7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari Tottenham: Liverpool, Juventus, Real Madrid?

Editor Bolanet | 9 Februari 2026 12:56
7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari Tottenham: Liverpool, Juventus, Real Madrid?
Bek Tottenham, Cristian Romero usai menerima kartu merah di laga melawan Manchester United, 7 Februari 2026 lalu. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Loyalitas Cristian Romero di Tottenham Hotspur kini berada di titik nadir. Sang kapten, yang seharusnya menjadi pilar utama, justru terus dikaitkan dengan pintu keluar klub dalam beberapa pekan terakhir.

Situasi ini terasa ironis mengingat baru musim panas lalu ia menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang. Ia bahkan dipercaya mengenakan ban kapten, menggantikan peran Son Heung-min yang telah hengkang.

Advertisement

Namun, manajer Thomas Frank tak bisa memberikan jaminan apa pun terkait masa depan bek andalannya tersebut. Kabar ketidakbahagiaan Romero menyeruak ke permukaan, diperparah dengan beberapa unggahan media sosialnya yang tampak mengkritik hierarki klub secara terbuka.

Ketika ditanya apakah ia yakin Romero akan bertahan musim panas ini, Frank memberikan respons yang jauh dari kata meyakinkan. Sang pelatih tampak enggan berspekulasi terlalu jauh.

"Itu pertanyaan yang saya sama sekali tidak tahu jawabannya," ujar manajer Spurs tersebut menanggapi spekulasi yang beredar.

Frank kemudian mencoba meredam suasana dengan menegaskan status legal sang pemain. Ia menekankan fakta di atas kertas ketimbang rumor yang beredar liar.

"Saat ini, dia adalah kapten, dia memiliki kontrak jangka panjang, dan kami baru saja menandatangani kontrak baru dengannya," tegasnya mencoba diplomatis.

Dengan situasi yang kian memanas, ke mana Romero akan berlabuh jika benar-benar cabut? Berikut adalah peringkat 7 destinasi paling potensial bagi bek Argentina tersebut.

1 dari 7 halaman

7. Liverpool

7. Liverpool

Selebrasi Cristian Romero dalam laga Tottenham vs Borussia Dortmund di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Tottenham pernah mengalahkan Liverpool dalam perburuan tanda tangan Romero pada 2021 silam. Kala itu, Jurgen Klopp lebih memilih mengandalkan Virgil van Dijk yang baru pulih cedera dan Ibrahima Konate.

Kini, The Reds baru saja mengumumkan perekrutan bek Prancis berbakat, Jeremy Jacquet, serta kedatangan Giovanni Leoni. Namun, masa depan lini belakang pasukan Arne Slot masih menyisakan tanda tanya besar.

Van Dijk mulai tergerus usia, sementara Konate belum memperpanjang kontrak dan berpotensi pergi secara gratis. Perekrutan nama besar seperti Florian Wirtz dan Alexander Isak membuktikan Liverpool siap merogoh kocek dalam untuk target yang tepat.

Meski begitu, jika mereka ingin membajak pemain Spurs, Micky van de Ven tampaknya menjadi opsi yang lebih masuk akal ketimbang Romero. Rasanya sulit membayangkan Spurs rela kehilangan dua bek utamanya sekaligus ke satu rival.

2 dari 7 halaman

6. PSG

6. PSG

Selebrasi Micky van de Ven dan Cristian Romero bersama pemain Tottenham di laga Liga Champions melawan Slavia Praha, 10 Desember 2025. (c) AP Photo/Richard Pelham

Belum ada pembicaraan konkret mengenai minat juara abadi Ligue 1 ini terhadap Romero. Namun, Anda tidak pernah bisa mencoret nama PSG jika bicara soal transfer bernilai fantastis.

Rumor mengenai masa depan pelatih Luis Enrique yang simpang siur bisa menjadi pemicu perombakan skuad. Jika Enrique pergi, manajemen PSG mungkin akan menjadikan itu alasan untuk belanja besar-besaran.

Rekrutan musim panas, Ilya Zabarnyi, dinilai belum siap menjadi pemain reguler tim utama. Di sisi lain, kapten Marquinhos akan menginjak usia 32 tahun musim panas nanti, sebuah sinyal bahwa mereka butuh regenerasi segera.

