Dari Indonesia ke Jepang! Ini Para Pemain Merah Putih yang Pernah Mengadu Nasib di Negeri Sakura
Dimas Ardi Prasetya | 25 Mei 2020 17:52
Bola.net - Kompetisi di Jepang merupakan salah satu kompetisi terbaik di Asia dan ada beberapa pemain Indonesia yang beruntung bisa mengadu nasib di kompetisi negeri Sakura tersebut.
Dalam 10 tahun terakhir, terjadi peningkatan signifikan yang terjadi dalam sepak bola Indonesia. Hal itu tak bisa dipisahkan dari meningkatnya kualitas dari seorang pesepak bola.
Melimpahnya bakat pesepak bola yang ada di Indonesia membuat klub-klub Jepang penasaran. Mereka pun tertarik melihat kemampuan pesepak bola Indonesia melalui jalur undangan trial.
Hal ini tak terlepas dari program yang diadakan J-League dan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Jepang (JPFA). Mereka memiliki misi mendekatkan J-League kepada penggemar sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Biasanya proses seleksi tersebut digelar pada musim dingin periode Oktober-Desember. Beberapa pesepak bola sudah mencicipi program tersebut yakni Andik Vermansah (Ventforet Kofu), Syakir Sulaiman (Ehime FC), Gavin Kwan Adsit (FC Tokyo), hingga Ryuji Utomo (Jubilo Iwata).
Namun, nama-nama di atas gagal memikat klub-klub Jepang sehingga pengalamannya hanya sebatas trial. Meski demikian, ternyata ada beberapa pemain Indonesia yang sudah lebih dulu mampu menembus kompetisi di Jepang.
Simak nama-namanya di bawah ini Bolaneters.
Ricky Yakobi
Ricky Yacobi bisa dipastikan sebagai pemain Indonesia pertama yang menjajal Liga Jepang. Hal itu terjadi pada 1988 ketika Matsushita Electric FC (cikal bakal Gamba Osaka) merekrutnya.
Ketertarikan Matsushita Electric FC tak terlepas dari penampilan apik Ricky Yacobi bersama Arseto Solo. Ketika itu, Ricky Yacobi tampil tajam dan sukses mempersembahkan gelar Galatama 1987.
Akan tetapi, cuaca dingin tak mendukung karier Ricky Yacobi bersama Matsushita Electric FC. Dalam enam pertandingan yang dimainkan, pemain asal Medan, Sumatra Utara, itu hanya mampu mencetak satu gol.
Ricky Yacobi kemudian pulang ke Indonesia dan kembali ke Arseto. Ricky Yacobi akhirnya gantung sepatu pada 1991 bersama Arseto.
Stefano Lilipaly
Cerita Irfan Bachdim bersama Consadole Sapporo ternyata berbeda dengan Stefano Lilipaly. Sempat lebih dulu bergabung pada 2014, Stefano Lilipaly gagal bersinar di Jepang.
Stefano Lilipaly hanya mampu bermain sebanyak dua kali bersama Consandole Sapporo. Lilipaly kemudian memutuskan untuk kembali ke negaranya pada 2015 dan bergabung dengan Telstar.
Bersama klub berjulukan Witte Leeuwen, Lilipaly tampil sebanyak 44 kali dan sukses mencetak sembilan gol. Pada 2017, Lilipaly kemudian memutuskan hijrah ke SC Cambuur. Ketika itu, Stefano Lilipaly sempat tampil sebanyak 17 kali dengan torehan delapan gol.
Pada 12 Agustus 2017, Bali United membuat kejutan dengan mendatangkan Stefano Lilipaly. Kabarnya, ketika itu Fano ditebus dengan biaya Rp14 miliar. Hingga kini, Lilipaly masih menjadi andalan Bali United di lini tengah dan sudah mencetak 22 gol dalam 69 pertandingan.
Irfan Bachdim
Irfan Bachdim kemudian mengikuti jejak Ricky Yacobi dengan menjajal Liga Jepang pada 2014. Ketika itu, Irfan Bachdim diboyong klub J-League 1, Ventforet Kofu.
Sayangnya, Irfan Bachdim sama sekali tak mendapatkan kesempatan bermain di Ventforet Kofu dalam kompetisi. Pada 2015, Irfan Bachdim kemudian bergabung dengan klub J-League 2, Consadole Sapporo.
