4 Manajer yang Menjuarai Premier League di Musim Debutnya, Arne Slot Berikutnya?
Aga Deta | 28 Februari 2025 14:54
Bola.net - Arne Slot berpeluang menjadi manajer kelima dalam sejarah Premier League yang sukses menjuarai liga di musim debutnya. Prestasi ini sangat langka, bahkan nama-nama besar seperti Pep Guardiola, Jurgen Klopp, dan Arsene Wenger tidak termasuk dalam daftar ini.
Hanya segelintir pelatih yang mampu langsung membawa timnya ke puncak klasemen dalam musim pertamanya di sepak bola Inggris. Keberhasilan mereka menunjukkan kualitas taktik dan kepemimpinan yang luar biasa.
Salah satu kriteria dalam daftar ini adalah bahwa musim tersebut harus menjadi musim pertama mereka di Premier League. Oleh karena itu, Claudio Ranieri tidak masuk dalam daftar karena sebelumnya pernah melatih Chelsea saat Leicester City menjadi juara.
Jika Slot berhasil membawa Liverpool juara musim ini, dia akan bergabung dengan empat nama legendaris lainnya yang telah mencatatkan prestasi serupa.
Berikut adalah empat manajer yang berhasil menjuarai Premier League di musim debut mereka.
1. Jose Mourinho (2004/2005)

Jose Mourinho langsung membuat Chelsea tak terhentikan di musim 2004/2005. Ia mewarisi tim kuat dan menyempurnakannya dengan formula yang nyaris sempurna.
Bersama John Terry dan Ricardo Carvalho, lini belakang Chelsea begitu solid. Petr Cech dan Claude Makelele juga menjadi kunci dalam pertahanan mereka.
Chelsea langsung tancap gas dengan kemenangan 1-0 atas Manchester United di laga pembuka. Mereka menutup musim dengan 95 poin, hanya kebobolan 15 gol, dan mencatat 25 clean sheet.
2. Carlo Ancelotti (2009/2010)

Chelsea tak mampu mempertahankan dominasi mereka di era akhir Mourinho. Para penerusnya seperti Avram Grant, Luiz Felipe Scolari, dan Guus Hiddink gagal membawa gelar liga.
Saat Ancelotti datang pada 2009, Chelsea berubah. Dari tim defensif, mereka menjadi mesin gol dengan rekor 103 gol dan selisih +71 dalam semusim.
Ancelotti membawa Chelsea meraih double winners. Namun, ia dipecat setelah musim kedua tanpa trofi, meski kariernya tetap cemerlang setelahnya.
3. Manuel Pellegrini (2013/2014)

Roberto Mancini membawa Manchester City meraih gelar Premier League pertama mereka pada musim keduanya. Namun, ia pergi setahun kemudian setelah gagal mempertahankan trofi.
Manuel Pellegrini mengembalikan City ke puncak setelah Sir Alex Ferguson pensiun. Liverpool yang dipimpin Luis Suarez sempat jadi pesaing utama dalam perburuan gelar.
Steven Gerrard tergelincir, Yaya Toure mencetak banyak gol, dan City juara dengan selisih dua poin. Anehnya, itu satu-satunya gelar liga Eropa dalam karier panjang Pellegrini.
4. Antonio Conte (2016/2017)

Antonio Conte mengambil alih Chelsea saat tim dalam keadaan kacau. Ia menyebutnya sebagai 'musim Mourinho' dengan sang manajer sebelumnya dipecat di tengah jalan.
Tanpa kompetisi Eropa, Conte punya waktu untuk membangun sistem 3-4-2-1 yang brilian. Chelsea menang 13 kali beruntun dan mengunci gelar sebelum Natal.
Kini, Conte menghadapi situasi serupa di Napoli. Setelah juara dua tahun lalu, mereka terpuruk, tapi Conte berhasil membawa mereka kembali ke jalur yang benar.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Striker yang Diincar Manchester United pada 2022
Para Pemain Spanyol Tersukses di Bundesliga: Dari Raul Hingga Dani Olmo
5 Pemain yang Bisa Kembali ke Liverpool, Termasuk Eks yang Baru Enam Bulan Pergi
Arsenal Jangan Nyerah Dulu! Ini Deretan Selisih Poin Terbesar yang Berhasil Dikejar di Premier League
6 Pesepak Bola yang Berusaha Keluar dari Bayang-Bayang Sang Kakak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid, Andoni Iraola Acungi Perjuangan Liverpool
Liga Champions 10 September 2026, 06:42
-
Cetak Gol Lagi, Raphinha Makin Nyaman Jadi Ujung Tombak Barcelona
Liga Champions 10 September 2026, 05:40
-
Hajar Feyenoord, Hansi Flick Minta Barcelona Tetap Membumi!
Liga Champions 10 September 2026, 05:20
-
Man of the Match Chelsea vs Leeds United: Cole Palmer!
Liga Inggris 10 September 2026, 04:26
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Bodo/Glimt: Die Roten Menang Telak 5-0
Liga Champions 11 September 2026, 04:06
-
Hasil Man Utd vs Sabah FK: Setan Merah Ngamuk dan Menang Telak 4-0 di Old Trafford
Liga Champions 11 September 2026, 03:53
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



