'Beri Peluang Talenta Muda, PSSI Bisa Contoh Aturan di IPL'
Editor Bolanet | 16 November 2013 14:16
- Rencana PSSI, untuk memberi kesempatan pemain lokal bermain dengan mengurangi kuota pemain asing, mendapat tanggapan Moses Hutabarat. Mantan pengurus Persema Malang ini menyebut ada hal lain yang juga bisa dilakukan PSSI untuk menjamin kesempatan talenta-talenta muda Indonesia, yaitu mengambil peraturan yang ada di kompetisi Indonesian Premier League.
Kenapa cuma sekadar pemain asing yang jatahnya berkurang jadi 3+1 dan hanya 3 orang yang main dalam satu pertandingan? Kenapa nggak sekalian ada aturan terkait pemain U-21, seperti di Jerman? Kalau mau perbaiki mengenai pemain muda, ada baiknya contoh Jerman, ujar Moses, pada .
Musim lalu, di Indonesian Premier League sudah diterapkan aturan yang bagus. Setiap klub wajib memberikan sekian menit minimal bagi pemain berusia U-21. Hal ini bisa dilanjutkan di kompetisi musim depan, sambungnya.
Lebih lanjut, jika aturan itu dijalankan, Moses mengaku optimistis Indonesia tidak akan kesulitan mendapatkan talenta-talenta muda mengisi posisi di tim nasional. Bahkan, menurutnya, mulai SEA Games 2015 dan seterusnya, Indonesia hampir bisa dipastikan telah memastikan satu kaki di partai final.
Dengan menjadi finalis, berarti sudah 50% peluang yang kita miliki untuk jadi juara. Tentu saja dengan catatan aturan ini dijalankan, tandasnya. [initial]
(den/mac)
Kenapa cuma sekadar pemain asing yang jatahnya berkurang jadi 3+1 dan hanya 3 orang yang main dalam satu pertandingan? Kenapa nggak sekalian ada aturan terkait pemain U-21, seperti di Jerman? Kalau mau perbaiki mengenai pemain muda, ada baiknya contoh Jerman, ujar Moses, pada .
Musim lalu, di Indonesian Premier League sudah diterapkan aturan yang bagus. Setiap klub wajib memberikan sekian menit minimal bagi pemain berusia U-21. Hal ini bisa dilanjutkan di kompetisi musim depan, sambungnya.
Lebih lanjut, jika aturan itu dijalankan, Moses mengaku optimistis Indonesia tidak akan kesulitan mendapatkan talenta-talenta muda mengisi posisi di tim nasional. Bahkan, menurutnya, mulai SEA Games 2015 dan seterusnya, Indonesia hampir bisa dipastikan telah memastikan satu kaki di partai final.
Dengan menjadi finalis, berarti sudah 50% peluang yang kita miliki untuk jadi juara. Tentu saja dengan catatan aturan ini dijalankan, tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













