5 Poin Penting dalam Kemenangan 2-1 Real Madrid Atas Bayern Munchen
Aga Deta | 26 April 2018 11:01
Bola.net - Bola.net - Bayern Munchen harus menelan kekalahan saat menjamu Real Madrid dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions 2017-2018. Raksasa Jerman itu takluk 1-2 dari Los Blancos di Allianz Arena dini hari tadi.
Tuan rumah sebenarnya mampu unggul terlebih dulu setelah Joshua Kimmich merobek gawang Keylor Navas. Namun, Madrid mampu mengejar dan membalikkan keadaan melalui dan Marco Asensio.
Bayern sebenarnya tampil mendominasi dan punya banyak peluang untuk mencetak gol. Namun, mereka justru tak mampu meraih kemenangan atas Los Blancos.
Berikut ini lima poin penting dalam pertandingan tersebut, seperti dilansir Sportskeeda.
Ronaldo Tak Maksimal

Ronaldo Tak Maksimal
Zinedine Zidane melakukan perubahan di lini depan saat melawan Bayern Munchen. Karim Benzema dan Gareth Bale diistirahatkan sedangkan Lucas Valzquez dan Isco bermain sejak menit awal.Alhasil, Cristiano Ronaldo memimpin lini depan dan ternyata tidak bisa berjalan sesuai dengan rencana buat Real Madrid. Tanpa Benzema, bek tengah Bayern tidak kesulitan mengawal Ronaldo.
Vazquez tidak membuat banyak tusukan ke dalam kotak untuk memancing salah satu dari dua bek tengah sedangkan Isco mendapat kawalan ketat dari full-back Bayern dan bahkan harus berganti posisi beberapa kali.
Madrid tak terlalu agresif di babak pertama dan Ronaldo hanya mampu melepas satu tembakan. Satu-satunya ancaman dari Ronaldo terjadi ketika Dani Carvajal mengirim umpan silang ke dalam kotak tetapi dia tidak punya ruang untuk mengulangi tendangan salto seperti saat melawan Juventus.
Ronaldo sebenarnya sempat mencetak gol ke gawang Bayern. Namun, gol tersebut kemudian dianulir wasit karena dianggap melakukan handball saat mengontrol bola.
Cedera Paksa Bayern Lakukan Dua Pergantian Pemain

Cedera Paksa Bayern Lakukan Dua Pergantian Pemain
Bayern Munchen dibuat khawatir ketika Arjen Robben mengalami cedera saat pertandingan memasuki menit ke-5. Setelah mendapatkan perawatan, pemain Belanda itu kemudian diketahui tidak bisa melanjutkan pertandingan.Akibatnya, Jupp Heynckes terpaksa memasukkan Thiago Alcantara dan mengubah strategi tim. Thomas Muller, yang bermain untuk mendukung Robert Lewandowski, digeser ke sayap sehingga Alcantara bisa mengambil tempat di lini tengah.
Keputusan ini membuat Muller gagal memberikan dampak di babak pertama. Meski kinerjanya sangat bagus, dia hampir tidak terlibat dalam serangan Bayern. Ia berhasil membuat ancaman dalam situasi set-piece tetapi tak bisa menaklukkan Keylor Navas.
Keadaan Bayern menjadi lebih buruk ketika Jerome Boateng juga mengalami cedera. Bek Jerman itu juga harus ditarik keluar dan Heynckes memasukkan Niklas Sule untuk berduet dengan Mats Hummels di jantung pertahanan.
Dalam kurun waktu 34 menit, Bayern harus melakukan dua pergantian pemain yang di luar rencana.
Fullback Cetak Gol di Babak Pertama

