5 Momen Juara Liga Champions Bisa Selamatkan Musim Real Madrid

Aga Deta | 7 Februari 2018 12:40
5 Momen Juara Liga Champions Bisa Selamatkan Musim Real Madrid
Real Madrid (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Real Madrid saat ini bisa dibilang sedang menjalani musim yang kurang bagus. Mereka sudah tersingkir dari Copa del Rey dan tertinggal 19 poin dari pimpinan La Liga Barcelona.

Satu-satunya harapan Los Blancos untuk meraih gelar pada musim ini adalah dalam ajang Liga Champions. Namun, untuk melakukan itu, mereka harus terlebih dahulu melewati hadangan PSG.

Advertisement

Hanya dengan menjuarai Liga Champions maka Madrid bisa menyelamatkan musim buruk mereka. Berikut ini lima momen juara Liga Champions bisa menyelamatkan musim Real Madrid seperti dilansir AS.

1 dari 5 halaman

La Undecima (2015/16)

La Undecima (2015/16)

La Undecima (2015/16)

Zinedine Zidane mampu memimpin Real Madrid meraih juara di Liga Champions pada usaha pertamanya. Setelah tim berada di posisi ketiga di La Liga dan tersingkir dari Copa del Rey setelah menurunkan Denis Cheryshev yang tidak memenuhi syarat di Cadiz, Zidane menggantikan posisi Rafa Benitez yang dipecat pada bulan Januari dan, di bawah pelatih Prancis itu, Real mampu memangkas jarak 12 poin untuk finis hanya satu poin di belakang sang juara liga Barcelona.

Namun, di ajang Eropa yang membuat Madridista bisa tersenyum lebar pada bulan Mei. Namun, perjalanan mereka menjadi juara juga bukan tanpa rintangan. Setelah mendepak AS Roma di babak 16 besar, Cristiano Ronaldo menjadi bintang utama untuk membalikkan defisit 2-0 saat melawan Wolfsburg.

Manchester City kemudian dikalahkan di babak empat besar sebelum melawan Atletico Madrid di final. Los Blancos kemudian mampu membawa pulang trofi Eropa setelah menang adu penalti melawan sang rival sekota.
2 dari 5 halaman

La Octava (1999/2000)

La Octava (1999/2000)

La Octava (1999/2000)

Ini juga kesuksesan di Liga Champions yang terjadi setelah melakukan pergantian pelatih pada pertengahan musim. John Toshack dipecat pada bulan November dan kendali tim kemudian diserahkan kepada Vicente del Bosque.

Pelatih Spanyol itu tidak bisa menyelamatkan Real Madrid di liga setelah mereka finis di urutan kelima dengan tertinggal tujuh poin dari sang juara Deportivo La Coruna. Di ajang Copa, Real juga tersingkir oleh sang juara Espanyol di semifinal.

Tapi trofi Liga Champions akhirnya bisa menyelamatkan musim klub ibukota. Manchester United dan Bayern Munchen dikalahkan di perempat dan semifinal sebelum memastikan La Octava setelah meraih kemenangan 3-0 atas Valencia di final di Paris.
3 dari 5 halaman

La Septima (1997/98)

La Septima (1997/98)

La Septima (1997/98)

Real Madrid asuhan Jupp Heynckes hanya mampu finis di posisi ketiga di La Liga pada 1997/98, tertinggal 11 poin dari sang juara bertahan Barcelona. Selain itu, mereka juga tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey dari tangan tim kasta kedua Alaves.

Liga Champions akhirnya bisa menyelamatkan musim mereka, tapi itu tidak mudah terlebih Los Blancos belum pernah memenangkan trofi tersebut selama 32 tahun. Setelah mengalahkan Bayer Leverkusen di perempat final dan juara bertahan Borussia Dortmund di babak empat besar, Madrid bertemu Juventus di final.

La Vecchia Signora adalah tim terkuat di benua Eropa saat itu dan mereka punya Zinedine Zidane di skuat mereka. Namun, gol Predrag Mijatovic yang memenangkan La Septima di Amsterdam.
4 dari 5 halaman

La Sexta (1965/66)

La Sexta (1965/66)

La Sexta (1965/66)

Setelah kepergian Alfredo Di Stefano, Real Madrid tersingkir di babak perempat final pada musim sebelumnya dan sudah tidak seperti tim yang memenangkan lima Piala Eropa secara beruntun. Namun, raksasa Spanyol itu berhasil kembali ke final pada tahun 1966 dan, pada pertandingan di Brussels, mereka mampu mengalahkan Partizan Belgrade 2-1 lewat Amancio Amaro dan Fernando Serena.

Setelah menempati posisi kedua di liga, tertinggal satu poin dari Atlético Madrid, dan tersingkir di perempat final Copa del Generalisimo oleh Real Beti, trofi Eropa merupakan satu-satunya kesuksesan yang diraih tim asuhan Miguel Munoz.
5 dari 5 halaman

La Primera (1955/56)

La Primera (1955/56)

La Primera (1955/56)

Kesuksesan Real Madrid di turnamen ini dimulai pada tahun ini. Dilatih oleh Jose Villalonga, Real hanya mampu menempati posisi ketiga di liga Spanyol, tertinggal 10 poin dari sang juara Athletic Club, yang juga menyingkirkan Los Blancos di semifinal Copa.

Namun, semua itu bisa dimaafkan setelah mereka dinobatkan sebagai pemenang Piala Eropa pertama dengan mengalahkan Stade Reims 4-3 di Paris.

LATEST UPDATE