Slot & Arteta Berikutnya? 4 Manajer yang Pernah Finis di Atas Pep Guardiola
Aga Deta | 18 Maret 2025 16:58
Bola.net - Pep Guardiola dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik dunia. Namun, hanya sedikit manajer yang pernah mengalahkannya dalam perebutan gelar liga.
Sepanjang kariernya di Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City, Guardiola telah memenangkan 12 liga dalam 15 musim. Hanya tiga kali timnya gagal finis di puncak.
Musim ini, daftar tersebut bisa bertambah dengan Arne Slot, Mikel Arteta, dan Nuno Espirito Santo. Liverpool, Arsenal, dan Nottingham Forest sedang tampil luar biasa.
Manchester City kini tertinggal jauh dalam perburuan gelar. Mereka berada di posisi kelima, terpaut enam poin dari Forest, tujuh dari Arsenal, dan 22 dari Liverpool.
Berikut adalah empat manajer yang berhasil finis di atas tim asuhan Guardiola.
1. Jose Mourinho - Real Madrid (2011/2012)

Jose Mourinho tiba di Real Madrid pada 2010 dengan misi menghentikan dominasi Barcelona. Di musim pertamanya, ia membawa Madrid menjuarai Copa del Rey setelah mengalahkan Barca di final.
Musim berikutnya, Mourinho sukses membawa Los Blancos meraih gelar La Liga dengan rekor 100 poin dan 121 gol. Barcelona finis sembilan poin di belakang, meski Messi mencetak 50 gol liga.
Persaingan ketat dengan Mourinho membuat Guardiola kelelahan. Sebelum musim berakhir, ia mengumumkan mundur dan memilih rehat selama setahun di New York.
2. Antonio Conte – Chelsea (2016/2017)

Pep Guardiola tiba di Manchester City pada musim panas 2016 setelah sukses di Bayern. Musim debutnya di Premier League dimulai dengan enam kemenangan beruntun.
Namun, performa City menurun pada musim gugur, membuat Guardiola menjalani satu-satunya musim tanpa trofi dalam kariernya. Sebaliknya, Chelsea di bawah Antonio Conte tampil dominan.
Conte beralih ke formasi tiga bek dan membawa Chelsea meraih 13 kemenangan beruntun. The Blues akhirnya menjuarai liga dengan 91 poin, unggul 15 angka dari City.
3. Mauricio Pochettino – Tottenham (2016/2017)

Chelsea bukan satu-satunya tim yang finis di atas City pada musim debut Guardiola. Musim 2016/2017 menjadi satu-satunya saat ia finis di luar dua besar.
Tottenham asuhan Mauricio Pochettino menjadi runner-up dan satu-satunya pesaing Chelsea. Harry Kane, Dele Alli, Son Heung-min, dan Christian Eriksen tampil luar biasa dengan total 69 gol dan 35 assist.
Spurs mengakhiri start sempurna City dengan kemenangan 2-0 dan menahan imbang mereka 2-2 di Etihad. City akhirnya finis ketiga, delapan poin di belakang Spurs.
4. Jurgen Klopp – Liverpool (2019/2020)

Jurgen Klopp akhirnya membawa Liverpool juara setelah penantian panjang. Ia tiba di Inggris sebelum Guardiola dan finis keempat di musim penuh pertamanya.
Musim 2018/2019, Liverpool mengumpulkan 97 poin tetapi tetap kalah satu poin dari City. Namun, mereka bangkit dan mendominasi musim berikutnya.
Liverpool hanya kehilangan dua poin dalam 27 laga pertama dan finis dengan 99 poin. City tertinggal 18 poin, meski menang 4-0 atas Liverpool setelah gelar dikunci.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
Deretan Puasa Gelar Terlama di Inggris dan Momen Berakhirnya
Arne Slot Bisa Belajar! 4 Manajer Hebat yang Bangkit Setelah Kalah di Final Carabao Cup Pertamanya
5 Pengganti Realistis Virgil van Dijk di Liverpool, Siapa yang Bisa Mengisi Posisinya?
9 Pemain Man Utd yang Langsung Kembali ke Performa Terbaik Setelah Tinggalkan Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
