5 Pemain Brasil Yang Gagal di Barcelona

Aga Deta | 22 Januari 2018 11:11
5 Pemain Brasil Yang Gagal di Barcelona
Douglas (c) AFP

Bola.net - Bola.net - memang menyukai pemain yang berasal dari Brasil. Contohnya, Romario, Ronaldo, Ronaldinho, Rivaldo dan Neymar yang mampu menjadi bintang dan meraih banyak trofi selama di Camp Nou.

Philippe Coutinho adalah pemain Brasil terbaru yang didatangkan oleh Barcelona. Mantan bintang Liverpool itu diharapkan bisa meraih kesuksesan serupa seperti pendahulunya.

Advertisement

Meskipun begitu, tidak semua pemain Brasil yang bermain di Barcelona bisa sukses. Berikut ini lima pemain Brasil yang karirnya meredup di Barcelona seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 5 halaman

Sonny Anderson (1997-1999)

Sonny Anderson (1997-1999)

Sonny Anderson (1997-1999)

Anderson tiba di Nou Camp setelah menjalani empat musim yang sangat bagus dengan mencetak 67 gol dalam 111 pertandingan untuk Marseille dan AS Monaco. Dia memenangkan Ligue 1 dengan Monaco pada 1997.

Namun, Sonny kesulitan masuk ke tim utama Barcelona karena harus bersaing dengan Luis Enrique dan Patrick Kluivert dan manajer saat itu Louis Van Gaal tidak mau memberikan tempat kepada pemain Brasil tersebut.

Sonny memiliki musim pertama yang cukup bagus di Barcelona dengan mencetak 10 gol dalam satu musim di mana Blaugrana memenangkan La Liga dan Copa Del Rey.

Pada musim berikutnya keadaan menjadi lebih buruk bagi bomber Brasil itu karena frustrasi terus-menerus berada di bangku cadangan sehingga membuatnya dijual ke Lyon.
2 dari 5 halaman

Douglas (2014 - sekarang)

Douglas (2014 - sekarang)

Douglas (2014 - sekarang)

Hal terbaik yang bisa dikatakan tentang pemain Brasil ini adalah dia belum diberi banyak kesempatan untuk mempermalukan dirinya di depan Cules.

Dibeli senilai 4 juta euro dari Sao Paulo, bek kanan ini didatangkan sebagai pelapis dan pengganti jangka panjang Dani Alves dan Martin Montoya.

Douglas membuat kesalahan dalam penampilan La Liga pertamanya (dan satu-satunya) di Barcelona saat bermain imbang 0-0 dengan Malaga. Dia mendapat banyak kritik setelah pertandingan dan kemudian hanya membuat dua penampilan lagi untuk Barcelona, keduanya dalam pertandingan Copa Del Rey.

Sejak saat itu Douglas dipinjamkan ke Sporting Gijon dan saat ini di Benfica, dan diperkirakan kontraknya akan diputus dalam waktu dekat.
3 dari 5 halaman

Fabio Rochemback

Fabio Rochemback

Fabio Rochemback (2001-2003)

Rochemback direkrut pada musim panas 2001 sebagai pengganti jangka panjang untuk sang kapten Pep Guardiola.

Datang saat berusia 20 tahun dari klub Brasil Internacional, pemain asal Brasil itu diperkirakan bisa menjadi pemain yang mendikte permainan di lini tengah, mengendalikan tempo dan memulai serangan dengan umpan silangnya.

Itu tidak berjalan seperti yang diharapkan karena sang pemain terbebani oleh ekspektasi untuk menggantikan Guardiola.

Secara total, ia menghabiskan empat tahun di Barcelona (dua di antaranya dihabiskan sebagai pemain pinjaman di Sporting Lisbon) dan ia hanya bermain 45 pertandingan dan mencetak 3 gol.
4 dari 5 halaman

Henrique

Henrique

Henrique (2008-2012)

Sangat ironis karena Henrique berada di Barcelona selama empat tahun pada periode paling sukses dalam sejarah klub namun gagal bermain satu menit pun untuk klub.

Dibeli senilai 8 juta euro dari Palmeiras, bek tengah tersebut seharusnya menjadi plepais untuk duet bek tengah utama Carles Puyol dan Gerard Pique namun manajer Pep Guardiola kurang terkesan dengan apa yang dia lihat selama latihan.

Henrique kemudian dipinjamkan ke raksasa Jerman Bayer Leverkusen di mana dia memiliki karir yang bagus.

Setelah kembali ke Camp Nou, Henrique diharapkan bisa menjadi pemain reguler dengan pengalamannya di Jerman. Namun, ia dianggap masih belum cukup bagus untuk Barcelona dan dia kembali dipinjamkan ke Racing Santander.

Kontrak Henrique akhirnya diputus pada bulan Juni 2012 dan kisah sedihnya di Barcelona berakhir.
5 dari 5 halaman

Geovanni

Geovanni

Geovanni (2001-2002)

Dibeli seharga € 18 juta dari klub Cruzeiro, Geovanni adalah gelandang serang yang diharapkan bisa melanjutkan tradisi penyerang hebat Brasil yang berada di Camp Nou.

Namun, penggemar Barcelona tidak pernah melihat kualitasnya di klub karena pindah ke La Liga dan sepak bola Eropa sepertinya masih terlalu cepat untuk pemain berusia 21 tahun itu.

Dia hanya tampil dalam 15 pertandingan, sebagian besar dari bangku cadangan, dan mencetak satu gol. Pada musim keduanya, Ia terlibat perseteruan dengan manajer Barca saat itu Carles Rexach sehingga harus menghabiskan sebagian besar musim itu dengan berada di bangku cadangan atau di tribun.

Geovanni kemudian dilepas ke Benfica secara gratis setelah sebelumnya dipinjamkan ke klub Portugal tersebut.

LATEST UPDATE