ADS: Sesuai Aturan, PSM Bakal Berlaga di Divisi Satu
Editor Bolanet | 15 Agustus 2012 22:30
- Kondisi PSM Makassar musim depan kian rawan bahkan berada di ujung tanduk. Tim Ayam Jantan dari Timur disebut-sebut akan sulit berkompetisi di kasta tertinggi musim depan
Hal itu diungkapkan mantan direktur PT Liga Indonesia (PT LI) yang juga tokoh sepakbola nasional, Andi Darussalam Tabussala. Mantan manajer Timnas yang akrab disapa ADS itu menjelaskan, posisi konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (PT MBI) yang selama ini membawahi kompetisi Indonesia Premier League (IPL) sudah tinggal nama.
PSM itu sekarang sulit berkompetisi di kasta tertinggi. Tim ini sekarang hanya bisa berlaga di divisi satu saja. Aturan harus ditegakkan dan sanksi terhadap PSM sesuai kongres Bali tetap harus diberlakukan, ujarnya.
Keterangan ADS tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, saat berkunjung ke Makassar untuk melantik pengurus baru Pengprov PSSI Sulsel, beberapa waktu lalu.
Saat itu, Djohar mengatakan bahwa posisi PSM aman dan akan tetap berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia. Djohar mengatakan bahwa PSM bersama Persibo Bojonegoro dan Persema Malang telah lepas dari sanksi.
Posisi PSM, Persibo, dan Persema tetap di kasta tertinggi. Sanksi untuk klub-klub tersebut sudah diputihkan, ujar Djohar waktu itu.
Selain itu, ADS juga menilai jika ISL lebih baik dari IPL. Itu berdasar pada pelaksanaan kompetisi dan juga soal pemberian hak, dalam hal ini gaji pemain.
Saya tidak mengatakan mana yang paling berkualitas antara IPL dan ISL. Tapi soal pembayaran gaji, ISL sedikit lebih baik dari IPL. Klub ISL telah membayar sebagian gaji pemainnya, lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, ADS menunjukkan keprihatinannya pada Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa. Ia merasa kasihan pada Sadikin karena menerima PSM dalam kondisi carut marut dan banyak masalah dari ketua umum sebelumnya.
”Sebaiknya semua pihak memberikan dukungan penuh kepada Ketua umum Sadikin Aksa. Saya yakin Sadikin bisa menghimpun pengusaha lokal dan sponsor untuk memandirikan PSM agar tidak tergantung oleh lembaga mana pun, kasihan kalau selalu dibebani, ujarnya. (nda/dzi)
Hal itu diungkapkan mantan direktur PT Liga Indonesia (PT LI) yang juga tokoh sepakbola nasional, Andi Darussalam Tabussala. Mantan manajer Timnas yang akrab disapa ADS itu menjelaskan, posisi konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (PT MBI) yang selama ini membawahi kompetisi Indonesia Premier League (IPL) sudah tinggal nama.
PSM itu sekarang sulit berkompetisi di kasta tertinggi. Tim ini sekarang hanya bisa berlaga di divisi satu saja. Aturan harus ditegakkan dan sanksi terhadap PSM sesuai kongres Bali tetap harus diberlakukan, ujarnya.
Keterangan ADS tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, saat berkunjung ke Makassar untuk melantik pengurus baru Pengprov PSSI Sulsel, beberapa waktu lalu.
Saat itu, Djohar mengatakan bahwa posisi PSM aman dan akan tetap berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia. Djohar mengatakan bahwa PSM bersama Persibo Bojonegoro dan Persema Malang telah lepas dari sanksi.
Posisi PSM, Persibo, dan Persema tetap di kasta tertinggi. Sanksi untuk klub-klub tersebut sudah diputihkan, ujar Djohar waktu itu.
Selain itu, ADS juga menilai jika ISL lebih baik dari IPL. Itu berdasar pada pelaksanaan kompetisi dan juga soal pemberian hak, dalam hal ini gaji pemain.
Saya tidak mengatakan mana yang paling berkualitas antara IPL dan ISL. Tapi soal pembayaran gaji, ISL sedikit lebih baik dari IPL. Klub ISL telah membayar sebagian gaji pemainnya, lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, ADS menunjukkan keprihatinannya pada Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa. Ia merasa kasihan pada Sadikin karena menerima PSM dalam kondisi carut marut dan banyak masalah dari ketua umum sebelumnya.
”Sebaiknya semua pihak memberikan dukungan penuh kepada Ketua umum Sadikin Aksa. Saya yakin Sadikin bisa menghimpun pengusaha lokal dan sponsor untuk memandirikan PSM agar tidak tergantung oleh lembaga mana pun, kasihan kalau selalu dibebani, ujarnya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajemen PSM Diminta Utamakan Pembayaran Gaji Pemain
Bola Indonesia 1 Oktober 2014, 11:55
-
Rudi ke Makassar Untuk Curhat ke ADS
Bola Indonesia 1 Juli 2014, 19:31
-
Dipanggil Kembali BTN, Rudi Serahkan Pada ADS
Bola Indonesia 22 Juni 2014, 20:08
-
Pelatih PSM: Saya Minta ADS Pikir Ulang
Bola Indonesia 25 April 2014, 20:35
-
ADS: Rencana Mundur Sudah Saya Renungkan Seminggu Ini
Bola Indonesia 25 April 2014, 20:32
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




