BRI Liga 1: Eduardo Almeida Terbaik di Antara 5 Pelatih Klub Jawa Timur pada Seri Pertama
Gia Yuda Pradana | 13 Oktober 2021 12:11
Bola.net - Enam pekan telah berlalu di seri pertama BRI Liga 1 2021/22. Tak ada satupun klub Jawa Timur di lima besar klasemen sementara.
Ada lima klub Jawa Timur di liga tertinggi Indonesia musim ini. Mereka adalah Arema FC, Madura United, Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, dan Persik Kediri.
Bagaimanakah rapor para pelatih dari lima klub Jawa Timur itu di seri pertama? Berikut ulasannya.
Eduardo Almeida (Arema FC)

Arema FC menjadi klub Jawa Timur dengan prestasi terbaik selama putaran pertama BRI Liga 1. Mereka berhasil menduduki peringkat keenam dengan raihan 9 poin hasil dua menang, tiga imbang, dan satu kalah.
Tim Singo Edan juga menjadi satu-satunya tim dengan selisih gol terbaik di antara lima kontestan Jawa Timur. Arema mampu memiliki surplus tiga gol setelah mencetak tujuh gol dan kebobolan empat kali.
Sosok pelatih Eduardo Almeida berada di balik kendali prestasi Arema ini. Pelatih berpaspor Portugal ini sempat membuat Arema jadi tim terakhir yang meraih kemenangan karena empat laga awal hanya berakhir seri dan kalah.
Perlahan, ketajaman Arema berhasil dikembalikan oleh Eduardo Almeida. Striker Carlos Fortes kini sudah nyetel dan diprediksi bakal bersaing dalam perebutan pencetak gol terbanyak. Puncaknya, Almeida membawa Arema menang tiga gol tanpa balas atas Persela di pekan keenam.
Rahmad Darmawan (Madura United)

Laskar Sape Kerap berada di urutan kedua dengan menduduki peringkat ke-11 dan mengoleksi tujuh poin. Mereka meraih satu menang, empat imbang, dan satu kalah. Selisih gol mereka nol karena sama-sama kemasukan dan kebobolan lima kali.
Hasil ini cukup mengejutkan mengingat Madura United dipimpin oleh pelatih Rahmad Darmawan yang termasuk kondang di Indonesia. Jangan lupakan pria yang asal disapa RD itu pernah membawa Persipura Jayapura menjuarai Divisi Utama 2005 dan menyumbang trofi yang sama musim 2017 untuk Sriwijaya FC.
Madura United juga tercatat selalu mampu bersaing di papan atas dalam pekan-pekan awal Liga 1 sejak 2017. Tapi, kolaborasi catatan historis klub dan sepak terjang pelatih rupanya belum mampu membawa mereka lebih baik musim ini.
Mereka tercatat sebagai tim dengan koleksi gol terendah kedua dengan lima gol, setelah Persela Lamongan yang hanya mencetak tiga gol.
Permasalahan ini tentu saja menjadi alarm buat Rahmad Darmawan. Apalagi, jumlah golnya lebih sedikit dari pertandingan yang telah mereka jalani. Efektivitas dalam penyelesaian akhir merupakan problem yang belum tuntas.
Aji Santoso (Persebaya Surabaya)

Persebaya mengakhiri seri pertama BRI Liga 1 2021/2022 dengan hasil yang jauh dari harapan. Mereka kini menduduki peringkat ke-12 klasemen sementara dengan raihan enam poin hasil dua menang dan empat kalah dalam enam pertandingan.
Tim asal Kota Pahlawan itu bahkan berstatus sebagai tim dengan pertahanan paling buruk. Persebaya telah kebobolan 12 gol. Artinya, rata-rata mereka kebobolan dua gol dalam setiap pertandingan.
Menariknya, keterpurukan Persebaya “ diimbangi” dengan berstatus sebagai tim dengan produktivitas gol tertinggi di BRI Liga 1 dengan telah mencetak 10 gol. Raihan itu disamai oleh Bhayangkara yang berstatus pemuncak klasemen sementara.
Pelatih Aji Santoso tampaknya masih mencari komposisi yang tepat dalam mencari the winning team. Sejumlah cara dicoba dengan segala kendala yang mereka hadapi seperti krisis pemain akibat cedera maupun dipanggil Timnas Indonesia.
Iwan Setiawan (Persela)

Pelatih Iwan Setiawan sepertinya masih berusaha beradaptasi untuk menemukan bentuk permainan Persela. Maklum, dia baru bergabung jelang BRI Liga 1 dengan komposisi pemain yang dihuni oleh mayoritas pemain muda.
Persela Lamongan memungkasi seri pertama BRI Liga 1 2021/2022 dengan hasil yang kurang memuaskan. Mereka hanya mampu mendulang enam poin dari enam pertandingan yang telah dilakoni.
Tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu memetik dua kemenangan, sedangkan empat sisanya berakhir dengan kekalahan. Hasil itu membuat Persela menduduki papan bawah, tepatnya peringkat ke-13 klasemen sementara.
Persela juga memiliki catatan yang buruk dalam urusan produktivitas gol. Tim arahan Iwan Setiawan itu hanya mampu mencetak tiga gol yang membuat Persela menjaadi tim dengan rekening gol terburuk selama seri pertama BRI Liga 1.
Kinerja para pemain asing masih belum terlihat optimal. Empat pemain itu adalah Demerson Bruno Costa, gelandang Guilherme Batata, gelandang Jabar Sharza, dan striker Ivan Carlos.
Joko Susilo (Persik)

Persik Kediri mengakhiri kiprah di seri pertama BRI Liga 1 2021/2022 dengan hasil yang sangat tidak memuaskan. Mereka berada di zona merah alias zona degradasi bersama Barito Putera dan Persiraja Banda Aceh.
Tim berjulukan Macan Putih itu menduduki peringkat ke-16 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi lima poin dalam enam pertandingan. Persik tercatat meraih satu kemenangan, dua imbang, dan tiga kali kekalahan.
Hasil itu membuat mereka berpisah dengan pelatih Joko Susilo yang diklaim dilandasi oleh kesepakatan bersama. Sampai sekarang, belum ada nama yang muncul sebagai pengganti untuk mengarsiteki Persik lagi.
Satu-satunya sesuatu yang bisa dibanggakan Persik selama seri pertama BRI Liga 1 adalah striker Youssef Ezzejjari. Pemain berpaspor Spanyol itu berada di peringkat keempat daftar pencetak gol terbanyak dengan koleksi empat gol.
Selain itu, tidak ada hal positif yang ditorehkan oleh Persik. Andri Ibo dkk tidak bisa tampil konsisten dalam enam pertandingan seri pertama. Masih banyak masalah yang harus diatasi oleh juara Divisi Utama 2003 dan 2006 tersebut.
Disadur dari: Bola.com/Aditya Wany/Wiwig Prayugi
Published: 13 Oktober 2021
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Rumor Irfan Bachdim Bakal Gabung ke Persis Solo
Diego Michiels, Penerus Jejak I Gede Sukadana Sebagai Pemain Lucu di Arema FC
BRI Liga 1: Pelatih Persebaya Ungkap Kelebihan Persipura yang Wajib Diantisipasi
BRI Liga 1: Pelatih PSIS Semarang Mulai Bicara Kekuatan Persik Kediri
5 Pemain Persebaya Paling Dipercaya Aji Santoso pada Seri Pertama BRI Liga 1
BRI Liga 1: Mengagumi Performa Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
Bola Indonesia 4 September 2026, 15:14
-
Link Nonton Siaran Langsung Arema FC vs Insenmulang FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:10
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


