Jika Arne Slot Lengser, Ini 11 Pelatih Nganggur yang Cocok untuk Liverpool
Aga Deta | 5 Desember 2025 14:49
Bola.net - Tak ada yang menyangka posisi Arne Slot di Liverpool akan berada dalam tekanan berat sebelum akhir 2025. Padahal, ia baru saja membawa The Reds menjuarai Liga Inggris pada Mei lalu.
Performa Liverpool justru anjlok drastis di musim 2025-26. Enam kekalahan di liga terjadi bahkan sebelum kompetisi memasuki paruh musim.
Hasil buruk tersebut membuat Liverpool mulai kehilangan konsistensi permainan. Tekanan dari publik Anfield pun semakin meningkat.
Nama Arne Slot kini masuk daftar pelatih yang paling berpotensi dipecat di Premier League. Isu mengenai penggantinya pun langsung menjadi perbincangan hangat.
Liverpool tidak kekurangan opsi karena banyak pelatih berstatus tanpa klub. Berikut 11 pelatih tanpa pekerjaan yang bisa menjadi pengganti Arne Slot.
1. Gareth Southgate
Kehadiran Gareth Southgate di Anfield akan menjadi kejutan besar. Namun, reputasinya meningkat pesat selama menangani Timnas Inggris.
Ia membawa Inggris ke dua final Piala Eropa secara beruntun dan satu semifinal Piala Dunia. Meski demikian, ia masih ragu kembali melatih di level klub.
Southgate diperkirakan tidak berada di prioritas utama Liverpool. Namun pengalamannya tetap memberi nilai tersendiri jika dihadirkan.
2. Brendan Rodgers
Kembalinya Brendan Rodgers ke Liverpool akan terasa sangat mengejutkan. Ia baru saja meninggalkan Celtic pada Oktober lalu.
Rodgers mengoleksi banyak gelar setelah hengkang dari Liverpool pada 2015. Ia memenangkan empat gelar liga Skotlandia dan satu Piala FA bersama Leicester.
Meski prestasinya cukup mentereng, peluangnya kembali ke Anfield dinilai sangat kecil. Manajemen Liverpool diprediksi memilih arah baru.
3. Marco Rose
Marco Rose terakhir melatih RB Leipzig yang berada di bawah pengawasan jaringan Red Bull. Gaya pressing tingginya mirip dengan filosofi Jurgen Klopp.
Namun, performa Leipzig menurun drastis di musim terakhirnya. Ia dipecat pada Maret 2024 karena gagal di Bundesliga dan Liga Champions.
Rose menjadi opsi luar yang kecil kemungkinan dipilih. Namanya tetap masuk daftar sebagai alternatif darurat.
4. Joachim Low
Joachim Low adalah satu satunya pelatih peraih Piala Dunia dalam daftar ini. Ia membawa Jerman juara dunia pada 2014.
Namun, ia sudah tidak melatih sejak meninggalkan Timnas Jerman pada 2021. Jeda panjang ini menjadi tanda tanya besar bagi kesiapannya.
Sulit membayangkan Low langsung beradaptasi di sepak bola klub modern. Meskipun prestasinya tetap dihormati, eranya dinilai telah berlalu.
5. Thiago Motta
Thiago Motta sempat disebut sebagai pelatih muda paling menjanjikan di Eropa. Ia membawa Bologna lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya.
Formasi 2-7-2 miliknya sempat mengundang perhatian besar. Liverpool bahkan pernah mempertimbangkannya sebelum menunjuk Arne Slot.
Namun, masa singkatnya di Juventus merusak reputasinya. Meski begitu, usianya masih cukup muda untuk bangkit kembali.
6. Ange Postecoglou
Ange Postecoglou mengalami periode kelam setelah gagal total di Nottingham Forest. Ia juga dipecat Tottenham usai finis di peringkat ke-17.
Dua tahun lalu, ia dianggap sebagai pelatih dengan gaya berani dan agresif. Banyak pihak memuji filosofi menyerangnya yang berisiko tinggi.
Sebagai penggemar Liverpool, ia pernah dikaitkan dengan Anfield. Namun situasi terkininya membuat peluang itu mengecil drastis.
7. Edin Terzic
Edin Terzic hampir meruntuhkan dominasi Bayern Munchen di Bundesliga. Ia juga membawa Borussia Dortmund ke final Liga Champions.
Jika memenangkan dua pertandingan besar tersebut, reputasinya bisa melonjak tajam. Namun kekalahan di Wembley dari Real Madrid mengubah segalanya.
Terzic memilih mundur dari Dortmund atas permintaannya sendiri. Di usia 43 tahun, ia masih menjadi pelatih dengan potensi besar.
8. Erik ten Hag
Erik ten Hag tentu bukan pilihan populer bagi Liverpool. Kekalahan 0-7 dari Liverpool saat melatih Manchester United masih menjadi sorotan.
Namun prestasinya bersama Ajax tidak bisa diabaikan. Ia sempat dianggap sebagai penerus filosofi Pep Guardiola.
Meski sukses meraih dua trofi domestik bersama MU, konsistensinya dianggap gagal. Meski begitu, ia tetap termasuk pelatih bertangan dingin.
9. Xavi Hernandez
Xavi memulai karier kepelatihannya di Barcelona dengan sangat menjanjikan. Ia mempersembahkan gelar Liga Spanyol musim 2022-23.
Ia juga beberapa kali mengalahkan Real Madrid dengan permainan atraktif. Gaya permainannya dipuji karena indah dan agresif.
Namun, konflik internal membuat situasi memburuk. Xavi akhirnya dipecat pada 2024 setelah sempat membatalkan niat mundur.
10. Jurgen Klopp
Kembalinya Jurgen Klopp akan membuat Anfield kembali bergemuruh. Ia adalah sosok yang membangkitkan Liverpool sejak 2015.
Klopp mempersembahkan gelar Liga Inggris dan Liga Champions dalam sembilan musim kepemimpinannya. Ia meninggalkan klub pada 2024 dengan penuh kehormatan.
Kepergiannya mengejutkan dunia sepak bola. Hingga kini, Klopp belum kembali melatih dan selalu dikaitkan dengan Liverpool.
11. Zinedine Zidane
Zinedine Zidane adalah satu dari sedikit pelatih peraih tiga gelar Liga Champions beruntun. Prestasinya bersama Real Madrid sangat luar biasa.
Ia mampu mengelola pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Karim Benzema, dan Luka Modric. Zidane dikenal mampu menjaga keharmonisan ruang ganti.
Sejak meninggalkan Madrid, Zidane belum kembali melatih. Jika ia kembali ke dunia kepelatihan, Liverpool bisa menjadi opsi besar.
Sumber: Give Me Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
-
Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Liga Inggris 19 Januari 2026, 17:29
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:14
LATEST UPDATE
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
-
Real Sociedad vs Barcelona: Barca Keok, Fermin Lopez Tertawakan Keputusan Wasit
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 19:11
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26







