Barisan Pesepakbola Pengemplang Pajak di Spanyol
Heri | 21 Juni 2017 11:48
Bola.net - Bola.net - Dalam beberapa tahun terakhir, Otoritas Pajak Spanyol (Hacienda) sangat rajin mengejar para pemain dan pelatih sepakbola kelas atas. Mereka menyelidiki adanya penyimpangan dalam profil pajak pesepakbola bergaji besar itu.
orang kaya yang mengemplang pajak di Spanyol memang bukan cuma pemain sepakbola saja. Konglomerat dan bahkan bangsawan kerajaan pun terbukti bersalah menggelapkan pajak mereka.
Namun pada akhirnya, popularitas pemain sepakbola memang lebih besar secara global. Alhasil, perhatian dunia pun tertuju kepada banyaknya kasus yang menimpa para pesepakbola di Spanyol.
Berikut adalah rangkuman kasus beberapa pemain sepakbola yang sempat diduga menggelapkan pajak pajak. Sebagian dihukum, sebagian bisa membuktikan diri tidak bersalah.
Lionel Messi

Messi akhirnya dijatuhi hukuman penjara 21 bulan meski sebelumnya sudah membayar berbagai denda. Upaya Messi untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan juga gagal karena Otoritas Pajak Spanyol memang sengaja ingin memberikan contoh kepada publik.
Messi pun dijatuhi hukuman percobaan 21 bulan penjara sementara ayahnya, Jorge, dijatuhi hukuman 15 bulan penjara.
Javier Mascherano

Mascherano dituduh menggelapkan pajak senilai 1,5 juta euro pada periode 2011 dan 2012. Meski awalnya mengaku tak bersalah, Mascherano akhirnya membuat kesepakatan dengan petugas pajak agar kasusnya tak dibawa ke pengadilan.
Mascherano mau mengaku bersalah, membayar pajak yang ia gelapkan dan juga denda senilai 800 ribu euro. Selain itu Mascherano juga dijatuhi hukuman percobaan penjara selama 12 bulan.
Alexis Sanchez

Menurut laporan Marca, Sanchez menggelapkan pajak senilai satu juta euro selama periode dua tahun itu. Namun penyelidikan atas pelanggaran Sanchez ini dimulai saat ia sudah berada di Inggris, bermain bagi Arsenal.
Dengan kata lain, sampai saat ini proses peradilan kasus Sanchez masih berlangsung. Februari lalu ia sudah terbang ke Spanyol untuk menyelesaikan kasus ini. Dengan mengaku bersalah, Sanchez bisa menghindari pengadilan dan cukup membayar denda.
Angel Di Maria

Saat masih menjadi pemain Real Madrid, Di Maria dicurigai menggelapkan pajak sebesar dua juta euro. Pelanggaran itu dilakukannya pada periode tahun 2012 dan 2013.
Seperti Alexis Sanchez, Di Maria bersedia bekerjasama dan mengaku bersalah di depan petugas pajak. Hasilnya, ia harus membayar denda senilai dua juta euro agar bisa menghindari sanksi penjara.
Selain Di Maria, pada saat bersamaan Ricardo Carvalho dan Xabi Alonso juga mendapat tuduhan serupa. Carvalho diperkirakan menggelapkan pajak senilai 400 ribu euro saat bermain bagi Real Madrid.
Sementara itu, Xabi Alonso berhasil membuktikan dirinya tak bersalah di pengadilan.
Falcao dan Coentrao

Tindakan itu dilakukan Falcao pada periode tahun 2012 dan 2013. Namun proses peradilan kasus ini sedikit rumit mengingat Falcao sudah meninggalkan Spanyol saat penyelidikan dilakukan.
Bersamaan dengan kasus Falcao, kejaksaan juga melimpahkan kasus Fabio Coentrao, bek Real Madrid. Coentrao disangka menggelapkan pajak sebesar 1,4 juta euro pada tahun 2011 hingga 2013.
Coentrao juga tidak pernah melaporkan pendapatannya di Spanyol. Namun kini Coentrao sudah terbang kembali ke Portugal, bergabung dengan Sporting Lisbon.
Adriano

