Demi Berburu Tiket, Aremania Batu Rela Menginap di Stadion Kanjuruhan
Serafin Unus Pasi | 12 April 2019 16:11
Bola.net - Perjuangan Aremania -julukan suporter Arema- untuk bisa mendukung langsung timnya pada laga leg kedua Final Piala Presiden 2019 sama sekali tak bisa dipandang sebelah mata. Demi bisa mendapatkan tiket untuk mendukung langsung perjuangan tim kebanggaannya, sekelompok Aremania asal Kota Batu ini rela menginap di Stadion Kanjuruhan.
Empat orang Aremania ini adalah Tamin, Rizky, Udin, dan Oki. Mereka berasal dari wilayah Oro-Oro Ombo Kota Batu.
"Awalnya, saya, Rizky, dan Oki yang berangkat dulu ke sini. Kami di sini mulai pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Kami sengaja berangkat awal karena ingin mencari tiket untuk pertandingan ini. Kami dapat kabar bahwa masih ada tiket yang dibuka pada pagi harinya," ucap Tamin, pada Bola.net.
"Sampai di sini pun kami tidak berani tidur, takut terlewat jika antrean dibuka," sambungnya.
Namun, asa Tamin dan kawan-kawan harus kandas. Pasalnya, kendati telah antre mulai pukul 05.00 WIB, keinginan mereka mendapat tiket harus kandas. Pasalnya, ketika petugas loket tiba pada pukul 07.00 WIB, ia hanya menempel tulisan di loket bahwa tiket telah ludes.
"Ini membuat kemarahan teman-teman yang sudah antre memuncak. Ada yang menghantam kaca loket dengan helm sampai hancur," tuturnya.
Bagaimana cara empat orang ini akhirnya mendapat tiket? Simak di bawah ini.
Berkat Keberuntungan
Namun, perjuangan empat orang Aremania ini berakhir bahagia. Mereka akhirnya bisa mendapat empat tiket kategori VIP.
Setelah gagal mendapat tiket di loket, mereka menghubungi Udin yang masih menunggu di Batu. Dengan berbagai upaya, akhirnya mereka bisa mendapat tiket.
"Saya dapat di kantor, Mas. Kantor sepertinya juga mengambil melalui calo. Satu lembar tiket VIP dihargai Rp 250 ribu," kata Udin.
"Setelahnya, saya langsung ke Kanjuruhan," sambungnya.
Tak Banyak Yang Beruntung
Sayangnya, tak banyak Aremania beruntung seperti Tamin dan kawan-kawan. Terbukti, banyak di antara mereka yang harus rela gagal mendapat tiket.
"Ada Aremania dari Kudus yang tadi bareng dengan kami. Mereka nggak dapat tiket juga," kata Udin.
"Ada juga tadi dari Magelang yang datang ke sini bersepeda motor. Mereka juga belum dapat tiket," sambungnya.
Berharap Manajemen Tiket Lebih Baik
Sementara itu, menurut Rizky, ke depannya, manajemen tiket harus lebih baik lagi. Ia berharap agar distribusi tiket bisa memperhitungkan animo Aremania, terutama kalangan menengah ke bawah yang harus meninggalkan rutinitas demi mendukung tim kesayangan mereka.
"Janganlah tiket hanya dijual di kantor saja. Paling tidak, di loket ada seribu atau dua ribu lembar yang dijual untuk mengantisipasi orang-orang seperti kami ini," katanya.
"Selain itu, tolong agar distribusi tiket bisa benar-benar sampai ke Aremania, bukan ke calo seperti saat ini," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persib 2 Maret 2026
Bola Indonesia 1 Maret 2026, 20:06
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Bulu Tangkis 6 Maret 2026, 09:16
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 6 Maret 2026, 08:55
-
Berapa Uang yang Didapat Juventus Jika Aston Villa Menebus Douglas Luiz?
Liga Italia 6 Maret 2026, 08:36
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 07:51
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37
















