.
Namun, raksasa Spanyol itu mendapat kritik karena tidak cukup pantas untuk mencapai final. Fans rival di seluruh dunia mencap mereka beruntung karena bisa melangkah sejauh ini di Liga Champions.
Kini Los Blancos akan berhadapan dengan Liverpool untuk mencoba mengangkat trofi Liga Champions ketiga secara beruntun. Laga ini akan digelar di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev pada Minggu (27/05) dini hari WIB.
Berikut ini empat alasan mengapa Madrid pantas juara seperti dilansir Sportskeeda.
UCL Terberat Real Madrid

UCL Terberat Real Madrid
Dibandingkan dengan musim juara sebelumnya, ini bisa dibilang adalah musim Liga Champions tersulit Los Blancos sampai sekarang.Sebagai permulaan, Real Madrid lolos ke babak 16 besar setelah menempati posisi kedua dalam 'Grup Neraka' setelah menghadapi tim seperti Borussia Dortmund dan Tottenham.
Di babak 16 besar, Real menghadapi PSG yang punya trio penyerang terbaik di dunia. Terlepas dari pertahanan mereka yang lemah, mereka berhasil membungkam Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani dan memaksa mereka keluar dari kompetisi dengan skor agregat 5-2.
Selanjutnya, mereka mengalahkan juara Italia Juventus 3-0 di Turin. Jangan salah, Bianconeri kebobolan tiga gol dalam lima pertandingan kandang terakhir mereka sebelum menghadapi Madrid sehingga menunjukkan pertahanan pertahanan kuat mereka. Namun, Real menang dengan skor 4-3.
Di semifinal, mereka mendapat tantangan dari Bayern Munchen. Tim asuhan Zidane kalah dominan dalam dua leg, namun mereka berhasil menang dengan skor agregat 4-3.
Jika teliti, Anda akan menyadari bahwa Real Madrid telah mengalahkan juara liga dari tiga negara yang berbeda meski menjalani musim dengan di bawah standar.
Lolos ke final dengan pertandingan yang ketat membuat mereka layak memenangkan gelar dalam setiap aspek.
Madrid Tunjukkan Karakter Hebat di UCL

Madrid Tunjukkan Karakter Hebat di UCL
Real Madrid mungkin tidak mengesankan di liga musim ini, tetapi ceritanya sangat berbeda di Liga Champions. Tim asuhan Zidane telah menjadi unit yang sepenuhnya berbeda di Eropa, menunjukkan keinginan yang kuat untuk menang dan menghindari musim tanpa trofi.Los Blancos datang dari belakang setidaknya sekali dari masing-masing putaran, dimulai dari kemenangan leg pertama melawan PSG.
Fans rival heboh saat Madrid mengalahkan Juventus dengan penalti di menit terakhir, menganggap mereka cukup beruntung mendapatkan penalti di menit akhir pertandingan. Namun, yang mengejutkan adalah bagaimana mereka mengatasi tekanan yang muncul bersama dengan situasi semacam itu.
Kehebatan Ronaldo saat mencetak gol dari titik putih yang membuat penalti terlihat mudah, tetapi itu tidak semudah yang dibayangkan. Tetapi dalam situasi seperti saat melawan Juventus, Ronaldo dan kawan-kawan pantas mendapatkan lebih dari sekadar tepuk tangan biasa. Mereka pantas mendapatkan standing ovation.
Kehebatan Manajerial Zidane

Kehebatan Manajerial Zidane
Pujian khusus harus diberikan kepada Zinedine Zidane. Pelatih Prancis itu telah mengeluarkan sihirnya sama seperti saat menjadi pemain.Setelah Real Madrid menjalani musim yang tidak memuaskan, dibutuhkan lebih dari sekedar keberuntungan untuk mencapai ke final kompetisi klub terberat di dunia.
Dia mungkin belum menjadi pelatih yang jenius tapi Zidane telah menunjukkan tanda-tanda untuk menjadi salah satunya. Misalnya, pergantian jitu Marco Asensio dan Gareth Bale saat melawan PSG di leg pertama merupakan faktor utama mengapa timnya menang dalam pertandingan tersebut.
Zidane berhasil memberikan kehidupan baru kepada Ronaldo dengan menempatkannya dalam peran striker murni, setelah ia kesulitan pada awal musim. Dia juga berhasil menyatukan ruang ganti yang mungkin paling egois di dunia.
Orang mengatakan itu mudah bagi Zidane karena kualitas pemain yang dimilikinya. Tetapi jika memang sesederhana itu, Los Merengues tidak akan membutuhkan 12 tahun untuk memenangkan gelar ke-10 mereka, mengingat mereka selalu punya pemain terbaik dalam susunan pemain.
Real Madrid sangat pantas untuk mengangkat gelar Liga Champions, bukan untuk membuktikan kebesaran mereka tetapi untuk menghapus semua keraguan dan dugaan bahwa pelatih mereka beruntung selama tiga tahun terakhir.
Mereka Tajam Dalam Serangan

Mereka Tajam Dalam Serangan
Orang-orang berpendapat bahwa Bayern Munchen pantas lolos karena mereka mendominasi Real Madrid. Namun, memang benar bahwa Bayern tidak dalam kondisi terbaiknya dalam menyelesaikan peluang yang mereka ciptakan, tapi dilakukan Real Madrid dengan sempurna.Di leg pertama, Bayern mencetak satu gol dalam 17 tembakan sementara Real mencetak gol dua kali dengan tujuh kali percobaan. Di leg kedua, Bayern mencetak dua gol dalam 22 tembakan, jumlah gol yang sama yang dicetak oleh Los Blancos hanya dalam sembilan kali percobaan.
Selain itu, Real Madrid memenangkan pertandingan meski Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol di kedua pertandingan tersebut. Dengan demikian, pasukan Zidane membuktikan bahwa mereka bisa memenangkan pertandingan, sekalipun bintang utama mereka tidak tampil.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Bakal Jadi Starter di Laga Portugal vs Wales
Piala Eropa 24 September 2026, 07:04
-
Jude Bellingham Segera Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:25
-
Ironi Pahit di Balik Komentar Ancelotti soal Endrick
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:16
-
Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:10
-
Bernardo Silva dan Masalah Hierarki di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:39
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Anggap Hasil Imbang Jerman Kontra Belanda Sudah Cukup
Piala Eropa 25 September 2026, 07:13
-
Debut Mengesankan Ruben van Bommel Bersama Belanda
Piala Eropa 25 September 2026, 07:10
-
Ter Stegen Kecewa Jerman Gagal Menang di Menit Akhir
Piala Eropa 25 September 2026, 07:01
-
Cody Gakpo: Hasil Imbang yang Terasa Sedikit Mengecewakan
Piala Eropa 25 September 2026, 06:52
-
Xavi: Belanda Tampil Lebih Baik daripada Jerman
Piala Eropa 25 September 2026, 06:44
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
-
Jalan Juventus Mendapatkan Alisson Becker Makin Lapang
Liga Italia 25 September 2026, 00:17
-
Target Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026: Medali Perunggu
Voli 24 September 2026, 22:33
-
Link Siaran FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Singapura
Tim Nasional 24 September 2026, 20:48
-
Barcelona Bakal Jual Jules Kounde ke Manchester United?
Liga Spanyol 24 September 2026, 20:29
-
Jadwal Siaran Langsung FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Singapura
Tim Nasional 24 September 2026, 20:12
-
Badminton Beregu Putra Menangkan Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bulu Tangkis 24 September 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