Adriano diperkirakan menggelapkan sekitar 650 ribu euro pajak. Ia melakukan pelanggaran itu pada 2011 dan 2012. Situasi Adriano sangat mirip dengan Mascherano namun penyelesaiannya berbeda.
Proses hukum Adriano masih belum selesai meski saat ini Adriano sudah pindah ke Besiktas.
Samuel Eto'o

Jumlah yang digelapkan Eto'o sebenarnya relatif tidak besar. Sepanjang periode 2006 hingga 2009, ia diperkirakan menggelapkan pajak senilai 3,5 juta euro. Pelanggaran itu dilakukannya saat masih bermain bagi Barcelona.
Eto'o tidak pernah mengakui perbuatannya dan setelah penyelidikan dilakukan, ia tidak pernah kembali ke Spanyol. Jaksa pun menuntutnya dengan hukuman penjara sepuluh tahun enam bulan serta denda sebesar 21 juta euro.
Orang-orang dekat Eto'o juga terlibat dan mereka pun dijatuhi hukuman yang cukup setimpal.
Cristiano Ronaldo

Akibat kasus ini, Ronaldo dikabarkan menjadi sangat kesal dan siap meninggalkan Real Madrid. Ia merasa menjadi korban kriminalisasi petugas pajak Spanyol.
Ronaldo juga telah dijadwalkan untuk menjalani persidangan. Tanggal 31 Juli nanti, Ronaldo akan dipanggil untuk menjalani persidangan di Spanyol. Belum bisa dipastikan apakah dia akan hadir mengingat saat ini ia masih membela timnas Portugal di Piala Konfederasi.
Jose Mourinho

Mourinho pun segera mengeluarkan bantahan. Ia menyatakan bahwa ia adalah sosok yang selalu menaati kewajiban membayar pajak. Berikut bantahan Mourinho itu:
Jose Mourinho tidak pernah mendapatkan pemberitahuan apa pun terkait pemberitaan hari ini. Sampai saat ini, baik Hacienda maupun kejaksaan belum menghubungi Mourinho atau para penasehatnya yang khusus ditunjuk untuk proses inspeksi.
Jose Mourinho yang tinggal di Spanyol dari Juni 2010 sampai Mei 2013 membayar pajak senilai lebih dari 26 juta euro, dengan rata-rata prosentase pajak sebesar 41%. Mourinho juga sudah mendapatkan proposal penyesuaian pajak dari Hacienda pada 2015, untuk pembenaran pajak tahun 2011 dan 2012. Kedua pihak mencapai kesepakatan terkait pajak tahun 2013.
Pemerintah Spanyol, melalui Otoritas Pajak, telah mengeluarkan sertifikat yang menyatakan bahwa Mourinho taat pajak dan selalu membayar kewajibannya.
Kasus-kasus Lain

Iker Casillas, Gerard Pique, Andres Iniesta, David Villa, Filipe Luis, dan Diego Costa juga sempat diselidiki oleh petugas pajak, namun kasus mereka tak pernah dibawa ke pengadilan.
Kasus transfer Neymar juga bisa masuk ranah pelanggaran pajak. Pasalnya, Barca memberikan beberapa pembayaran tersembunyi yang harusnya merupakan biaya kena pajak. Selain itu pendapatan Neymar dari transfer itu juga dianggap harus dipotong pajak.
Menariknya, kasus transfer Neymar ini bukan cuma menjadi perhatian petugas pajak Spanyol saja, tetapi juga di Brasil.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Inter Miami vs New York Red Bulls: Messi Gagal Bawa Kemenangan
Bola Dunia Lainnya 12 April 2026, 09:29
-
Hasil Al-Okhdood Club vs Al-Nassr: Cristiano Ronaldo Buka Jalan, Tamu Tampil Dominan
Asia 12 April 2026, 03:17
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Cerita Weston McKennie: Memuji Spalletti, Mengagumi Cristiano Ronaldo
Liga Italia 10 April 2026, 11:07
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00