3 dari 7 halaman

5. Barcelona

Secara teknis sepak bola, kepindahan Romero ke Barcelona sangat masuk akal. Blaugrana kekurangan opsi bertahan yang mumpuni setelah gagal mencari pengganti sepadan untuk Inigo Martinez.

Masa depan Ronald Araujo di Camp Nou pun diragukan, sementara skuad Hansi Flick sangat membutuhkan sosok pemimpin berpengalaman di lini belakang. Romero punya pengalaman bermain dalam garis pertahanan tinggi ala Ange Postecoglou yang cocok dengan filosofi Barca.

Masalah utamanya klasik: kondisi finansial klub yang morat-marit. Marcus Rashford memang mencetak 10 gol dan 13 assist, namun kabarnya Barca kesulitan membayar €30 juta saja untuk mempermanenkannya.

Bagaimana mereka bisa membeli pemenang Piala Dunia yang berada di usia emas dan terikat kontrak hingga 2029? Di era di mana bek seperti Harry Maguire dan Wesley Fofana berharga €80-97 juta, sulit melihat klub Catalan ini punya dana yang cukup.

4 dari 7 halaman

4. Juventus

Si Nyonya Tua pernah membiarkan Romero lepas dari genggaman mereka di masa lalu. Kini, bisik-bisik mengenai kembalinya sang bek ke Turin mulai terdengar, meski belum ada langkah konkret.

Juventus terlihat sedang bangkit di bawah asuhan Luciano Spalletti. Mereka tentu membutuhkan rekrutan berlabel bintang sebagai pernyataan tegas bahwa raksasa Italia telah kembali.

Romero memiliki profil, silsilah, dan rekam jejak luar biasa di Serie A. Satu-satunya keraguan adalah apakah Juventus memiliki dana likuid untuk mewujudkan transfer besar ini.

5 dari 7 halaman

3. Real Madrid

Musim panas lalu, Los Blancos mengeluarkan biaya besar untuk mendatangkan Dean Huijsen dari Bournemouth. Bek muda Spanyol itu sempat menjanjikan di awal, namun belakangan kesulitan beradaptasi di lini belakang Madrid yang terus berubah akibat badai cedera.

Madrid tampaknya harus kembali berinvestasi di sektor pertahanan dalam waktu dekat. Eder Militao dan David Alaba kerap bermasalah dengan kebugaran, sementara Antonio Rudiger tampil lebih tidak menentu dan kontraknya akan habis akhir musim ini.

Raul Asencio belum siap menjadi "The Next Sergio Ramos". Gaya bermain Romero yang agresif dinilai akan menjadi pelengkap yang sempurna bagi Huijsen di jantung pertahanan Madrid.

6 dari 7 halaman

2. Inter Milan

Sama seperti Juventus, Inter bukanlah klub yang bergelimang uang tunai saat ini. Serie A memang telah mengalami penurunan signifikan dibanding era kejayaan 90-an.

Namun, Romero ke Inter adalah langkah yang sangat logis. Pertahanan Nerazzurri yang mulai menua sangat membutuhkan peremajaan, mengingat Francesco Acerbi sudah berusia 37 tahun.

Musim panas lalu, Inter menghabiskan hampir €100 juta untuk memperkuat skuad. Jika mereka bisa menguangkan beberapa aset berharga dan memfokuskan belanja pada satu area kunci, bukan mustahil Romero akan berseragam Biru-Hitam.

7 dari 7 halaman

1. Atletico Madrid

Tidak ada yang lebih masuk akal dari skenario ini, bukan? Diego Simeone sangat menyukai pemain Argentina, terlebih bek tengah yang tangguh dan tanpa kompromi.

Belanja besar-besaran untuk pemain berlabel superstar memang tak selalu berjalan mulus bagi Atletico belakangan ini. Namun, Romero bisa menjadi pengecualian yang mematahkan tren negatif tersebut.

Laporan dari tabloid olahraga harian di Madrid pun terus menggaungkan rumor ini. Pepatah lama berlaku di sini: tak ada asap tanpa api.

Sumber: Planet Football

LATEST UPDATE