Bepe: Sepakbola Indonesia Alami Kemunduran
Editor Bolanet | 14 Januari 2016 19:49
Menurut Bepe, sapaan karib Bambang, banyaknya turnamen yang mewarnai kancah sepakbola nasional ternyata tak mampu menggantikan kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang terhenti. Sistem yang dipakai di turnamen dirasa tak sesuai dengan keinginan para pesepakbola.
Saya berpikir sistem turnamen ini membuat kami menjadi pengecut. Artinya sistem perbaikan ini menjadi sebuah kemunduran, ujar Bepe kepada wartawan di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1)
Ikon Persija Jakarta ini juga menilai jika sistem turnamen yang jangka waktunya tak panjang membuat tim menjadi sewenang-wenang. Para pemain dituntut lebih, namun tidak mendapatkan imbalan yang sesuai.
Dengan turnamen yang singkat, sebuah tim bisa semena-mena dengan hak pemain. Kasarnya, pemain dipaksa memberikan 100 persen. Kalau berhasil ya baru dapat imbalan, tutupnya [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
-
Eksel Runtukahu dan Sundulan ala Bambang Pamungkas di Pekan ke-12 BRI Super League
Bola Indonesia 9 November 2025, 15:11
LATEST UPDATE
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
-
Man of the Match Ekuador vs Curacao: Eloy Room
Piala Dunia 21 Juni 2026, 09:04
-
Soal Rumor Cristian Romero Merapat ke MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 21 Juni 2026, 08:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia vs Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 08:02
-
MU Kelamaan, Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 21 Juni 2026, 07:34
-
Link Live Streaming Tunisia vs Jepang dan Jam Berapa Mainnya?
Piala Dunia 21 Juni 2026, 06:08
-
Daftar Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











