BOPI Sebut FIFA Tidak Lakukan Klarifikasi
Editor Bolanet | 1 Juni 2015 13:03
- Sanksi yang FIFA jatuhkan kepada Indonesia menimbulkan kritikan dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Ketua Umum BOPI, Noor Aman menyesalkan bahwa FIFA memberi sanksi dengan hanya mendengarkan dari satu pihak saja.
Kami sudah prediksi sebelumnya bahwa FIFA akan memberi sanksi terhadap sepak bola Indonesia. Hal itu, karena PSSI mengajukan surat kepada FIFA yang berisi bahwa ada campur tangan pemerintah terhadap sepak bola Indonesia, terang Noor Aman.
Seharusnya, FIFA mengklarifikasi terlebih dahulu isi surat dari PSSI itu. Kami saja tidak dianggap untuk memberi keterangan, jadi keputusan itu hanya sepihak, imbuhnya.
Dalam surat yang berisi tentang keputusan sanksi FIFA tersebut, diutarakan bahwa campur tangan dari pihak luar, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan BOPI, kepada PSSI yang membuat sanksi dijatuhkan. Hal tersebut, dianggap melanggar statuta FIFA pasal 13 dan 17.
Sebelumnya, Kemenpora juga memberi tanggapan tentang sanksi yang diberikan FIFA terhadap Indonesia. Menurut mereka, surat FIFA mengenai sanksi tersebut terdapat beberapa kalimat dalam paragraf-paragraf yang janggal. [initial]
(esa/pra)
Kami sudah prediksi sebelumnya bahwa FIFA akan memberi sanksi terhadap sepak bola Indonesia. Hal itu, karena PSSI mengajukan surat kepada FIFA yang berisi bahwa ada campur tangan pemerintah terhadap sepak bola Indonesia, terang Noor Aman.
Seharusnya, FIFA mengklarifikasi terlebih dahulu isi surat dari PSSI itu. Kami saja tidak dianggap untuk memberi keterangan, jadi keputusan itu hanya sepihak, imbuhnya.
Dalam surat yang berisi tentang keputusan sanksi FIFA tersebut, diutarakan bahwa campur tangan dari pihak luar, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan BOPI, kepada PSSI yang membuat sanksi dijatuhkan. Hal tersebut, dianggap melanggar statuta FIFA pasal 13 dan 17.
Sebelumnya, Kemenpora juga memberi tanggapan tentang sanksi yang diberikan FIFA terhadap Indonesia. Menurut mereka, surat FIFA mengenai sanksi tersebut terdapat beberapa kalimat dalam paragraf-paragraf yang janggal. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













