Aji Santoso Tak Mempersoalkan Kehadiran Bonek di Bogor
Serafin Unus Pasi | 8 November 2019 22:10
Bola.net - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso tak mempersoalkan kehadiran Bonek Mania di Stadion Pakansari, Cibinong. Kendati, tim Kota Pahlawan tengah menjalani sanksi tanpa suporter hingga akhir musim.
Pendukung Persebaya, Bonek Mania memang tetap berangkat ke Bogor. Bahkan, menurut informasi yang diterima Bola.net, sejumlah suporter sudah berada di sekitar Stadion Pakansari.
"Yang dilarang untuk hadir itu di dalam stadion, tapi kalau di luar stadion menurut saya oke tidak apa-apa kayaknya," kata Aji Santoso, Jumat (8/11/2019).
Tetapi, Aji tetap berpesan kepada suporter yang datang untuk mendukung dengan tertib. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Saya berharap untuk teman-teman Bonek yang hadir di sini, mendukunglah di luar dengan tertib, karena ini sangat penting, jangan sampai merugikan yang lain," pesan Aji.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Berharap Jadi Pelajaran
Lebih lanjut, Aji juga berharap agar sanksi yang diterima Persebaya bisa menjadi pelajaran bagi suporter. Sehingga, hukuman serupa tidak lagi diterima Green Force di kemudian hari.
"Mudah-mudahan ini bisa menjadi pelajaran bagus untuk pecinta sepak bola di Surabaya. Untuk ke depan lebih baik, jangan sampai hukuman-hukuman ini terulang," jelas Aji.
"Karena jujur, kehadiran Bonek sangat kami butuhkan, tapi karena aturan dan larangan, Bonek tidak bisa hadir, kami tetap fight untuk memberikan yang terbaik," tandasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 5 April 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13













