5 Anak Emas Graham Potter Selama Melatih Chelsea
Aga Deta | 3 April 2023 11:34
Bola.net - Graham Potter baru saja diberhentikan sebagai manajer Chelsea. Potter menjadi tumbal dari performa tak meyakinkan yang ditunjukkan The Blues musim ini.
Potter ditunjuk menjadi manajer Chelsea pada bulan September 2022. Mantan pelatih Brighton itu hanya mampu meraih 12 kemenangan dari 31 pertandingan bersama The Blues.
Chelsea saat ini tercecer di papan tengah Premier League. Joao Felix dan kolega berada di peringkat ke-11 dengan koleksi 38 poin.
Kekalahan atas Aston Villa di Premier League menjadi laga terakhir Potter bersama Chelsea. Kubu The Blues mengumumkan pemecatan Potter pada Senin (3/4/2023) dini hari WIB.
Selama enam bulan menangani Chelsea, Potter telah menggunakan banyak pemain. Dari sekian banyaknya pemain tersebut, terdapat beberapa pemain mendapat kesempatan bermain paling banyak di bawah arahannya.
Berikut ini lima pemain yang paling sering dimainkan Graham Potter selama melatih Chelsea.
5. Mason Mount

Mason Mount merupakan pemain didikan akademi Chelsea yang berhasil menembus tim utama. Di bawah asuhan Graham Potter, Mount mendapat kesempatan bermain yang cukup banyak.
Selama dilatih Potter, Mount mencatatkan 1.658 menit bermain yang didapat dari 25 pertandingan. Dia pun mampu mencetak tiga gol dan memberikan empat assist dari penampilannya tersebut.
Belakangan ini, masa depan Mount bersama Chelsea dikabarkan sedang tidak pasti. Mantan pemain Derby County tersebut disebut bisa meninggalkan Stamford Bridge pada akhir musim nanti.
4. Thiago Silva

Thiago Silva adalah seorang pemain dengan banyak pengalaman. Tidak mengherankan kalau Graham Potter sangat mengandalkan Silva untuk mengawal jantung pertahanan The Blues.
Meski sudah berusia 38 tahun, Silva masih bisa bersaing di kompetisi sekeras Premier League. Di bawah asuhan Potter, Silva mencatatkan 1.747 menit bermain dari 21 laga bersama Chelsea.
Sayangnya, Chelsea tidak bisa memainkan Silva dalam beberapa waktu ke depan. Pemain asal Brasil tersebut harus masuk ruang perawatan karena mengalami cedera lutut.
3. Kalidou Koulibaly

Kalidou Koulibaly baru bergabung dengan Chelsea pada awal musim ini. Meski termasuk pendatang baru, Koulibaly mendapat banyak kesempatan bermain yang cukup banyak dari Graham Potter.
Selama dilatih Potter, Koulibaly menjadi andalan di jantung pertahanan Chelsea. Pemain asal Senegal tersebut telah menjalani 22 laga dengan total 1.786 menit bermain.
Sebagai pemain bertahan, Koulibaly juga mampu menjebol gawang lawan. Pemain berusia 31 tahun tersebut sudah menyumbang satu gol dan satu assist untuk klub barunya.
2. Kai Havertz

Kai Havertz dibeli Chelsea pada musim panas 2020 lalu dari Bayer Leverkusen dengan biaya 80 juta euro. Pemain asal Jerman ini dikontrak lima tahun oleh The Blues.
Haverz merupakan salah satu anak kesayangan Graham Potter saat masih melatih Chelsea. Pemain berusia 23 tahun itu mencatatkan 2.130 menit dari 30 pertandingan.
Di bawah asuhan Potter, Havertz sering dimainkan sebagai striker sentral. Dia mampu menorehkan delapan gol dan satu assist dari penampilannya bersama manajer asal Inggris tersebut.
1. Kepa Arrizabalaga

Kepa Arrizabalaga mengalami kebangkitan dalam kariernya di Chelsea. Pemain asal Spanyol tersebut menjadi kiper andalan manajer Graham Potter di Stamford Bridge.
Selama bekerja sama dengan Potter, Kepa memainkan 27 pertandingan di semua kompetisi. Dia mencatatkan 2.385 menit bermain dari penampilannya tersebut.
Kepa terikat kontrak dengan Chelsea sampai tahun 2025 mendatang. Pemain berusia 28 tahun tersebut berada di klub sejak 2018 setelah didatangkan dari Athletic Bilbao.
Sumber: Transfermarkt
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Mencari Kemenangan Liga Pertama di Tahun 2026
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:17
-
Prediksi Parma vs Juventus 2 Februari 2026
Liga Italia 31 Januari 2026, 23:04
-
Prediksi Real Madrid vs Rayo Vallecano 1 Februari 2026
Liga Inggris 31 Januari 2026, 22:32
-
Tempat Menonton Chelsea vs West Ham, Tayang di Mana?
Liga Inggris 31 Januari 2026, 22:30
-
AC Milan Hadapi Dua Hambatan Sebelum Transfer Mateta Rampung
Liga Italia 31 Januari 2026, 22:27
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Leeds vs Arsenal: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 1 Februari 2026, 01:27
-
Tempat Menonton Elche vs Barcelona, Tayang di Mana?
Liga Inggris 1 Februari 2026, 01:01
-
Tempat Menonton Liverpool vs Newcastle, Tayang di Mana?
Liga Inggris 1 Februari 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Elche vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 1 Februari 2026, 00:02
-
Link Live Streaming Liverpool vs Newcastle di Premier League
Liga Inggris 1 Februari 2026, 00:01
-
Hasil Leeds vs Arsenal: Gabriel Jesus Nyekor, Meriam London Meledak di Elland Road
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:57
-
Menguji Kemampuan Bertahan Tottenham dan Efektivitas Serangan Man City
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:36
-
Man United Memburu Korban Ketiga
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:26
-
Hasil Pisa vs Sassuolo: Jay Idzes Stop Gol Pisa di Garis Gawang
Liga Italia 31 Januari 2026, 23:23
-
Liverpool Mencari Kemenangan Liga Pertama di Tahun 2026
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:17
-
Misi 6 Kemenangan Beruntun Real Madrid di La Liga
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 23:07
-
Prediksi Parma vs Juventus 2 Februari 2026
Liga Italia 31 Januari 2026, 23:04
-
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 22:58

-
Parma vs Juventus: Deretan Statistik yang Menegaskan Superioritas Bianconeri
Liga Italia 31 Januari 2026, 22:51
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30

