Membedah Statistik Tiga Pemain Kunci Timnas U-19: Egy, Witan dan Rivaldo
Afdholud Dzikry | 25 Oktober 2018 10:06
Bola.net - Bola.net - Setelah melalui perjuangan keras akhirnya Timnas Indonesia U-19 mampu lolos ke babak perempat final Piala Asia U-19 2018. Timnas Indonesia U-19 lolos setelah menempati posisi runner-up pada klasemen akhir di Grup A.
Timnas Indonesia U-19 mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan yang sudah dilakukan. Pasukan Indra Sjafri meraih kemenangan ketika berjumpa Chinese Taipei dengan skor 3-1 dan Uni Emirat Arab [UEA] dengan skor 1-0.
Satu-satunya kekalahan Timnas Indonesia U-19 terjadi ketika berjumpa Qatar. Itu pun setelah melalui pertandingan yang berjalan dengan sengit. Nurhidayat Haji Haris dan kawan-kawan kalah dengan skor 6-5 atas Qatar.
Dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan oleh Timnas Indonesia U-19. Ada beberapa nama yang menjadi tumpuan. Di lini belakang ada nama Rachmat Irianto. Lalu, di tengah ada M. Lutfi Kamal. Sementara, di lini serang ada nama Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman dan Todd Rivaldo Ferre.
Dari total sembilan gol yang dicetak oleh Timnas Indonesia U-19, hanya dua gol yang tidak lahir dari aksi Witan, Egy dan Rivaldo. Dua gol tersebut hasil kreasi Lutfi Kamal dan Saddil Ramdani. Jadi, menarik untuk melihat seberapa penting ketiga pemain tersebut ditilik dari catatan statistik.
Di bawah ini adalah uraian tentang statistik Witan, Egy dan Rivaldo selama babak penyisihan grup Piala Asia U-19 2018:
Witan Sulaeman
Witan Sulaeman menjadi salah satu pemain kunci yang begitu diandalkan oleh Indra Sjafri. Pemain berusia 17 tahun tersebut bahkan seperti mendapat peran istimewa dari Indra. Witan bisa bergerak bebas di lini serang, bukan hanya dari satu sisi lapangan.
Pemain kelahiran Palu tersebut jadi salah satu pemain yang selalu dimainkan sejak menit pertama oleh Indra dari tiga laga yang sudah dijalani oleh Timnas Indonesia U-19. Total menit bermain yang didapatkan oleh Witan yakni: 269 menit, seperti yang dikutip dari situs resmi AFC.
Witan menjadi salah satu penyumbang gol paling banyak untuk Timnas Indonesia U-19. Witan sudah mencetak tiga gol, atau 89,7 menit/gol. Tiga gol tersebut didapatkan hanya dari lima kali tendangan ke gawang saja. Akurasi tendangan Witan pun mencapai 83,3 persen.
Peran Witan bukan hanya soal penyerangan saja. Sebab, dia juga terlibat aktif dalam membantu pertahanan. Witan tercatat melakukan dua kali tekel sukses, dari empat tekel yang dilakukan. Witan juga melakukan lima pelanggaran dari tiga laga yang sudah dimainkan.
Belum ada kartu yang didapatkan oleh Witan sejauh ini. Jadi, dia masih bisa menjadi pemain andalan Timnas Indonesia U-19 di laga-laga selanjutnya karena tidak terancam akumulasi kartu.
Egy Maulana Vikri
Egy Maulana adalah sosok yang diharapkan bisa menjadi tumpuan Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2018 ini. Apalagi, dia menyandang reputasi sebagai pemain yang berkiprah di Eropa bersama Lechia Gdanks. Egy diharap bisa menganggkat performa Timnas Indonesia U-19.
Indra Sjafri pun memasukkan Egy dalam skema utama permainan Timnas Indonesia U-19. Pemain berusia 18 tahun tersebut selalu tampil sejak menit awal pada tiga laga yang sudah dimainkan. Total menit bermain yang didapat oleh Egy dalah 248 menit.
Dari kesempatan bermain yang didapatkan, Egy mampu mencetak satu gol ketiga laga melawan Chinese Taipei. Setelah itu, Egy belum mampu mencetak gol dari enam tendangan tepat sasaran yang mampu dilepaskan. Akurasi tendangan Egy pun hanya 75 persen.
Berbeda dengan Witan, Egy nampaknya punya tugas untuk lebih fokus menyerang. Buktinya, tidak sekalipun Egy tercatat melakukan tekel. Kontribusi bertahan Egy cukup minim.
Yang menjadi catatan adalah akurasi umpan Egy yang hanya mencapai angka 73 persen, seperti dikutip dari situs resmi AFC. Dari tiga laga, Egy melepaskan 64 umpan dan 47 umpan yang sukses. Umpan akurat Egy pun lebih banyak dilakukan di wilayah sendiri [76,5 persen] dibanding di wilayah lawan [66,7 persen].
Hanya saja, Egy punya catatan apik karena mampu melepaskan lima umpan kunci dan satu assist.
Todd Rivaldo Ferre
Berbeda dengan Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman, Todd Rivaldo Ferre tidak selalu jadi pemain inti. Bahkan, pemain terbaik Liga 1 U-19 musim 2018 ini tidak pernah jadi pilihan utama. Indra Sjafri selalu memainkan Rivaldo sebagai pengganti di babak kedua.
Dari tiga laga babak penyisihan Grup A, Rivaldo baru mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 97 menit. Meskipun cukup minim, tapi Rivaldo punya kontribusi yang cukup masif untuk Timnas Indonesia U-19. Rivaldo telah mencetak tiga gol. Semuanya ke gawang Qatar.
Pemain Persipura Jayapura tersebut total melepaskan lima tendangan, empat di antaranya tepat sasaran dan tiga menjadi gol. Tingkat konversi gol Rivaldo pun mencapai 60 persen dari tendangan yang dia lepaskan.
Menariknya, semua gol Rivaldo dicetak dengan kaki kanan. Satu gol dari eksekusi tendangan bebas di luar kotak penalti dan dua gol lain dari tendangan di dalam kotak penalti setelah sebelumnya melakukan solo run melewati beberapa pemain belakang lawan.
Rivaldo total melepaskan 36 umpan dari menit bermain yang dia dapatkan. Dari jumlah tersebut, Rivaldo hanya sembilan kali gagal melepas umpan. Sementara, 27 sisanya sukses. Dari umpan, nampak jika Rivaldo lebih banyak bergerak menusuk dan maju.
Bermain di sektor kiri lini serang, 33 persen umpan Rivaldo di arahkan ke sisi kanan dan hanya 13,9 yang diarahkan ke sisi kiri. Artinya, Rivaldo lebih banyak bergerak masuk dari sisi kiri ke tengah dan memberikan umpan ke arah kanan. Sementara, 33 persen umpan Rivaldo diarahkan ke depan dan hanya 19,4 persen yang ke belakang.
Berita Video
Berita video momen bek Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat Haris, diganjar kartu merah wasit saat ditandu keluar lapangan oleh tim medis saat laga melawan UEA U-19 di Grup A Piala AFC U-19 2018, Rabu (24/10). Berikut adalah videonya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





