Dua Pemainnya Disebut Reaktif Saat Rapid Test, Ini Kata Arema FC
Serafin Unus Pasi | 5 Juni 2020 18:23
Bola.net - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, angkat bicara soal kabar bahwa ada anak asuhnya yang mendapat hasil reaktif kala menjalani rapid test. Ia menyebut bahwa sejauh ini belum mendapat informasi secara detail dari tim medis Arema.
"Saya belum mendapat kabar soal adanya hasil reaktif ini," ungkap Ruddy Widodo, pada Bola.net, Jumat (05/06).
"Biasanya, kalau memang ada apa-apa yang berkaitan dengan soal kesehatan tim, saya mendapat laporan dari tim dokter. Namun, sejauh ini, belum ada laporan," sambungnya.
Lebih lanjut, Ruddy pun menyebut bahwa hasil rapid test sendiri tak otomatis bisa dijadikan patokan menentukan apakah seseorang terpapar virus Corona atau tidak. Ia menyebut bahwa ada banyak hal yang bisa membuat seseorang mendapat hasil reaktif pada rapid test.
"Dari yang saya baca, rapid test bereaksi terhadap antibodi. Jadi, jika ada virus, bakteri, atau mungkin faktor lain, antibodi bisa muncul dan terbaca reaktif dalam rapid test," papar Ruddy.
"Kalau memang ingin mengetahui secara akurat ya harus dengan swab test. Nanti akan terlihat ada tidaknya virus di tubuh seseorang," manajer berusia 48 tahun ini menambahkan.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa dua penggawa Arema FC diduga mendapat hasil reaktif kala melakukan rapid test, beberapa waktu lalu. Hal ini berdasar informasi yang didapat wartawan, Kamis (04/06).
Menurut informasi tersebut, ada dua penggawa dan seorang pelatih Arema yang melakukan rapid test beberapa waktu lalu. Tiga orang ini melakukan rapid test atas inisiatif pribadi. Mereka berencana menggunakan hasil rapid test ini untuk melengkapi dokumen yang diperlukan untuk bepergian ke daerah lain.
Hasilnya, dari tes tersebut, dua penggawa Arema ini reaktif. Sementara, hasil sang pelatih nonreaktif.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Hal Wajar
Sementara itu, secara terpisah, Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyebut bahwa rapid test, yang disebut dilakukan penggawa Arema, merupakan suatu hal yang wajar. Rapid test, menurut mantan wartawan ini, banyak dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan diri.
"Rapid test itu kan untuk mengukur tingkat imun seseorang," tutur Sudarmaji, Jumat (05/06).
"Sekarang, rapid test sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang ingin mendapatkan info terkait daya imun atau kesehatan setiap orang. Rapid test ini untuk mengetahui potensi seseorang terhadap penyakit," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





