Ronaldo Tak Banyak Bikin Gol di Bawah 6 Pelatih Ini: Termasuk Ten Hag & Solskjaer!
Aga Deta | 7 Mei 2025 11:07
Bola.net - Cristiano Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola profesional, dan kini ia semakin dekat dengan target pribadinya yaitu mencetak 1000 gol sepanjang karier. Ia telah mencetak gol di hampir semua klub dan kompetisi yang pernah ia ikuti.
Meski dikenal sangat produktif, ada beberapa pelatih yang tidak sempat merasakan dahsyatnya kontribusi gol Ronaldo secara maksimal. Entah karena masa kerja yang singkat, atau karena ketidaksesuaian taktik, Ronaldo gagal mencetak 10 gol di bawah mereka.
Kondisi seperti ini memang terbilang langka, mengingat Ronaldo hampir selalu menjadi pusat permainan dan mesin gol utama di setiap tim. Namun, tidak semua pelatih bisa memaksimalkan potensi sang megabintang dalam waktu singkat.
Beberapa nama pelatih dalam daftar ini cukup mengejutkan, termasuk mereka yang pernah menangani klub besar dan bekerja dengan Ronaldo di level tertinggi. Namun angka tidak bisa dibohongi, dan jumlah gol Ronaldo bersama mereka tak pernah mencapai dua digit.
Berikut ini adalah enam pelatih yang pernah menangani Cristiano Ronaldo, tetapi tidak mendapat lebih dari sembilan gol dari sang legenda Portugal.
1. Laszlo Boloni

Laszlo Boloni menjadi pelatih yang menangani Ronaldo pada awal kariernya di Sporting CP dari Juli 2001 hingga Juni 2003. Ronaldo membuat debut profesionalnya di musim 2002-03, saat Boloni masih menjabat sebagai pelatih.
Selama periode ini, Ronaldo mencetak lima gol pertama dalam karier seniornya, yang semuanya dicetak untuk Sporting. Gol-gol tersebut menjadi landasan bagi Ronaldo untuk mendapatkan perhatian dan akhirnya pindah ke Manchester United setelah satu musim yang menjanjikan.
Meski hanya bersama Boloni untuk waktu yang singkat, momen itu sangat penting dalam perkembangan karier Ronaldo. Pencapaian awalnya di Sporting memantapkan posisinya sebagai salah satu talenta muda terbaik di Eropa.
2. Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer Ronaldo untuk kedua kalinya saat sang pemain kembali ke Manchester United. Meskipun hanya bekerja sama dalam 13 pertandingan, Ronaldo mencetak sembilan gol dan menunjukkan produktivitas tinggi dengan rata-rata hampir satu gol per pertandingan.
Solskjaer yang merupakan mantan rekan setim Ronaldo di United, mendapat kesempatan untuk menangani sang bintang di periode kedua Ronaldo di Old Trafford. Meski demikian, hubungan antara keduanya tidak bertahan lama, dan Ronaldo hanya berada di bawah asuhan Solskjaer dalam waktu singkat.
Namun, di bawah manajer asal Norwegia ini, Ronaldo tetap tampil impresif dengan kontribusi gol yang signifikan. Meskipun masa kerjanya singkat, Solskjaer meninggalkan pengaruh positif dalam beberapa pertandingan Ronaldo.
3. Michael Carrick

Michael Carrick hanya sempat menangani Ronaldo selama tiga pertandingan sebagai manajer interim setelah pemecatan Solskjaer. Dalam waktu singkat ini, Ronaldo mencetak gol ganda ke gawang Arsenal dan mencetak gol di Liga Champions melawan Villarreal.
Carrick mengambil alih sebagai pelatih sementara pada akhir 2021, dengan tujuan memberikan waktu bagi klub untuk mencari manajer permanen. Dalam masa jabatannya yang singkat, Ronaldo tampil cukup baik dan memberikan kontribusi gol yang cukup penting.
Namun, karena statusnya sebagai manajer sementara, Carrick hanya bisa memberikan pengaruh terbatas pada perkembangan Ronaldo. Walaupun hanya sebentar, Carrick tetap menjadi bagian dari perjalanan Ronaldo di United.
4. Erik Ten Hag

