Djohar Arifin: PSSI Berkomitmen Perangi Judi dan Match Fixing
Editor Bolanet | 8 Desember 2014 11:41
- Judi dan match fixing (pengaturan skor) di persepakbolaan Indonesia menjadi hal yang terus disoroti oleh induk organisasi sepakbola tertinggi tanah air, .
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, Wakil Ketua Umum La Nyalla Mattalitti, Ketua Komisi Disiplin Hinca Panjaitan, dan seluruh Anggota Komite Eksekutif telah menandatangani pakta integritas anti judi dan match fixing dalam Rapat Kerja (Raker) PSSI di Jakarta, Minggu (7/12).
Kami terus menyatakan perang terhadap judi dan match fixing. Kami ingin membuat sepakbola kita lebih berkualitas, ujar Djohar.
Sebelumnya, Hinca mengatakan jika match fixing merupakan cara untuk melakukan pengaturan hasil akhir pertandingan. Namun, match fixing bukan saja soal bagaimana skor akhir sebuah pertandingan. Tapi, banyak sekali hal-hal yang bisa diatur selama pertandingan itu berlangsung (mengatur seluruh jalannya pertandingan), yang tentunya juga bisa berkaitan dengan judi.
Kasus terakhir, Hinca Pandjaitan yang juga Ketua Department of integrity PSSI, mengungkapkan pihaknya telah menemukan enam mafia sepakbola asing. Keenamnya berasal dari Malaysia dan terduga sebagai aktor intelektual sepakbola gajah antara PSS Sleman dan PSIS Semarang di pentas Divisi Utama. [initial]
(esa/pra)
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, Wakil Ketua Umum La Nyalla Mattalitti, Ketua Komisi Disiplin Hinca Panjaitan, dan seluruh Anggota Komite Eksekutif telah menandatangani pakta integritas anti judi dan match fixing dalam Rapat Kerja (Raker) PSSI di Jakarta, Minggu (7/12).
Kami terus menyatakan perang terhadap judi dan match fixing. Kami ingin membuat sepakbola kita lebih berkualitas, ujar Djohar.
Sebelumnya, Hinca mengatakan jika match fixing merupakan cara untuk melakukan pengaturan hasil akhir pertandingan. Namun, match fixing bukan saja soal bagaimana skor akhir sebuah pertandingan. Tapi, banyak sekali hal-hal yang bisa diatur selama pertandingan itu berlangsung (mengatur seluruh jalannya pertandingan), yang tentunya juga bisa berkaitan dengan judi.
Kasus terakhir, Hinca Pandjaitan yang juga Ketua Department of integrity PSSI, mengungkapkan pihaknya telah menemukan enam mafia sepakbola asing. Keenamnya berasal dari Malaysia dan terduga sebagai aktor intelektual sepakbola gajah antara PSS Sleman dan PSIS Semarang di pentas Divisi Utama. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