Fullback Cetak Gol di Babak Pertama
Meski Robert Lewandowski, Cristiano Ronaldo dan Thomas Muller mendapat peluang di babak pertama, tapi justru para fullback yang berhasil mencetak gol.Gol pertama tercipta dari kaki bek kanan Bayern Joshua Kimmich. Setelah mendapat umpan dari James Rodriguez, pemain berusia 23 tahun itu kemudian menusuk ke kotak penalti dan melepas tembakan yang tak bisa ditepis Keylor Navas.
Madrid kemudian mampu membalasnya melalui aksi Marcelo. Bek Brasil tersebut sukses membobol gawang Sven Ulreich lewat tembakan keras dari luar kotak penalti jelang babak pertama usai dan sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Asensio Buat Perbedaan Lagi di Laga Besar

Asensio Buat Perbedaan Lagi di Laga Besar
Isco terlihat kesulitan membuat dampak dalam pertandingan melawan Bayern Munchen. Gelandang timnas Spanyol itu kemudian digantikan Marco Asensio saat jeda.Ketika Asensio masuk, ada perbedaan mencolok dalam strategi Madrid. Saat Bayern meningkatkan serangan, Madrid hanya ingin bertahan dan menunggu untuk melancarkan serangan balik.
Dan strategi tersebut akhirnya bisa membuahkan hasil. Lewat skema serangan balik cepat dan kerja sama satu dua dengan Lucas Vazquez, Asensio pun mendapat ruang terbuka bagus untuk melepaskan tembakan dan membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk tim tamu.
Pemain berusia 22 tahun tersebut sepertinya memang ditakdirkan untuk pertandingan besar. Musim lalu dia mencetak gol di perempat final melawan musuh yang sama dan dia juga mencetak gol di final melawan Juventus.
Masa Depan Bale di Real Madrid Kian Meragukan

Masa Depan Bale di Real Madrid Kian Meragukan
Sebelum pertandingan, Zidane menyebutkan bahwa pemain yang tidak mendapat kesempatan bermain bisa meninggalkan klub pada musim panas ini. Salah satunya adalah Gareth Bale yang sebenarnya sedang dikaitkan dengan Bayern Munchen meski sang pemain berusaha meredam semua spekulasi.Bayern punya skuat yang fantastis dan mereka selalu menjadi salah satu klub paling sukses di Eropa. Ini merupakan suatu kehormatan dikaitkan dengan klub ini. Tetapi sekarang saya adalah pemain Real Madrid. - Gareth Bale
Namun, berapa lama lagi Bale akan tetap menjadi pemain Real Madrid? Dibeli seharga 86 juta pounds dan berada dalam kondisi fit untuk bermain, pemain Wales tersebut bahkan tidak masuk sebagai pemain pengganti, apalagi menjadi starter.
Madrid bermain efektif dengan serangan balik di babak kedua dan taktik tersebut sangat cocok untuk Bale. Namun, Zidane memilih memasukkan Asensio dan hal tersebut tidak sia-sia.
Cedera Dani Carvajal dan kartu kuning Casemiro membuat Zinedine Zidane kembali melakukan pergantian pemain. Namun, Bale tetap tidak terpilih dan harus menghabiskan waktunya di bangku cadangan.
Fakta bahwa Zidane tidak mempertimbangkan untuk menurunkan Bale di pertandingan besar seperti itu menunjukkan bahwa waktunya di Santiago Bernabeu mungkin akan segera berakhir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raphinha: Barcelona vs PSG di Final Liga Champions
Liga Champions 20 Maret 2026, 14:17
-
Real Madrid Bersama Alvaro Arbeloa Mulai Menemukan Arah yang Lebih Jelas
Liga Champions 20 Maret 2026, 13:55
LATEST UPDATE
-
Tantang Atletico Madrid, 2 Bintang Real Madrid Siap Beraksi
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 14:17
-
Gagal Bekuk Sassuolo, Penyelesaian Akhir Juventus Jadi Sorotan
Liga Italia 22 Maret 2026, 11:30
-
Juventus Ditahan Imbang Sassuolo, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Maret 2026, 10:52
-
Bekuk Torino, Bos AC Milan Sujud Syukur: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Italia 22 Maret 2026, 09:30
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
-
Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
Liga Inggris 22 Maret 2026, 07:19
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 22 Maret 2026, 06:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28











