AFC: PSSI dan KPSI Harus Bersatu Demi Indonesia
Editor Bolanet | 12 Desember 2012 14:30
- Indonesia terancam sanksi FIFA, PSSI dan KPSI harus bersatu demi rakyat Indonesia. Demikian yang disampaikan oleh Pangeran Ali, anggota Exco AFC dari Yordania.
Menurut Pangeran Ali, setelah kedua kubu (PSSI dan KPSI) gagal mencapai titik temu hingga tenggat waktu 10 Desember, maka sanksi FIFA menjadi ancaman serius. Karena itu Pangeran Ali meminta PSSI dan KPSI menyatukan perbedaan demi masa depan sepak bola Indonesia.
Saya pikir semua orang harus segera sadar jika ingin melayani rakyat Indonesia maka mereka harus segera menyatukan perbedaan. Kami kemudian akan membicarakannya pada rapat Exco FIFA di Tokyo, ucap Pangeran Ali seperti dilansir euronews.com.
Sudah saatnya semua serius memikirkan hal ini. Karena jelas yang akan menjadi korban adalah orang-orang yang mencintai olah raga ini, pungkas Pangeran Ali.
FIFA memberikan batas waktu 10 Desember kepada Indonesia untuk menyelesaikan konflik sepak bola. Namun pada kenyataannya dua kubu yang sedang bertikai, PSSI dan KPSI gagal mencapai kata sepakat dan memilih untuk menggelar kongres masing-masing. PSSI menggelar KLB di Palangkaraya, sementara KPSI menggelar kongres di Jakarta. (eur/mac)
Menurut Pangeran Ali, setelah kedua kubu (PSSI dan KPSI) gagal mencapai titik temu hingga tenggat waktu 10 Desember, maka sanksi FIFA menjadi ancaman serius. Karena itu Pangeran Ali meminta PSSI dan KPSI menyatukan perbedaan demi masa depan sepak bola Indonesia.
Saya pikir semua orang harus segera sadar jika ingin melayani rakyat Indonesia maka mereka harus segera menyatukan perbedaan. Kami kemudian akan membicarakannya pada rapat Exco FIFA di Tokyo, ucap Pangeran Ali seperti dilansir euronews.com.
Sudah saatnya semua serius memikirkan hal ini. Karena jelas yang akan menjadi korban adalah orang-orang yang mencintai olah raga ini, pungkas Pangeran Ali.
FIFA memberikan batas waktu 10 Desember kepada Indonesia untuk menyelesaikan konflik sepak bola. Namun pada kenyataannya dua kubu yang sedang bertikai, PSSI dan KPSI gagal mencapai kata sepakat dan memilih untuk menggelar kongres masing-masing. PSSI menggelar KLB di Palangkaraya, sementara KPSI menggelar kongres di Jakarta. (eur/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18












