BRI Liga 1: Imbas Duel Kontra Persela, Persebaya Harus Kehilangan Ricky Kambuaya
Gia Yuda Pradana | 22 Oktober 2021 11:41
Bola.net - Persebaya Surabaya harus kehilangan Ricky Kambuaya pada laga melawan Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022. Dia harus absen pada laga berikutnya karena menerima kartu kuning saat menghadapi Persela Lamongan.
Tambahan kartu tersebut membuat Ricky Kambuaya mengoleksi total 3 kartu kuning. Sehingga, dia harus absen pada pertandingan berikutnya sesuai dengan pasal 56 poin 3 regulasi BRI Liga 1 2021/2022.
Menurut pelatih Persebaya, Aji Santoso, absennya Ricky Kambuaya tentu akan menjadi kerugian tersendiri. Padahal, dia sudah mewanti-wanti agar pemain asal Sorong itu tak melakukan pelanggaran yang bisa berbuah kartu.
”Kambuaya salah satu pemain yang cukup penting, padahal di dalam pertandingan sudah saya wanti-wanti Kambuaya jangan sampai mendapatkan kartu kuning,” ungkap Aji dalam sesi jumpa pers virtual.
”Tetapi di menit-menit akhir dia masih mendapatkan kartu, ini pembelajaran buat Kambuaya untuk lebih cool, untuk lebih tenang, untuk lebih dingin di lapangan,” tegasnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Rasakan Dampak Absennya Bruno Moreira

Persebaya sebenarnya sudah merasakan dampak absennya beberapa pemain kunci. Salah satunya ketika Bruno Moreira harus absen pada laga melawan Persela karena menerima kartu merah pada laga kontra Persipura.
Menurut Aji, absennya gelandang asal Brasil tersebut cukup berpengaruh terhadap tim. Meskipun pada laga kontra Persela, Persebaya masih mampu menciptakan banyak peluang.
”Memang ada sedikit pengaruh tidak adanya Bruno, tetapi kami dari babak awal, babak kedua juga main banyak peluang, sayang aja memang enggak gol,” jelas Aji.
”Yang jelas yang benar-benar 100 persen, Samsul babak kedua, si Wilkson seharusnya masuk, Taisei babak pertama yang tinggal berhadapan, ya mungkin belum waktunya masuk,” lanjut dia.
Belum Maksimal

Secara umum, Aji menilai pertandingan melawan Persela juga berlangsung seru. Namun, dia mengakui bahwa tim lawan mengandalkan strategi parkir bus yang membuat anak asuhnya sedikit kesulitan.
”Saya sudah mengetahui bagaimana cara main Persela, mereka hanya melakukan compact defence dan counter attack,” juru taktik asal Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut menambahkan.
”Salah satu untuk memecah compact defense adalah bola-bola crossing, long ring shot, memanfaatkan bola mati, free kick, tetapi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik,” tandasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi BRI Liga 1: Persib Bandung vs PSS Sleman 22 Oktober 2021
- Prediksi BRI Liga 1: Madura United vs Persija Jakarta 22 Oktober 2021
- Prediksi BRI Liga 1: Borneo FC vs PSM Makassar 22 Oktober 2021
- BRI Liga 1: Kecewa Keputusan Wasit, Persebaya Akan Layangkan Protes dan Singgung VAR
- SOS Harap Pelaku Perusakan Bus Arema FC Ditindak Tegas
- Hasil Pertandingan BRI Liga 1 2021-22: Persebaya Surabaya 1-1 Persela Lamongan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 18:51
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSM 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00