Erik ten Hag menjadi manajer permanen pertama setelah Solskjaer dan menangani Ronaldo dengan cara yang penuh ketegangan. Ronaldo hanya tampil dalam 16 pertandingan di bawah asuhan Ten Hag dan hanya mencetak tiga gol, sebuah statistik yang tidak memuaskan.
Hubungan antara Ten Hag dan Ronaldo memang terkenal penuh perselisihan, yang berujung pada pemutusan kontrak Ronaldo di United. Ketegangan ini mempengaruhi performa Ronaldo, yang sebelumnya tampil lebih baik di bawah manajer pengganti, Ralf Rangnick.
Ten Hag juga mengkritik Ronaldo terkait sikap dan masalah di dalam tim, yang semakin memperburuk hubungan mereka. Jika bukan karena konflik ini, mungkin Ronaldo bisa tampil lebih baik di bawah asuhan Ten Hag.
5. Dinko Jelicic

Dinko Jelicic adalah pelatih sementara yang menangani Ronaldo di Al Nassr dalam delapan pertandingan. Selama masa ini, Ronaldo bermain tujuh kali dan mencetak tiga gol.
Jelicic hanya memiliki waktu singkat bersama Ronaldo, namun ia tetap memberikan kesempatan bagi Ronaldo untuk menunjukkan kualitasnya di lapangan. Meskipun jumlah golnya tidak sebanyak di bawah pelatih lain, ia tetap mencetak gol yang penting.
Masa jabatannya yang singkat menjadikan Jelicic sebagai salah satu pelatih yang tidak banyak memiliki pengaruh besar dalam karier Ronaldo. Meski begitu, pengaruhnya dalam periode singkat itu tetap tercatat dalam perjalanan karier sang pemain.
6. Vitor Severino

Vitor Severino adalah pelatih sementara Al Nassr yang hanya menangani Ronaldo dalam dua pertandingan. Dalam laga pertama, Ronaldo mencetak gol dan mendapatkan kartu kuning dalam kemenangan 3-2 atas Al-Okhdood.
Severino tidak pernah menangani tim secara penuh, hanya mengambil alih dua pertandingan ketika pelatih utama absen. Meski hanya dua laga, Severino tercatat sebagai pelatih yang memberi kesempatan kepada Ronaldo untuk tampil meski tidak memiliki waktu panjang bersama sang pemain.
Meskipun Severino hanya menangani sedikit pertandingan, ia tetap menjadi bagian dari sejarah karier Ronaldo. Dengan hanya dua pertandingan, Severino juga tercatat sebagai pelatih yang paling sedikit memberikan kesempatan bagi Ronaldo untuk mencetak gol.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
- 7 Pemain Top Dunia yang Tak Pernah Main di Final Liga Champions
- Trent Menuju Madrid, 11 Pemain Ini Jadi Bukti Bahwa Meninggalkan Liverpool Tak Selalu Indah
- Trent Alexander-Arnold Bakal Merapat, Inilah 5 Transfer Gratis Terbaik Real Madrid Sepanjang Sejarah
- 4 Pemain dengan Jumlah Gol Lebih Banyak dari Lionel Messi
- 9 Pesepak Bola yang Menolak Selebrasi saat Bobol Mantan Klub
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yann Sommer Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim, Siapa Penggantinya?
Liga Italia 27 Februari 2026, 11:03
-
Mulai Rajin Cetak Gol, Roy Keane Lempar Tantangan ke Benjamin Sesko: Bisa Konsisten Gak?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:47
-
Akhirnya Debut, Veda Ega Pratama Target Masuk 10 Besar di Moto3 Thailand 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 10:47
-
Hasil FP1 Moto2 Thailand 2026: David Alonso Tercepat, Ungguli Izan Guevara
Otomotif 27 Februari 2026, 10:42
-
Usai Dipecat MU, Ruben Amorim Dapat Tawaran Melatih dari Klub yang Tak Terduga
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:28
LATEST UPDATE
-
Jiah! Belum Setahun Dibeli dari MU, Chelsea Bakal Jual Alejandro Garnacho?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 12:09
-
Masuk Radar MU, Julian Nagelsmann Ingin Melatih di Inggris?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 11:55
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 27 Februari 2026, 11:42
-
Maluku Manise! Shayne Pattynama Terhipnotis Keindahan Ternate: Sepotong Surga di Bumi
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 11:05
-
Yann Sommer Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim, Siapa Penggantinya?
Liga Italia 27 Februari 2026, 11:03
-
Mulai Rajin Cetak Gol, Roy Keane Lempar Tantangan ke Benjamin Sesko: Bisa Konsisten Gak?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:47
-
Akhirnya Debut, Veda Ega Pratama Target Masuk 10 Besar di Moto3 Thailand 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 10:47
-
Hasil FP1 Moto2 Thailand 2026: David Alonso Tercepat, Ungguli Izan Guevara
Otomotif 27 Februari 2026, 10:42
-
Usai Dipecat MU, Ruben Amorim Dapat Tawaran Melatih dari Klub yang Tak Terduga
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:28
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






