Achsanul Qosasi: Pengelola Persepam MU Harus Berkomitmen
Editor Bolanet | 6 Oktober 2014 21:44
- Kubu Persepam Madura United dalam situs cemas. Apalagi penyebabnya bila bukan akibat mundurnya Achsanul Qosasi sebagai manajer.
Hal tersebut, tentu harus disikapi dengan mencari sosok manajer baru. Selain itu, Sapeh Kerap- julukan Persepam Madura United- dibayangi rencana pengembalian pengelolaan klub pada Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
Pasalnya, banyak aspek di Persepam secara hukum menjadi hak PT Pojur Madura United. Mulai dari kostum, logo tim, julukan, bahkan hingga nama Madura United.
Perubahan besar bisa terjadi di Persepam musim depan. Namun, ini bisa menjadi era perubahan bagi Persepam. Siapa pun yang nanti mengelola, harus tetap berkomitmen memajukan sepak bola Madura, terang Achsanul Qosasi.
Dilanjutkannya, optimistis muncul sosok baru yang juga mampu membangun sepak bola di Madura. Hanya saja, dikatakannya, diperlukan perjuangan lebih keras dan transisi tidak akan berjalan mudah.
Mungkin, situasinya akan lebih mudah kalau Persepam diputuskan tetap di ISL. Larena, tinggal meneruskan tugas musim sebelumnya. Tugas terberatnya, justru kalau Persepam tetap degradasi, karena jelas akan ada perubahan besar, imbuh Achsanul.
Lebih jauh diungkapkannya, perubahan sebuah tim termasuk pengelolaan, adalah hal yang lumrah. Walau mungkin, terlalu cepat bagi Persepam. Diharapkannya, siapa saja yang nantinya mengelola Sape Kerap, menjadikan tim lebih baik lagi di masa depan.
Nasib Persepam, hingga kini masih belum jelas karena berharap ada peluang selamat dari degradasi. Pasalnya, PSSI belum memberikan keputusan terkait protes mereka selama ini akibat Perseru Serui menggunakan pemain ilegal. (esa/dzi)
Hal tersebut, tentu harus disikapi dengan mencari sosok manajer baru. Selain itu, Sapeh Kerap- julukan Persepam Madura United- dibayangi rencana pengembalian pengelolaan klub pada Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
Pasalnya, banyak aspek di Persepam secara hukum menjadi hak PT Pojur Madura United. Mulai dari kostum, logo tim, julukan, bahkan hingga nama Madura United.
Perubahan besar bisa terjadi di Persepam musim depan. Namun, ini bisa menjadi era perubahan bagi Persepam. Siapa pun yang nanti mengelola, harus tetap berkomitmen memajukan sepak bola Madura, terang Achsanul Qosasi.
Dilanjutkannya, optimistis muncul sosok baru yang juga mampu membangun sepak bola di Madura. Hanya saja, dikatakannya, diperlukan perjuangan lebih keras dan transisi tidak akan berjalan mudah.
Mungkin, situasinya akan lebih mudah kalau Persepam diputuskan tetap di ISL. Larena, tinggal meneruskan tugas musim sebelumnya. Tugas terberatnya, justru kalau Persepam tetap degradasi, karena jelas akan ada perubahan besar, imbuh Achsanul.
Lebih jauh diungkapkannya, perubahan sebuah tim termasuk pengelolaan, adalah hal yang lumrah. Walau mungkin, terlalu cepat bagi Persepam. Diharapkannya, siapa saja yang nantinya mengelola Sape Kerap, menjadikan tim lebih baik lagi di masa depan.
Nasib Persepam, hingga kini masih belum jelas karena berharap ada peluang selamat dari degradasi. Pasalnya, PSSI belum memberikan keputusan terkait protes mereka selama ini akibat Perseru Serui menggunakan pemain ilegal. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sikap Presiden Madura United Soal KLB PSSI
Bola Indonesia 23 Oktober 2022, 14:31
-
RD: Terima Kasih Dukungan Selama Ini, Mohon Maaf kepada Suporter Madura United
Bola Indonesia 9 November 2021, 14:19
-
Cerita Presiden Madura United Melepas Syahrian Abimanyu ke JDT dengan Bangga
Bola Indonesia 23 Desember 2020, 20:40
-
Buku Memoar Sepak Bola Presiden Madura United Resmi Diluncurkan
Bolatainment 16 Oktober 2020, 04:40
-
Ikuti Arema dan Persija, Madura United Seleksi Pemain Muda Asal Brasil
Bola Indonesia 20 Agustus 2020, 16:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



