
Bola.net - Haiti terpaksa mengubah desain jersey yang akan digunakan di Piala Dunia 2026 setelah FIFA menilai elemen visual yang ditampilkan terlalu bernuansa politik.
Seperti yang sudah diketahui, Haiti merupakan tim debutan di Piala Dunia 2026. Mereka berhasil lolos untuk kali pertama ke Piala Dunia untuk mewakili Amerika Tengah.
Haiti tergabung di grup C Piala Dunia. Mereka akan membuka perjalanan mereka di ajang ini dengan menghadapi Skotlandia di Foxborough, Massachusetts. Setelah itu, Haiti dijadwalkan menghadapi lima kali juara dunia Brasil pada 19 Juni di Philadelphia, sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Maroko pada 24 Juni di Atlanta.
Namun jelang debutnya di Piala Dunia, persiapan Haiti justru mengalami kendala. FIFA tiba-tiba meminta mereka untuk mengubah design jersey mereka.
Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Terlalu Bermuatan Politis
FIFA dilaporkan meminta Haiti mengganti jersey kandang mereka karena terdapat unsur muatan politis yang kental.
Jersey kandang Timnas Haiti di Piala Dunia 2026 (c) Saeta Official
Jersey yang diproduksi oleh perusahaan perlengkapan olahraga asal Kolombia, Saeta, awalnya menampilkan ilustrasi pertempuran terakhir dalam Perang Kemerdekaan Haiti pada tahun 1803 di bagian depan. Namun, gambar tersebut ditolak dalam proses persetujuan desain yang dilakukan FIFA.
Menurut Saeta, desain itu dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat Haiti yang setiap hari berkontribusi bagi masa depan negara mereka. Namun menanggapi permintaan FIFA itu, Saeta melalui pernyataan resminya menyatakan akan mematuhi keputusan FIFA meskipun menegaskan bahwa desain tersebut tidak dimaksudkan sebagai pernyataan politik.
Bukan Kali Pertama

Kasus ini bukan yang pertama bagi Haiti. Sebelumnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) juga meminta penghapusan gambar tokoh pendiri Haiti, Toussaint Louverture, dari seragam upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina. IOC menilai gambar tersebut melanggar aturan Olimpiade yang melarang simbolisme politik.
Haiti meraih kemerdekaan pada tahun 1804 dan secara luas dikenal sebagai negara merdeka pertama di dunia yang didirikan oleh mantan budak setelah berhasil memenangkan pemberontakan terhadap sistem perbudakan.
Desainer Italia-Haiti, Stella Jean, yang merancang seragam Olimpiade tersebut, kemudian menemukan solusi kreatif. Ia menutupi gambar Louverture sehingga hanya menyisakan sosok seekor kuda dengan latar dedaunan tropis. Meski demikian, desain awal yang menampilkan Louverture tetap mendapat sambutan besar dari publik, sehingga Jean kemudian memproduksi versi komersial yang mempertahankan gambar asli tersebut.
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026
Sumber: ESPN
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:48Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:15MU Gigit Jari, Pemain Incarannya Ditikung Klub Arab Saudi
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:06Kabar Terbaru Cedera Lisandro Martinez: Kapan Bisa Kembali ke MU?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:23Juventus Inginkan Penyerang Parma, Skema Transfer Jadi Kendala
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Juli 2026 16:58Buntut Kontroversi, Timnas Italia Batal Pekerjakan Andrea Pirlo
SOROT
-
Liputan6 27 Juli 2026 17:4095% Pengiriman Barang Masih Pakai Kapal Berbendera Asing
-
Liputan6 27 Juli 2026 17:28KPK: Tak Ada Perlakuan Istimewa ke Eks Jampidsus Febrie di Rutan
-
Liputan6 27 Juli 2026 16:52Jadi Gubernur BI Sementara, Destry Langsung Dipanggil Prabowo
-
Liputan6 27 Juli 2026 16:45Sopir Truk Tewas, Korban Kecelakaan Maut di Gempol Pasuruan Jadi 4 Orang
-
Liputan6 27 Juli 2026 15:32Mendiktisaintek Dipanggil Prabowo, Siapkan Data Program Kampus
MOST VIEWED
Kata-Kata Pertama Jurgen Klopp usai Jadi Pelatih Jerman: Jangan Ganggu Keluarga Saya atau Saya Mundur!
Andrea Pirlo Selangkah Lagi Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Bukan Piala Dunia 2030, Ini Target Pertama Andrea Pirlo di Timnas Italia
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516200/original/014760200_1772265748-1000029690.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306884/original/012167500_1784913813-jam4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308306/original/075274200_1785136390-konbgn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307838/original/015020900_1785114910-IMG_6072.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308556/original/073006700_1785147353-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_16.51.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547972/original/053740900_1775480530-e83bb935-bce9-4a7e-a1fa-5f5a68b277e7.jpeg)