Karier Irfan Bachdim melejit dan berhasil tampil sebanyak 95 kali dan mencetak 12 gol pada musim 2015. Namun, kesempatan tersebut tak terulang pada musim 2016 karena Irfan hanya bermain sebanyak dua kali.
Irfan Bachdim kemudian kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Bali United. Setelah tiga musim bermain untuk Bali United, Irfan Bachdim mencoba peruntungan di PSS Sleman pada 2020.
Andik Vermansah

Sebelum akhirnya sepakat membela panji Selangor FA, Andik Vermansah delapan tahun silam, sebenarnya ia diminati oleh salah satu klub asal Jepang, Ventforet Kofu.
Klub yang saat itu berkiprah di J-League 1 sudah melayangkan penawaran resmi kepada Andik lewat juru negosiasi, Muly Munial.
Sang penyerang sayap sempat ikut latihan di Ventforet Kofu selama sepekan. Andik bahkan dimainkan dalam sebuah laga pramusim. Pada pertandingan tersebut ia mencetak gol. Hal ini yang membuat Kofu ngebet meminang pemain didikan Akademi Persebaya Surabaya itu.
Namun dengan berbagai pertimbangan, termasuk masalah kedekatan jarak dengan keluarga Andik akhirnya menolak tawaran Kofu. "Nilai kontraknya sama dengan yang ditawarkan Selangor FA. Tapi jaraknya enam jam kalau naik pesawat dari Indonesia. Saya bakal kesulitan berjumpa keluarga. Beda halnya jika saya main di Malaysia," beber Andik.
Padahal jika bermain di Jepang, sejumlah perusahaan sudah bersiap untuk menjadikan Andik duta. Salah satunya maskapai Garuda Indonesia. Ia bakal dapat tiket gratis untuk mudik.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia
Published: 25 Mei 2020
Baca Juga:
- Gonzalo Higuain Hengkang, Ini Tiga Kandidat Penggantinya di Juventus
- Manchester United Layak Segera Depak Paul Pogba, ini Alasannya
- Kualitasnya Top, Tapi Para Pemain Ini Bernasib Seperti Buffon: Jadi Ban Serep
- Legiun Asing Sepak Bola Indonesia yang Menjadi Mualaf, dari Gonzales, Vizcarra, hingga Escobar
- Der Klassiker: 5 Hal yang Perlu Diketahui dari Duel Borussia Dortmund vs Bayern Munchen
- Paul Pogba dan 6 Pemain Lain yang Mungkin Tinggalkan Manchester United Musim Depan
- Kualitasnya Top, Tapi Para Pemain Ini Bernasib Seperti Buffon: Jadi Ban Serep
- 5 Pemain Belanda Tertajam dalam Sejarah Premier League
- 5 Pemain Brasil Pencipta Assist Terbanyak di Premier League
- Potret-potret Del Piero dengan Pemain-pemain Legendaris Serie A
- Bagaimana Kabarnya Sekarang? Skuat Liverpool yang Pernah Pesta Gol 8-0 ke Gawang Besiktas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sunderland vs Man City: Roefs dan Tiang Gawang Gagalkan City
Liga Inggris 2 Januari 2026, 05:06
-
Roberto Carlos Pastikan Kondisinya Stabil Usai Jalani Operasi Jantung
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 02:30
-
Nonton Live Streaming Sunderland vs Man City di Vidio - Premier League 2025/2026
Liga Inggris 2 Januari 2026, 01:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSM Makassar 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:13
-
Chelsea Ganti Pelatih, Pat Nevin Bongkar Kriteria Aneh Manajemen The Blues
Liga Inggris 2 Januari 2026, 11:47
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Julukan Klub dengan Manajemen Terburuk Menggema
Liga Inggris 2 Januari 2026, 11:03
-
Mateta On Fire di Palace, Man United Diam-diam Mengintai?
Liga Inggris 2 Januari 2026, 10:14
-
Prediksi Brighton vs Burnley 3 Januari 2026
Liga Inggris 2 Januari 2026, 10:14
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Prediksi Aston Villa vs Nottingham Forest 3 Januari 2026
Liga Inggris 2 Januari 2026, 09:00
-
Prediksi Cagliari vs Milan 3 Januari 2026
Liga Italia 2 Januari 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43








