Arema Indonesia Jadwalkan Bertemu Menpora
Editor Bolanet | 7 November 2014 22:17
- Arema Indonesia berupaya kembali memperjuangkan eksistensi mereka di kancah sepakbola nasional. Mereka mengaku bakal menemui Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, untuk memperjuangkan keberadaan mereka.
Kami sudah menjadwalkan bakal menemui Menpora, ujar Kuasa Hukum Arema Indonesia, Erpin Yuliono.
Rencananya, pekan depan, tim kami akan menemui beliau, sambungnya.
Lebih lanjut, CEO Arema Indonesia, Winarso, menyebut bahwa karut marut permasalahan yang terjadi dalam timnya tak lepas dari kebijakan Menpora terdahulu, Roy Suryo. Roy, menurut Winarso, membuat blunder dengan melegalkan kompetisi Indonesia Super League, padahal waktu itu kompetisi resmi adalah Indonesian Premier League.
Kebijakan Roy ini, sambungnya, berdampak pada tidak diakuinya Arema Indonesia, yang berlaga di Indonesian Premier League. Sebagai gantinya, penguasa sepakbola Indonesia memilih untuk mengakui Arema Cronus, yang sebelumnya berlaga di Indonesia Super League.
Kalau kita memang betul-betul ilegal, mengapa kita bisa sampai bermain pada AFC Cup? Kalau kita benar-benar legal, mengapa tidak bisa bermain di kompetisi unifikasi? tukas Winarso. (den/dzi)
Kami sudah menjadwalkan bakal menemui Menpora, ujar Kuasa Hukum Arema Indonesia, Erpin Yuliono.
Rencananya, pekan depan, tim kami akan menemui beliau, sambungnya.
Lebih lanjut, CEO Arema Indonesia, Winarso, menyebut bahwa karut marut permasalahan yang terjadi dalam timnya tak lepas dari kebijakan Menpora terdahulu, Roy Suryo. Roy, menurut Winarso, membuat blunder dengan melegalkan kompetisi Indonesia Super League, padahal waktu itu kompetisi resmi adalah Indonesian Premier League.
Kebijakan Roy ini, sambungnya, berdampak pada tidak diakuinya Arema Indonesia, yang berlaga di Indonesian Premier League. Sebagai gantinya, penguasa sepakbola Indonesia memilih untuk mengakui Arema Cronus, yang sebelumnya berlaga di Indonesia Super League.
Kalau kita memang betul-betul ilegal, mengapa kita bisa sampai bermain pada AFC Cup? Kalau kita benar-benar legal, mengapa tidak bisa bermain di kompetisi unifikasi? tukas Winarso. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joko Susilo, Sosok di Balik Logo Perdana Arema Indonesia
Bola Indonesia 19 Juli 2019, 19:10
-
Ultah ke-31, Arema Diharapkan Kembali Jadi Satu
Bola Indonesia 11 Agustus 2018, 02:20
-
Setelah Dikabarkan Meninggal, Ini Reaksi Mantan Pemain Arema
Bola Indonesia 22 Mei 2018, 14:17
-
Arema FC Berencana Datangkan Eks Pelatih Fisik Arema Indonesia
Bola Indonesia 8 November 2017, 16:41
-
Laga Derby Malang Ricuh, Wasit Hentikan Laga
Bola Indonesia 2 Agustus 2017, 21:44
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










